Peningkatan Stunting di 5 Desa pada Tahun 2023, Penurunan Signifikan pada 2024 di Kecamatan Teluk Belengkong
INHIL – Pada tahun 2023, terjadi peningkatan angka stunting di lima desa di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Desa-desa yang terdampak meliputi Desa Beringin Mulya, Hibrida Jaya, Sumber Sari Jaya, Kelapa Patih Jaya, dan Sapta Mulya Jaya. Namun, tren ini berbalik pada tahun 2024 dengan terjadinya penurunan angka balita stunting di seluruh desa di kecamatan tersebut.
Faktor Determinan
Beberapa faktor determinan yang mempengaruhi tingginya angka stunting di Kecamatan Teluk Belengkong mencakup berbagai aspek:
1. Faktor Lingkungan:
Beberapa desa masih menghadapi kesulitan dalam mengakses air bersih dan belum memiliki jamban yang sehat. Kondisi lingkungan ini berdampak langsung pada kesehatan anak-anak di daerah tersebut.
2. Pelayanan Kesehatan:
Kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai juga menjadi faktor penentu. Beberapa ibu hamil dan balita belum menjalani pelayanan kesehatan sesuai standar. Hal ini mencakup ketidakteraturan dalam konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) oleh ibu hamil, rendahnya angka imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita, kurangnya pemberian ASI eksklusif, serta pemberian makanan tambahan yang belum optimal.
3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS):
Praktik hidup bersih dan sehat masih belum diterapkan secara menyeluruh. Masih ditemukan perilaku merokok di dalam rumah, rendahnya kehadiran bayi dan balita di Posyandu setiap bulannya, serta belum optimalnya penerapan cuci tangan dengan sabun.
Upaya Penanggulangan
Menanggapi permasalahan ini, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Kecamatan Teluk Belengkong untuk menurunkan angka stunting. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:
1. Pelatihan terkait pencegahan dan penanggulangan stunting.
2. Advokasi serta kerja sama lintas sektor dan lintas program untuk meningkatkan koordinasi.
3. Penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi di desa-desa yang membutuhkan.
4. Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA) sebagai bagian dari intervensi gizi.
5. Distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) kepada ibu hamil dan remaja putri.
6. Penyuluhan dan sosialisasi terkait ASI eksklusif, Inisiasi Menyusui Dini (IMD), PHBS, GERMAS, dan GEMARIKAN.
Dengan berbagai langkah preventif ini, Kecamatan Teluk Belengkong berhasil menurunkan angka stunting pada tahun 2024, menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi mendatang.

Berita Lainnya
Ayo Mampir di Warung Mie Ongklok, Sajikan Menu Lezat Khas Wonosobo
Tiara - Hampir Setahun Dirawat di RSCM Jakarta, Warga Gunung Daek Butuh Uluran Tangan
Peringatan Hari Kartini, DP2KBP3A Inhil Berikan Pelayanan KB dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Penurunan Kasus Stunting di Kecamatan Kempas Capai Tren Positif
Kadis Penanaman Modal PTSP Inhil Rapat Identifikasi Pemanfaatan Kawasan Hutan, Ikhtiar Permudah Pelaku Investasi
DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna dalam Rangka Milad ke 59 tahun 2024
Kadinkes Inhil Ikuti Rakor Virtual Terkait Polio
Wabup Inhil Hadiri Pertemuan dengan Komisi V DPR RI
Ketua YIFI Resmi Tutup Indovizka Cup V 2023 Antar Pelajar SD/Sederajat se-Inhil
Infrastruktur Tetap Menjadi Perhatian Prioritas Pj.Bupati Inhil Herman
Penurunan Kasus Stunting di Kecamatan Keritang Tahun 2024: Tantangan dan Harapan
Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting Desa Harapan Makmur Tahun 2023-2024