Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Marwahrakyat.com, PEKANBARU — Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Riau belum juga menemukan solusi. Kondisi ini menjadi sorotan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Riau.
Fraksi PKS meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengambil langkah konkret, terutama dengan memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya di SPBU benar-benar tepat sasaran.
Ketua Fraksi PKS DPRD Riau melalui Anggota Fraksi, Samsuri Daris, ST, MT yang juga anggota komisi IV menyampaikan bahwa menurutnya terdapat dua persoalan utama yang perlu segera ditangani pemerintah. Pertama, pengawasan distribusi BBM bersubsidi harus diperketat untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan BBM subsidi diterima masyarakat yang berhak. Kedua, pemerintah perlu memastikan ketersediaan pasokan BBM sesuai dengan kebutuhan masyarakat Riau.
“Pemprov Riau harus melakukan pengawasan secara ketat dan berkala terhadap distribusi BBM bersubsidi di SPBU. Jangan sampai BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat justru tidak tepat sasaran,” ujar Samsuri Daris, Rabu (19/8/2026).
Menurut Samsuri, pengawasan menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan antrean BBM. Pemerintah daerah perlu memastikan distribusi dari sisi alokasi hingga penyaluran di SPBU berjalan sesuai ketentuan.
Selain pengawasan, pemerintah juga perlu memastikan ketersediaan pasokan BBM di Riau. Jika antrean terjadi karena adanya kekurangan pasokan atau alokasi BBM bersubsidi, Pemprov Riau harus segera berkoordinasi dengan Pertamina, mitra Pertamina, dan pemerintah pusat untuk mencari solusi.
“Pemprov Riau harus segera berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Pertamina beserta mitra dan pemerintah pusat terkait alokasi BBM subsidi jika memang terjadi kekurangan,” katanya.
Samsuri menilai antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU menunjukkan adanya persoalan yang perlu segera ditangani. Pemerintah daerah harus memastikan kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terganggu.
Fraksi PKS DPRD Riau meminta persoalan antrean BBM tidak hanya ditangani secara sementara. Pemprov Riau perlu memastikan pengawasan distribusi berjalan optimal sekaligus menjamin ketersediaan pasokan BBM di berbagai daerah.
Samsuri menegaskan, masyarakat tidak boleh terus dirugikan akibat antrean panjang maupun keterbatasan BBM. Karena itu, pemerintah diminta bergerak cepat mencari solusi bersama Pertamina, pemerintah pusat, dan seluruh pihak terkait.
“Yang terpenting masyarakat jangan sampai dirugikan akibat keterbatasan pasokan BBM. Pemerintah harus hadir dan memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi,” pungkasnya.

Berita Lainnya
SMSI Goes to School Berlanjut! Sambangi PIAUD As-Sofa, Ponpes Perigi Raja dan MTSN Tembilahan
Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru
Polres Inhil Ungkap Kasus Penganiayaan di Pasar Tembilahan, Satu Tersangka Diamankan
Angkatan Pertama Youth Ekselensia Scholarship Resmi Dimulai di Dumai, Cetak Generasi Berkarakter dan Berdaya Saing
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Hentikan Aktivitas Sejenak! Camat Tembilahan Ari Syuria Serukan Gerakan Jum'at Bersih Serentak Besok Pagi
Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Solidaritas dan Kepedulian, PGRI Inhil Salurkan Bantuan untuk Guru Korban Tanah Longsor di Tanah Merah
Baznas Inhil Resmikan Rumah Pupuk Kohe Kambing Fermentasi di Karya Tunas Jaya
Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasubbag TU Kemenag Inhil Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara
STAI Auliaurrasyidin Tembilahan Lantik Pengurus Bank Mini Syariah dan Gelar Kuliah Dosen Praktisi Perpajakan
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir