Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
Tembilahan, Marwahrakyat.com – Pemerintah Kelurahan Tembilahan Kota, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran seiring masuknya musim kemarau tahun 2026.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Lurah Tembilahan Kota, Robi Mardinus, SKM, sebagai langkah preventif guna meminimalisir risiko kebakaran di lingkungan permukiman warga.
Imbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat Kelurahan Tembilahan Kota, baik di kawasan padat penduduk maupun perumahan, agar lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Pemerintah kelurahan menilai peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya bencana kebakaran.
Menurut Robi Mardinus, meningkatnya suhu udara dan kondisi cuaca yang kering selama musim kemarau dapat memperbesar potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian manusia.
“Kebakaran sering kali bermula dari hal-hal kecil yang dianggap sepele, seperti kompor yang lupa dimatikan, instalasi listrik yang tidak aman, atau pembakaran sampah sembarangan,” ujarnya. Sabtu (31/01/2026).
Imbauan kewaspadaan ini berlaku di seluruh wilayah Kelurahan Tembilahan Kota dan mulai disosialisasikan kepada masyarakat sejak memasuki musim kemarau.
Pemerintah kelurahan berharap warga dapat menjadikan imbauan ini sebagai pedoman dalam menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Dalam rangka upaya pencegahan kebakaran, masyarakat dihimbau untuk secara rutin memeriksa kondisi kompor, regulator, dan selang gas LPG agar tetap dalam kondisi layak pakai.
Warga juga diminta tidak meninggalkan api menyala tanpa pengawasan, menghindari penggunaan sambungan listrik secara berlebihan, serta tidak membakar sampah di sekitar rumah yang dapat memicu api menjalar dengan cepat.
Selain itu, bahan-bahan yang mudah terbakar diharapkan disimpan di tempat yang aman dan jauh dari sumber api, serta orang tua diminta lebih mengawasi anak-anak agar tidak bermain api.
Tidak hanya pencegahan, Pemerintah Kelurahan Tembilahan Kota juga mengingatkan warga untuk memahami langkah penanganan dini apabila terjadi kebakaran.
Langkah tersebut antara lain tetap tenang dan mengutamakan keselamatan jiwa, memutus aliran listrik dan gas jika situasi memungkinkan, serta memadamkan api kecil menggunakan air atau karung basah.
Warga juga diminta segera meminta bantuan kepada masyarakat sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
Lurah Tembilahan Kota menegaskan bahwa imbauan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kelurahan terhadap keselamatan masyarakat.
“Kami berharap seluruh warga dapat mematuhi dan melaksanakan imbauan ini secara bersama-sama, karena pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab kita semua,” tutup Robi Mardinus.
Dengan adanya imbauan ini, Pemerintah Kelurahan Tembilahan Kota berharap kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat semakin meningkat, sehingga potensi kebakaran dapat dicegah dan lingkungan tetap aman serta kondusif selama musim kemarau.

Berita Lainnya
Bupati Inhil HM WARDAN Tinjau Logistik Pemilu 2024
DPRD Inhil Laksanakan Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan II Tahun 2023
PJ. Bupati Dampingi Deputi Kemenko Marves Tinjau Beberapa Potensi Indragiri Hilir
Tingkatkan Kualitas! Madrasah Ibtidaiyah Ibnu Thaha Gelar Studi Banding Ke MIN 1 Indragiri Hilir.
Pj Bupati Inhil Herman Kunjungi Pemondokan Kafilah Untuk Memberi Motivasi
DP2KBP3A Inhil Gelar Workshop Upgrade 'Tentang Kita' , Untuk Remaja
Posyandu Mangga 2 Laksanakan Bintek Posyandu Integritas Layanan Primer
KPU Inhil Mulai Distribusikan Logistik Pilkada 2024 ke Wilayah Perairan
DPRD Inhil Laksanakan Rapat Paripurna Ke-11 Masa Persidangan II Tahun 2023
Laskar Bhineka Nusantara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Suap Hakim oleh Wilmar Group, Syawal Udin: Tidak Ada Toleransi!
Pelaksanaan Posyandu Rambutan (Air Hitam) Kelurahan Sungai Piring
Tren Stunting di Kecamatan Enok 2022-2024: Mayoritas Desa Mengalami Penurunan Kasus