Peningkatan Stunting di 5 Desa pada Tahun 2023, Penurunan Signifikan pada 2024 di Kecamatan Teluk Belengkong

Kamis, 19 September 2024

INHIL – Pada tahun 2023, terjadi peningkatan angka stunting di lima desa di Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Desa-desa yang terdampak meliputi Desa Beringin Mulya, Hibrida Jaya, Sumber Sari Jaya, Kelapa Patih Jaya, dan Sapta Mulya Jaya. Namun, tren ini berbalik pada tahun 2024 dengan terjadinya penurunan angka balita stunting di seluruh desa di kecamatan tersebut.

Faktor Determinan

Beberapa faktor determinan yang mempengaruhi tingginya angka stunting di Kecamatan Teluk Belengkong mencakup berbagai aspek:

1. Faktor Lingkungan:

Beberapa desa masih menghadapi kesulitan dalam mengakses air bersih dan belum memiliki jamban yang sehat. Kondisi lingkungan ini berdampak langsung pada kesehatan anak-anak di daerah tersebut.

2. Pelayanan Kesehatan:

Kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai juga menjadi faktor penentu. Beberapa ibu hamil dan balita belum menjalani pelayanan kesehatan sesuai standar. Hal ini mencakup ketidakteraturan dalam konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) oleh ibu hamil, rendahnya angka imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita, kurangnya pemberian ASI eksklusif, serta pemberian makanan tambahan yang belum optimal.

3. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS):

Praktik hidup bersih dan sehat masih belum diterapkan secara menyeluruh. Masih ditemukan perilaku merokok di dalam rumah, rendahnya kehadiran bayi dan balita di Posyandu setiap bulannya, serta belum optimalnya penerapan cuci tangan dengan sabun.

Upaya Penanggulangan

Menanggapi permasalahan ini, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat Kecamatan Teluk Belengkong untuk menurunkan angka stunting. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain:

1. Pelatihan terkait pencegahan dan penanggulangan stunting.

2. Advokasi serta kerja sama lintas sektor dan lintas program untuk meningkatkan koordinasi.

3. Penyediaan sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi di desa-desa yang membutuhkan.

4. Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA) sebagai bagian dari intervensi gizi.

5. Distribusi Tablet Tambah Darah (TTD) kepada ibu hamil dan remaja putri.

6. Penyuluhan dan sosialisasi terkait ASI eksklusif, Inisiasi Menyusui Dini (IMD), PHBS, GERMAS, dan GEMARIKAN.

Dengan berbagai langkah preventif ini, Kecamatan Teluk Belengkong berhasil menurunkan angka stunting pada tahun 2024, menunjukkan bahwa upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi mendatang.