Dr. Hj. Masriani, S. Ag., M. Pd. I.
Kecerdasan Buatan dan Masa Depan Pembelajaran di Sekolah
Marwahrakyat.com, INHIL - Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence mulai menjadi bagian dari kehidupan pendidikan modern. Kehadiran teknologi ini memungkinkan siswa memperoleh berbagai sumber belajar secara cepat dan mudah. Pembelajaran yang sebelumnya terbatas pada buku dan penjelasan guru kini dapat diperluas melalui berbagai platform digital yang mampu memberikan informasi dan pengalaman belajar yang lebih beragam.
Di masa depan, AI berpotensi membuat pembelajaran menjadi lebih personal. Setiap siswa memiliki kemampuan, minat, dan gaya belajar yang berbeda. Teknologi dapat membantu guru mengenali kebutuhan tersebut melalui data pembelajaran sehingga pendekatan yang digunakan dapat disesuaikan. Dengan demikian, pembelajaran tidak lagi sepenuhnya menggunakan pola yang sama untuk seluruh peserta didik.
Meskipun demikian, penerapan AI di sekolah tidak boleh menghilangkan peran manusia. Guru tetap menjadi tokoh penting dalam menentukan tujuan pembelajaran, memilih metode yang tepat, serta memberikan bimbingan kepada siswa. Teknologi hanya menjadi alat, sedangkan keputusan pendidikan tetap membutuhkan pertimbangan manusia yang mempertimbangkan aspek sosial, emosional, moral, dan budaya peserta didik.
Tantangan lainnya adalah kesenjangan akses terhadap teknologi. Tidak semua sekolah memiliki fasilitas digital yang sama. Demikian pula kemampuan guru dan siswa dalam menggunakan teknologi masih beragam. Jika transformasi AI tidak direncanakan dengan baik, teknologi justru dapat memperbesar kesenjangan pendidikan antara sekolah yang memiliki sumber daya memadai dengan sekolah yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas.
Karena itu, masa depan pembelajaran berbasis AI harus dibangun dengan prinsip manusiawi, inklusif, dan beretika. Sekolah perlu mempersiapkan guru dan siswa agar tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memahami batasan dan tanggung jawab dalam penggunaannya. Jika dimanfaatkan secara tepat, AI dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk menciptakan pembelajaran yang lebih adaptif, kreatif, dan sesuai dengan tuntutan masa depan.

Berita Lainnya
Tok! APBD 2025 Sebesar 2,6 Triliun di Sahkan DPRD Rohil
Pakar SIG, Putra Desa Kayu Raja, Dr. Amron Kritisi Peta RTRW Desanya: Konsep Penataan Ruang Tidak Jelas
Buya Afdhal Yakin Ikadi Riau Akan Jauh Lebih Baik Dibawah Pimpinan KH Muhammad Mursyid
Meneliti Sejarah Perkembangan Islam di Afrika Selatan, Peneliti Negeri Rempah Foundation Berkunjung ke Cape Town
Bahas Ranperda APBD tahun 2025, Fraksi-fraksi DPRD Rohil Sampaikan Pandangan Umum
Pj Bupati Inhil: Apresiasi setinggi-tingginya Atas Sukses Gelaran Pelatihan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur'an MTQ Kabupaten Indragiri Hilir 2024.
Pj Bupati Inhil Hadiri Kongres Biasa ASKAB PSSI Inhil 2024
Lptq Kabupaten Indragiri Hilir, Adakan Pelatihan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur'an 2024.
Antusias Pemerintah Daerah Kabupaten Kepada IKPM Gontor Cabang Indragiri Hilir, Adakan Konsolidasi dan Komitmen Kepada Seluruh Warganya
Gaspol! Kontingen Renang Pengcab Akuatik Inhil Ikuti Kejuaraan PJ Gubernur Sumbar
HMI : Entitas Politik dan Entitas Peradaban
Jika Ini Ramadhan Terakhirmu