• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Tokoh

Artikel Yayat R Cipasang

Hilirisasi Nikel, Selebritas dan Jokowi

Redaksi Exc.

Ahad, 13 Agustus 2023 07:12:24 WIB
Cetak
Jokowi

Oleh:  Yayat R Cipasang

Jakarta, Marwahrakyat.com -- ADA pemandangan yang menarik sekaligus lucu saat Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada pers terkait isu hilirisasi nikel. Presiden tidak didampingi para penasihat ekonomi atau ajudannya melainkan di belakangnya berjejer para pesohor alias selebritas dari mulai model, penyanyi hingga komedian.

Presiden memberikan kesempatan kepada wartawan untuk bertanya tidak hanya soal transportasi publik LRT yang rencananya akan resmi beroperasi 18 Agustus 2023, melainkan terkait isu miring soal nikel Indonesia yang justru menguntungkan China.

Dalam sebuah diskusi yang digelar Indef dan juga keterangan sebelumnya, ekonom Faisal Basri menyebut 90 persen produksi nikel Indonesia diekspor ke China. Justru kebijakan ini malah menempatkan Indonesia sebagai pendukung industrialisasi di China.

Saya tidak tega menyebut kebijakan yang diambil Pemerintah tersebut. Faisal Basri menyebut kebijakan itu dengan istilah yang sangat sarkastis.

Dalam hitung-hitungan Faisal Basri juga disebutkan keuntungan ekspor yang disebut Pemerintah sangat besar juga tidak berarti dinikmati masyarakat Indonesia apalagi oleh masyarakat di sekitar tambang. Justru yang menikmati adalah oligargi pertambangan yang hanya beberapa orang dan duitnya juga banyak diparkir di luar negeri.

Pernyataan ini tentu saja membuat gerah Pemerintah. Serangan kepada Faisal Basri pun sangat masif di media sosial. Tapi sayangnya perdebatannya tidak substantif lebih banyak menghina dan emosional. Sampai Presiden Jokowi di sela-sela uji coba LRT bersama sejumlah selebritas juga harus menerangkan soal hilirisasi nikel, Kamis 10 Agustus 2023.

Mungkin isu yang tidak menarik bagi para selebritas yang berjejer di belakang Presiden Jokowi. Mereka hanya terlihat menyimak dan sedikit mengangguk-angguk dan dipastikan mereka tak satu pun mengerti tentang isu hilirisasi nikel.

Ari Laso, Desta, Ayu Dewi dan Yuni Shara, apakah mereka mengerti apa yang ditanyakan wartawan dan dijelaskan Jokowi. Saya kira tidak kendati mereka seolah khusuk dan mengangguk.

Gigafactory

Saya bukan ekonom jadi tak memiliki keahlian untuk mendedahkan statistik nikel. Tapi saya mencoba menganalisis kenapa Tesla milik Elon Musk tidak juga tertarik untuk membuka pabrik dan ekosistemnya (Gigafactory) di Indonesia.

Selain di Amerika, Tesla membuka pabrik di China, Prancis dan terbaru di Meksiko. Secara logika sangat mudah dicerna karena kalau 90 persen nikel Indonesia masuk ke China untuk apa membuka pabrik di Indonesia. Kendati Indonesia berjanji memberikan sejumlah insentif termasuk juga memberikan akses kepada Tesla untuk menambang sendiri.

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sampai datang ke kantor pusat Tesla. Kemudian Presiden Jokowi juga secara khusus mendatangi Elon Musk di kantor SpaceX.

Analisis yang dijelaskan pakar manajemen dan marketing Rhenald Kasali dalam salah satu siniar yang sangat teoritis seperti soal keberlanjutan, birokrasi yang buruk, budaya korupsi dan indikator yang rumit dalam istilah investasi, tidaklah salah. Tetapi saya punya dugaan sendiri, Tesla tidak membangun pabrik di Indonesia dan lebih baik memperbesar kapasitas pabriknya di China karena 90 persen nikel Indonesia masuk ke China. Ini murni soal kesangkilan dan kemangkusan.

Artinya, Tesla tidak harus mengeluarkan investasi banyak justru bahan baku datang sendiri. Ini namanya durian montong runtuh.


 Editor : Hendro

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Patroli Dan Sosialisasi Karlahut Antisipasi Terjadinya Karlahut di wilayah binaan Koramil 09/Langgam

Westernisasi: Ancaman yang Terlupa

Ahok: Kok DPRD takut banget sih sama saya?

Nyimak Alasan Haji Herman Maju Pilkada Inhil

FORMASI Riau Ingatkan Tim Seleksi Perusda Rohul Jaya Syarat Integritas Ditambahkan Sesuai Permendagri

Lagi! Samsuri Daris, Tokoh Muda Insel Ajak Masyarakat Menangkan Paslon Hebat

Hadiri HUT ANIES Ke-2 Anies Baswedan : Saatnya Kerja Keras, Keras Tuntas, It's Now or Never

Edy Indra Kesuma: PWI adalah Mitra Strategis Kadin Inhil

Simak Sambutan Penuh Hikmah Ahmad Syaikhu dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat Nasional

Pemilu Turki: Kemenangan Petahana, Kekalahan Lembaga Survei

Wacana Penghapusan Pertalite: Dampak dan Pertimbangan

Penggiat Literasi Rokan Hulu Diskusi Literasi tentang Menulis Berita

Terkini +INDEKS

Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru

02 Oktober 2026
Berbagi Pengalaman Langka, Pertagas Ajak Para Guru Dalam Panen Madu Lebah Trigona
01 Oktober 2026
Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi
01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 598 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 258 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1612 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 722 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 630 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved