• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Tokoh

Lucunya Komunikasi Politik Swedia dan Power Turki di Dunia Islam

Editor

Kamis, 02 Februari 2023 11:52:57 WIB
Cetak
Foto: Peserta memegang bendera Turki dan spanduk bertuliskan 'Recep Tayyip Erdogan - Kami mencintaimu' selama demonstrasi organisasi pro-Turki Persatuan Demokrat Turki Eropa (UETD) untuk mendukung Tur

Oleh: Nafi’ah al-Ma’rab

Sejak hari pertama kasus pembakaran Al-Qur’an oleh politikus sayap kanan Denmark Rasmus Paludan, saya sudah sangat ingin langsung menulis opini. 

Namun, karena kesibukan dan menumpuknya job artikel, barulah hari ini saya menuliskannya.

TERKAIT
  • Karena Corona, Universitas di Jepang Wisuda Pakai Robot
  • Anak-Anak Pelestina dan Refleksi Keimanan
  • Dukung Konstitusi Indonesia, Setiyati Gagas Dukungan Palestina dari Desa

Jujur ada perasaan teriris-iris ketika mushaf yang setiap hari kita baca ada yang menghinanya. Benarlah perlakuan Rasmus itu tidak akan mengurangi kemuliaan Al-Qur’an, tetapi sebagai orang yang mencintainya maka amarah kita akan muncul sebab ada yang menghina dan menyakitinya. 

Baiklah saya akan cerita, ketika saya mendapati nama si pembakar mushaf tersebut, saya langsung stalking Instagramnya. 

Saya ingin memastikan apakah orang ini setipe netizen Indonesia yang pengen banget viral dan butuh follower?  

Di hari pertama saya cek, follower akunnya 11,2 ribu, lalu sekitar seminggu kemudian menjadi 16,9 ribu follower. 

Yah, ini mirip-mirip netizen Indonesia yang suka viral-viral. Pengen naikin follower dengan cara nggak ada akhlak. 

Lucunya Komunikasi Politik Swedia Vs Power Turki

Dalam persepsi komunikasi politiknya, Swedia menurut hemat saya menunjukkan komunikasi yang konyol. 

Aksi pembakaran Al-Qur’an yang dilakukan di depan kedutaan Turki yang ada di Swedia mendapat pengawalan dan perlindungan sepenuhnya dari aparat keamanan dengan dalih perlindungan terhadap undang-undang kebebasan yang berlaku di negara itu. 

Sementara Perdana Menteri Swedia kepada dunia bilang, apa yang legal belum tentu pantas untuk dilakukan. Membakar kitab yang dianggap suci oleh banyak orang adalah tindakan tidak menghargai.

Seolah ingin melindungi kesalahan, tetapi tak ingin mendapatkan efek buruk dari kesalahan itu. 

Namun, Swedia seolah bermain api. Negara yang sedang mengajukan diri sebagai anggota NATO akibat dampak dari invasi Rusia ke Ukraina itu seperti melupakan bagaimana tegasnya seorang Erdogan dalam komunikasi politik internasional.

Menyikapi politik konyol Swedia itu, Turki membatalkan rencana pertemuan menteri pertahanan kedua negara yang akan membahas izin Turki untuk masuknya Swedia sebagai anggota NATO. 

Tak hanya itu, Erdogan juga mengecam keras sikap Swedia dan mengabarkan negaranya tak akan pernah memberi kabar baik untuk keinginan Swedia bergabung menjadi anggota NATO. 

Turki adalah satu-satunya negara NATO yang belum memberi izin pada Swedia dan Finlandia untuk bergabung. 

Aksi demonstrasi, peringatan perjalanan wisatawan Swedia ke Turki, pemanggilan Duta Besar Swedia di Turki, dan kebijakan-kebijakan tegas dari Erdogan terkait pembakaran Al-Qur’an semakin hangat jadi perbincangan. 

Power negara dengan sejarah kejayaan di masa lampau itu begitu terasa. 

Tegas Erdogan mengatakan, “Nenek moyang kami dari Ustmani tidak pernah sekalipun membiarkan orang membakar Taurat, Injil, dan kitab suci lainnya.”

Ketegasan Turki juga terlihat saat Amerika ikut-ikut membuat _travel warning_ kepada negaranya yang ada di Turki agar berhati-hati terhadap kemungkinan serangan balasan dari masyarakat Turki kepada warga yang mendukung pembakaran Al-Quran. 

Swedia pun ketakutan, negara itu juga melakukan _travel warning_ kepada warganya yang berada di Turki. 

Menyikapi itu, pemerintah Turki pun membalas travel warning serupa kepada warganya yang berada di Amerika. Kemungkinan para islamofobia akan melakukan serangan kepada warga Turki.

Mereka Kelihatannya Bersatu, tetapi Mereka Sebenarnya Bercerai Berai

Seolah tak ingin mengikuti kesalahan yang dilakukan Swedia, Finlandia mengatakan negaranya tidak akan mengizinkan pembakaran Al-Qur’an terjadi di negara mereka. 

Mereka tak ingin menunggu Swedia yang mengambil sikap buruk. 

Finlandia ingin segera bergabung menjadi anggota NATO. Negara itu juga menyebutkan, undang-undang seharusnya menumbuhkan keamanan dan kedamaian di masyarakat. 

Jika undang-undang tersebut justru melahirkan suasana ekstrimis dan kegaduhan, maka kami tak akan mengizinkan orang melakukan kesalahan dengan berdalih pada undang-undang tersebut.

Erdogan membalasnya dengan pernyataan yang semakin menjatuhkan Swedia, “kami akan membuat keputusan yang akan mengejutkan Swedia tentang Finlandia. Asalkan Finlandia tak melakukan kebodohan serupa Swedia.”

Kepemimpinan adalah ketegasan. Komunikasi politik dibangun dengan ketegasan dan keberanian. 

Belajar dari Turki soal ketegasan berpolitik adalah hal yang baik. 

Turki bukan hanya menjaga marwah bangsanya yang dilecehkan oleh bangsa lain, tetapi mereka menjaga kemuliaan agama ummat Islam sedunia.

Begitulah memimpin, berani, tegas, dan siap dengan berbagai risiko. Termasuk serangan balasan dari negara-negara yang mendukung kebijakan konyol pembakaran Al-Quran. 

Kita saksikan bagaimana pemimpin Islam dunia lainnya, adakah yang setegas Turki dalam membela negara dan agamanya?

 _Pekanbaru, 1 Februari 2023_


 Editor : JM

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Masyarakat Solo lebih suka liburan ke manca negara

Aktivis Pelalawan, Diskusi Pelaksanaan Seminar AMDAL Mengambil Pengalaman Pahit dari PT. Indo Rayon

Anak-Anak Pelestina dan Refleksi Keimanan

Surat Permohonan Penertiban 1 Juta Hektar Lahan di Riau Akan Melayang

Dr. Gamal: Pejuang Politik PKS Harus Berpolitik Dengan Gaya Baru

Simak Sambutan Penuh Hikmah Ahmad Syaikhu dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat Nasional

Tiada Masa Depan Tanpa Hari Kemarin

Kebersamaan Masyarakat Dalam Kegiatan Goro Di Desa Tambak Langgam

Perihatin Terhadap Dampak Linkungan, Pelalawan Pos Gelar Seminar AMDAL dengan Aktivis

Jangan Sepelekan Kegiatan Gotong Royong, TNI Terus Semangati Rakyat

Keberanian dan Integritas: Kepemimpinan yang Dibutuhkan di Tengah Krisis Kepercayaan

Tidak Diberi Uang, Diduga YFA Menggugat PSJ

Terkini +INDEKS

Jadi Pionir di Indonesia, Program Satgas PGRI Inhil Diapresiasi dan Mulai Ditiru Daerah Lain

03 Juli 2026
Solidaritas dan Kepedulian, PGRI Inhil Salurkan Bantuan untuk Guru Korban Tanah Longsor di Tanah Merah
02 Juli 2026
Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
01 Juli 2026
Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasubbag TU Kemenag Inhil Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara
01 Juli 2026
Diplomasi Moralitas: Wilson Lalengke Serahkan Buku "Ijazah Jokowi" kepada Duta Besar Rusia Sergey Tolchenov
25 Juni 2026
Musnahkan BB Narkotika 1,5 Kg Sabu dan 1060 Pil Ekstasi
25 Juni 2026
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
24 Juni 2026
Ngopi Bersama Insan Pers, Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
24 Juni 2026
Ketua KNPI Inhil, Mahmudin Apresiasi Kinerja Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS


PSSI Inhil Matangkan Persiapan PORPROV Riau XI 2027, KONI Lakukan Monitoring dan Evaluasi

Dibaca : 314 Kali
Akuatik Inhil Lepas Atlet ke Pekanbaru Ikuti Kejuaraan Riau Akuatik Ke-7 Antar Klub
Dibaca : 226 Kali
Momentum HUT Inhil ke-61, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama
Dibaca : 624 Kali
Sengit Day 3 Bupati Cup! Hai Cell dan Suka Maju Lolos Lewat Drama Adu Penalti
Dibaca : 549 Kali
Hari Kedua Bupati Cup: Taliban Friend dan Azka RCBN Grup Amankan Tiket ke 32 Besar
Dibaca : 547 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved