• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Tokoh

Catatan Nafi’ah al-Ma’rab

Anak-Anak Pelestina dan Refleksi Keimanan

Editor

Jumat, 10 November 2023 20:35:38 WIB
Cetak
Iustrasi foto : suarapalestina.com

Di antara nasihat keimanan terbaik dari genosida yang terjadi di Palestina hari ini adalah tentang anak-anak. Tak perlu sampai ke perkataan dan perjuangan para pejuang Al-Qossam di negeri yang diberkahi tersebut, cukup saja dari anak-anaknya.

Saya ingin mengulas percakapan-percakapan anak-anak Palestina yang membuat kita orang-orang di seluruh dunia ini semestinya malu. 

Suatu hari seorang anak ditanya oleh wartawan, kenapa kamu dan keluargamu tidak mengungsi saja ke luar Gaza supaya selamat? 

TERKAIT
  • Karena Corona, Universitas di Jepang Wisuda Pakai Robot
  • Lucunya Komunikasi Politik Swedia dan Power Turki di Dunia Islam
  • Dukung Konstitusi Indonesia, Setiyati Gagas Dukungan Palestina dari Desa

Ini saya teringat cerita podcast viral belakangan dari seorang yang bergelar ‘buya.’ Ia mengatakan mengapa Hamas tidak menyeterilkan lebih dulu Gaza sebelum memerangi penjajah? 

Jawabannya cukup sederhana dari bocah Palestina ini. 

Anak itu dengan penuh semangat dan keyakinan menjawab,”Kami tidak akan pernah pergi meninggalkan tanah kami. Hanya ada dua pilihan bagi kami, berjuang melawan penjajah atau kami keluar menuju langit (syahid-red).”

Di kesempatan yang lain, seorang anak Palestina kembali berbicara kepada seorang Youtuber. Youtuber itu bertanya, apa yang terjadi dengan hari-harimu saat ini? 

Anak itu menjawab, tidak ada yang menjadi ketakutan bagi kami. Kami akan berjuang mempertahankan tanah para Nabi. Penjajah itu hanya mengerti dengan dua bahasa, yakni bahasa pengkhianatan dan pembunuhan. 

Mereka hanya mengerti dua cara itu. Tak ada kata lain bagi penjajah selain perlawanan.

Sebuah percakapan lain yang membuat perasaan kita benar-benar terenyuh. Seorang anak ditanya oleh wartawan,”setelah dewasa nanti, kamu bercita-cita ingin jadi apa?”

Bocah itu terdiam sejenak, lalu ia menjawab,”memangnya kami bisa berpikir untuk menjadi dewasa? Setelah ini, malam nanti, atau besok pagi, kami bisa saja mati tertembak dan terkena bom. Kami tak pernah berpikir untuk sampai dewasa.”

Lama saya terdiam mendengar ungkapan anak Palestina ini. Ya Allah, bahkan mereka tak punya kesempatan untuk berpikir hidup di hari esok. 

Beberapa anak Palestina lainnya mereka menangis. Seorang anak sedang bermain-main bersama temannya. Tiba-tiba bom datang menghantam mereka. Ia berlari dan selamat, tetapi temannya syahid. Kepalanya pecah terkena bom. Anak itu pulang sambil menangis dan terus berbicara kepada orang-orang di sekitarnya. 

Anak itu berkata,”kenapa penjajah itu tidak memberi kesempatan kepada kami untuk hidup sejenak, kenapa mereka menghabisi kami yang hanya ingin bermain? Kenapa tak ada kesempatan hidup untuk kami anak-anak di Palestina, apa salah kami? Kenapa kalian diam saja.”

Bisakah kita menjawab pertanyaan anak ini? Malu, tentu saja jika kita orang-orang yang berpikir, kita akan malu.

Kisah lain ketika seorang anak dengan wajahnya yang tampan dan senyumnya yang terurai, di tengah-tengah reruntuhan bangunan rumahnya dan orang tuanya yang syahid, ia menjawab pertanyaan para wartawan. 

Apa kau takut terhadap ZiOnisT, Nak? Bocah itu dengan senyum tabahnya menjawab, tidak tentu saja tidak. Aku hanya takut kepada Allah. Orang tuaku telah syahid. Mereka telah mendapatkan kematian terbaik. 

Bisakah kita setegar anak ini? Bisakah? Bisakah keimanan dan keyakinan kita sekuat anak-anak di Palestina? 

Ya Rabb, cukup belajar dari anak-anak Palestina, kita bisa memperbaiki keimanan, memperbaiki akidah, dan memperkuat perjuangan dan kesungguhan jihad.

Kita belum bicara tentang perkataan dan perjuangan Al-Qossam. Tentu, akan lebih tertampar-tampar lagi kita dengan apa yang mereka katakan.

Mengutip informasi Muhammad Husein Gaza, sekitar 3000 pejuang yang maju di medan perang pada 7 Oktober 2023 lalu, mereka adalah yang hafiz 30 Juz, mereka yang ditempatkan di garda terdepan. Bagaimana para pejuang mengambil pertarungan jarak nol dengan bekal QS Yasin ayat 9. 

Ya, Allah, jauh sekali perjuangan mereka dibanding kami. Kami masih sibuk mengurus diri sendiri, sibuk dengan persoalan pribadi.

Jikalau pun kami di sini berjuang, pun masih banyak dengan kesan-kesan perpecahan dan masalah ukhuwah.

Benarlah, keimanan dan keberkahan itu ada di Palestina. Refleksi yang dalam, termasuk dari anak-anaknya.

Allah, bantulah kami menjadi orang-orang yang berkontribusi dalam perjuangan pembebasan Al-Aqsa.

 _Pekanbaru, 9 November 2023 Pukul 15.25 WIB_


 Editor : JM

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Anggota Komisi V Minta Presiden Turun Tangan dan Tegas Hentikan Masuknya TKA Asing Saat Pandemi

Kegiatan Babinsa Koramil 09/Lgm Jalin Komsos Bersama Mahasiswa KKN Unri

Said Abdul Azis: Ba'da Workshop Jurnalis, Penyuluh Makin Lihai Buat Artikel

Generasi Anti Cemas: Teknologi Telah Menjajah Kita

Tawuran telan korban, Wali Kota Tangerang keluarkan instruksi

PJJ di Mata Guru PAUD

TUAN GURU SAPAT DAN KEMAJUAN PENDIDIKAN DI INDRAGIRI HILIR (Tulisan untuk menyambut Haul Tuan Guru Sapat Ke-85)

Bola Panas Pemecatan Mantan Dirut BUMD Tuah Sekata Yang Akan Menggugat Ke PTUN!

Ahok: Kok DPRD takut banget sih sama saya?

Praka Azhar Dan Praka Ridwan: Sosok Prajurit TNI Yang Humanis Pada TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR

Kapten Arh Diding Sukardi: Bekerja Dan Beribadah Haruslah Seimbang

Opini: Andres Pransiska dan Arah Baru Desa Teluk Pantaian

Terkini +INDEKS

PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa

17 Agustus 2026
KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Jaga Kondusifitas
17 Agustus 2026
Warga Dituntut Tertib, Perusahaan Bagaimana?Kantor Pertanahan Inhil Diminta Transparan
16 Agustus 2026
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
15 Agustus 2026
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua*
14 Agustus 2026
Amal Fathullah: Komisioner KI dan KPID Riau Diminta Perkuat Komunikasi dan Layani Kepentingan Publik
13 Agustus 2026
Siapkan Generasi Teknokrat Maritim , Danlanal Dumai Bekali Taruna Poltek Kp Dengan Wawasan Kebangsaan
13 Agustus 2026
PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu
13 Agustus 2026
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI di Bawah 1 Persen, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
12 Agustus 2026
HGU 22 Perusahaan Perkebunan Dipertanyakan, BPN Bungkam, PPWI akan Surati DPRD Inhil
12 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS


PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu

Dibaca : 408 Kali
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada HUT Riau ke-69 Harus Terimplementasi di Lapangan
Dibaca : 238 Kali
Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar
Dibaca : 927 Kali
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
Dibaca : 335 Kali
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Dibaca : 1183 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved