• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Tokoh

Catatan Nafi’ah al-Ma’rab

Anak-Anak Pelestina dan Refleksi Keimanan

Editor

Jumat, 10 November 2023 20:35:38 WIB
Cetak
Iustrasi foto : suarapalestina.com

Di antara nasihat keimanan terbaik dari genosida yang terjadi di Palestina hari ini adalah tentang anak-anak. Tak perlu sampai ke perkataan dan perjuangan para pejuang Al-Qossam di negeri yang diberkahi tersebut, cukup saja dari anak-anaknya.

Saya ingin mengulas percakapan-percakapan anak-anak Palestina yang membuat kita orang-orang di seluruh dunia ini semestinya malu. 

Suatu hari seorang anak ditanya oleh wartawan, kenapa kamu dan keluargamu tidak mengungsi saja ke luar Gaza supaya selamat? 

TERKAIT
  • Karena Corona, Universitas di Jepang Wisuda Pakai Robot
  • Lucunya Komunikasi Politik Swedia dan Power Turki di Dunia Islam
  • Dukung Konstitusi Indonesia, Setiyati Gagas Dukungan Palestina dari Desa

Ini saya teringat cerita podcast viral belakangan dari seorang yang bergelar ‘buya.’ Ia mengatakan mengapa Hamas tidak menyeterilkan lebih dulu Gaza sebelum memerangi penjajah? 

Jawabannya cukup sederhana dari bocah Palestina ini. 

Anak itu dengan penuh semangat dan keyakinan menjawab,”Kami tidak akan pernah pergi meninggalkan tanah kami. Hanya ada dua pilihan bagi kami, berjuang melawan penjajah atau kami keluar menuju langit (syahid-red).”

Di kesempatan yang lain, seorang anak Palestina kembali berbicara kepada seorang Youtuber. Youtuber itu bertanya, apa yang terjadi dengan hari-harimu saat ini? 

Anak itu menjawab, tidak ada yang menjadi ketakutan bagi kami. Kami akan berjuang mempertahankan tanah para Nabi. Penjajah itu hanya mengerti dengan dua bahasa, yakni bahasa pengkhianatan dan pembunuhan. 

Mereka hanya mengerti dua cara itu. Tak ada kata lain bagi penjajah selain perlawanan.

Sebuah percakapan lain yang membuat perasaan kita benar-benar terenyuh. Seorang anak ditanya oleh wartawan,”setelah dewasa nanti, kamu bercita-cita ingin jadi apa?”

Bocah itu terdiam sejenak, lalu ia menjawab,”memangnya kami bisa berpikir untuk menjadi dewasa? Setelah ini, malam nanti, atau besok pagi, kami bisa saja mati tertembak dan terkena bom. Kami tak pernah berpikir untuk sampai dewasa.”

Lama saya terdiam mendengar ungkapan anak Palestina ini. Ya Allah, bahkan mereka tak punya kesempatan untuk berpikir hidup di hari esok. 

Beberapa anak Palestina lainnya mereka menangis. Seorang anak sedang bermain-main bersama temannya. Tiba-tiba bom datang menghantam mereka. Ia berlari dan selamat, tetapi temannya syahid. Kepalanya pecah terkena bom. Anak itu pulang sambil menangis dan terus berbicara kepada orang-orang di sekitarnya. 

Anak itu berkata,”kenapa penjajah itu tidak memberi kesempatan kepada kami untuk hidup sejenak, kenapa mereka menghabisi kami yang hanya ingin bermain? Kenapa tak ada kesempatan hidup untuk kami anak-anak di Palestina, apa salah kami? Kenapa kalian diam saja.”

Bisakah kita menjawab pertanyaan anak ini? Malu, tentu saja jika kita orang-orang yang berpikir, kita akan malu.

Kisah lain ketika seorang anak dengan wajahnya yang tampan dan senyumnya yang terurai, di tengah-tengah reruntuhan bangunan rumahnya dan orang tuanya yang syahid, ia menjawab pertanyaan para wartawan. 

Apa kau takut terhadap ZiOnisT, Nak? Bocah itu dengan senyum tabahnya menjawab, tidak tentu saja tidak. Aku hanya takut kepada Allah. Orang tuaku telah syahid. Mereka telah mendapatkan kematian terbaik. 

Bisakah kita setegar anak ini? Bisakah? Bisakah keimanan dan keyakinan kita sekuat anak-anak di Palestina? 

Ya Rabb, cukup belajar dari anak-anak Palestina, kita bisa memperbaiki keimanan, memperbaiki akidah, dan memperkuat perjuangan dan kesungguhan jihad.

Kita belum bicara tentang perkataan dan perjuangan Al-Qossam. Tentu, akan lebih tertampar-tampar lagi kita dengan apa yang mereka katakan.

Mengutip informasi Muhammad Husein Gaza, sekitar 3000 pejuang yang maju di medan perang pada 7 Oktober 2023 lalu, mereka adalah yang hafiz 30 Juz, mereka yang ditempatkan di garda terdepan. Bagaimana para pejuang mengambil pertarungan jarak nol dengan bekal QS Yasin ayat 9. 

Ya, Allah, jauh sekali perjuangan mereka dibanding kami. Kami masih sibuk mengurus diri sendiri, sibuk dengan persoalan pribadi.

Jikalau pun kami di sini berjuang, pun masih banyak dengan kesan-kesan perpecahan dan masalah ukhuwah.

Benarlah, keimanan dan keberkahan itu ada di Palestina. Refleksi yang dalam, termasuk dari anak-anaknya.

Allah, bantulah kami menjadi orang-orang yang berkontribusi dalam perjuangan pembebasan Al-Aqsa.

 _Pekanbaru, 9 November 2023 Pukul 15.25 WIB_


 Editor : JM

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Inspirator Gamal Albinsaid Launching Forum Politisi Muda PKS Riau

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Pemkab Pelalawan Ada Yang Beda Dari Tahun Sebelumnya

Sinergi Masyarakat Desa Balung Dan Satgas TNI TMMD Membangun 5 Jembatan Penghubung

Mengukir Sejarah dan Mempengaruhi Perubahan

Praka Azhar Dan Praka Ridwan: Sosok Prajurit TNI Yang Humanis Pada TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR

Lucunya Komunikasi Politik Swedia dan Power Turki di Dunia Islam

REMPANG DITANGAN OLIGARKI

Hilirisasi Nikel, Selebritas dan Jokowi

Dr. H. Sahruddin Yakin Harlah PPP dan Resolusi 2021 Jadi Momentum untuk Umat Islam

Dr. Sahrudin Tegaskan Benang Merah Sinkronisasi Data adalah Akta Kelahiran

DLH Pelalawan Terkesan Pandang Enteng Surat FORMASI RIAU

Pererat Sinergitas, Babinsa Komsos Bersama Perangkat Desa Dukung TMMD Ke 105 Kodim 0313/KPR

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 381 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 349 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 502 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved