• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Tokoh
  • Info

Presiden PKS Ahmad syaikhu

Simak Sambutan Penuh Hikmah Ahmad Syaikhu dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat Nasional

Redaksi Exc.

Rabu, 17 Maret 2021 13:17:48 WIB
Cetak
Presiden PKS AHMAD SYAIKHU

JAKARTA, MARWAHRAKYAT.COM -- Dalam RAKERNAS PKS tingkat Nasional, Presiden PKS Ahmad syaikhu menyampaikan sambutan yang sangat jelas dan terarah terkait pilar dan kepemimpinan PKS. Berikut pernyataan yang disampaikan sebagaimana dilansir pks.id pada 13/3/21.

Partai politik memiliki kewenangan besar dalam melahirkan kepemimpinan, baik di tingkat nasional (presiden/wakil presiden), tingkat wilayah (Gubernur/Wakil gubernur) maupun tingkat Daerah (Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota). Demikian pula kepemimpinan di legislatif; DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
 
PKS harus mempersiapkan kader-kadernya untuk menjadi pemimpin bangsa; mulai dari daerah, wilayah hingga nasional. Saatnya PKS menyiapkan kepemimpinan tersebut dengan sebaik-baiknya. Dimulai dari yang paling kecil Kepala Desa. PKP pada hari ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kepemimpinan.
 
Ada tiga pilar kepemimpinan bangsa yang akan dipersiapkan oleh PKS, yaitu kredibilitas, kapasitas dan akseptabilitas.
 
Pilar Kredibilitas.

Pertama, kredibilitas. Yaitu pemimpin yang dapat dipercaya dan diandalkan. Ada 4 (empat) kredibilitas yang harus kita bangun :
 
Pertama, kredibilitas konstitusional.
Kader-kader PKS harus mentaati dan menjalankan konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini.

 
Kedua, kredibilitas moral.
Kader-kader PKS harus memiliki moralitas yang kokoh, yang bersumber kepada nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil alamain dan juga etika publik.

 
Ketiga, kredibilitas sosial.
Kader-kader PKS harus membangun komunikasi dengan rakyat. Hadir di tengah-tengah rakyat, memberi solusi dan inspirasi. Kehadirannya merekatkan yang terpecah, menguatkan yang lemah.

 
Keempat, kredibilitas organisasional.
Setiap kader PKS adalah kader dakwah, maka jati diri kader PKS adalah pejuang partai. Maka hati, pikiran dan sikapnya terikat dengan aturan, visi, platform dan perjuangan Partai. Tidak bekerja untuk kepentingan dan ambisi pribadi tetapi bekerja karena visi partai.

 
Pilar kedua, Kapasitas

 
Kedua, Pilar Kapasitas. Kapasitas adalah kemampuan untuk merealisasikan visi, misi, program dan kebijakan. Ada 3 (tiga) kapasitas yang harus dimiliki kader PKS.
 
Pertama, kapasitas untuk memenangkan kontestasi politik atau pemilu (capacity to win election). Kapasitas untuk memenangkan kontestasi politik, maka kita membutuhkan tiga kompetensi inti;
 
Pertama, Persuasi. Kita harus mampu memengaruhi hati dan pikiran publik. Disinilah pentingnya kompetensi membangun narasi dan strategi komunikasi yang mumpuni.
 
Kedua, Mobilisasi. Kemampuan melakukan mobilisasi berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya gagasan, sumber daya finansial, sumber daya jaringan, sumber daya teknologi, dan lain sebagainya.
 
Ketiga, Mitigasi. Kompetensi untuk memitigasi ancaman yang akan memporak porandakan pertahanan partai. Perlu membangun early warning system dalam kepemimpinan Partai. Sehingga setiap ancaman yang masuk bisa dideteksi dan dimitigasi.
 
Kapasitas kedua, kapasitas untuk mengelola pemerintahan (capacity to govern). Ada tiga kompetensi harus dimiliki saat sudah berkuasa.
 
Pertama, kemampuan membangun rasa persatuan dan kesatuan atau Solidarity-maker leadership. Pemimpin itu membangun rasa kebersamaan, rasa sepenanggungan, rasa memiliki, rasa berjuang bersama, rasa keadilan untuk semua. Sehingga rakyat yang dipimpinnya bisa merasakan bahwa mereka didengar, dibela dan diperjuangkan. Ketika rakyat susah, pemimpin juga merasakan kesusahan. Ketika rakyat sakit, pemimpin juga merasakan sakit. Ada perasaan yang sama. Untuk bangkit bersama. Untuk bangun bersama. Tidak ada jarak yang lebar. Tidak ada ketimpangan yang menganga.

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS. At-Taubah : 128)


Kedua, Technocratic-Administratur. Pemimpin harus membuat program dan kebijakan yang rasional dan objektif. Narasinya bukan hanya janji dan harapan kosong. Narasi dan mimpinya mewujud dalam kebijakan dan program-program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
Ketiga, pemimpin mampu membangun dan menciptakan norma-norma atau Norm-Entrepreneur. Kata-kata, sikap dan kebijakan pemimpin memiliki pengaruh dalam membentuk norma. Sehingga seorang pemimpin bisa menjadi role model bagi organisasi yang dipimpinnya.
 
Ketiga, kapasitas untuk melahirkan kepemimpinan berikutnya (capacity to regenerate). PKS harus melahirkan calon-calon pemimpin negarawan bukan sekedar politisi. Negarawan berpikir untuk generasi mendatang, politisi hanya berpikir untuk pemilu mendatang. Oleh karena itu, diperlukan beberapa kompetensi:
 

Pertama, kompetensi untuk mendelegasikan kewenangan. Alhamdulilah PKS melakukan tradisi yang baik dengan melakukan tour of duty.
 

Kedua, kompetensi melakukan kaderisasi. Kita harus merekrut orang-orang baru, membentuknya, mempromosikan dan memberikan penugasan. Kaderisasi adalah jantungnya kepemimpinan. Kalau kaderisasi berhenti maka akan mati organisasi tersebut. Kita harus perkuat kaderisasi di semua level kepemimpinan dan di berbagai sektor.
 

Ketiga, kompetensi untuk terus melakukan penyegaran atau Rejuvenasi. Setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. Maka perlu ada penyegaran-penyegaran. Alhamdulilah kita terus melakukan penyegaran dengan merubah logo, mars, hymne, dan tentunya juga kepengurusan.
 

Pilar Ketiga, Akseptabilitas atau penerimaan.

 
Pertama, penerimaan publik (public acceptance). Sebagai calon pemimpin, kita harus mampu melahirkan kepemimpinan yang diterima oleh publik, bukan hanya diterima oleh PKS sendiri. Dua indikator untuk melihat penerimaan publik.
 
Pertama, public awareness atau kesadaran publik atas diri kita. Biasanya bisa tercermin dalam survei popularitas.
Kedua, public choice atau pilihan publik atas diri kita. Hal ini tercermin dari tingkat elektabilitas.
 
Kedua, penerimaan elit atau pemimpin (elite acceptance). Mereka orang-orang yang memiliki pengaruh dalam proses pembuatan keputusan strategis. Pada titik tertentu, penerimaan elit ini lebih besar pengaruhnya daripada penerimaan publik. Dalam konteks inilah, kader-kader PKS harus membangun komunikasi secara personal dan relasional dengan para elit strategis.
 
Kita harus optimis semua potensi itu, ada pada diri kita “kullukum ro’in wa kullukum masuulun an ro’iyyatih”. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam mempersiapkan kepemimpinan ini. Amin ya Rabbal alamin.

Sungguh indah pemandangan pantai

            Terletak di Kepulauan Raja Ampat

            Melalui Pelatihan Kepemimpinan Partai

            Songsong kemenangan di 2024


Fasiiruu bi barokatillah fainnakum faidzun. Berjalanlah dalam keberkahan Allah, sesungguhnya kalian adalah para pemenang.


Sumber : pks .id /  Editor : **/RL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

TUAN GURU SAPAT DAN KEMAJUAN PENDIDIKAN DI INDRAGIRI HILIR (Tulisan untuk menyambut Haul Tuan Guru Sapat Ke-85)

Nyimak Alasan Haji Herman Maju Pilkada Inhil

Zulhafendi : Peringatan Hari Besar Islam Jadi Momentum Persatuan

Dr. Gamal: Pejuang Politik PKS Harus Berpolitik Dengan Gaya Baru

FORMASI RIAU Rilis Rapor Merah Kadis LH Rohil, KASN Harap Proses

Ahok: Kok DPRD takut banget sih sama saya?

Pelaku Korban Pembunuhan Di Desa Petani Bunut, Sudah Diamankan Polisi

REMPANG DITANGAN OLIGARKI

Masyarakat Solo lebih suka liburan ke manca negara

3 Fraksi lakukan rotasi, ini wajah baru anggota Komisi III

Semangat Serda Syafrizal Chan Patroli Bersama Babhinkamtibmas, MPA dan Manggala Agni di Desa Segati Kecamatan Langgam

Door to Door, Dani M Nursalam Bagikan Menu Berbuka Puasa Untuk Masyarakat yang Kurang Mampu

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 368 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 349 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 502 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved