• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Tokoh
  • Info

Presiden PKS Ahmad syaikhu

Simak Sambutan Penuh Hikmah Ahmad Syaikhu dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat Nasional

Redaksi Exc.

Rabu, 17 Maret 2021 13:17:48 WIB
Cetak
Presiden PKS AHMAD SYAIKHU

JAKARTA, MARWAHRAKYAT.COM -- Dalam RAKERNAS PKS tingkat Nasional, Presiden PKS Ahmad syaikhu menyampaikan sambutan yang sangat jelas dan terarah terkait pilar dan kepemimpinan PKS. Berikut pernyataan yang disampaikan sebagaimana dilansir pks.id pada 13/3/21.

Partai politik memiliki kewenangan besar dalam melahirkan kepemimpinan, baik di tingkat nasional (presiden/wakil presiden), tingkat wilayah (Gubernur/Wakil gubernur) maupun tingkat Daerah (Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota). Demikian pula kepemimpinan di legislatif; DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
 
PKS harus mempersiapkan kader-kadernya untuk menjadi pemimpin bangsa; mulai dari daerah, wilayah hingga nasional. Saatnya PKS menyiapkan kepemimpinan tersebut dengan sebaik-baiknya. Dimulai dari yang paling kecil Kepala Desa. PKP pada hari ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kepemimpinan.
 
Ada tiga pilar kepemimpinan bangsa yang akan dipersiapkan oleh PKS, yaitu kredibilitas, kapasitas dan akseptabilitas.
 
Pilar Kredibilitas.

Pertama, kredibilitas. Yaitu pemimpin yang dapat dipercaya dan diandalkan. Ada 4 (empat) kredibilitas yang harus kita bangun :
 
Pertama, kredibilitas konstitusional.
Kader-kader PKS harus mentaati dan menjalankan konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku di negeri ini.

 
Kedua, kredibilitas moral.
Kader-kader PKS harus memiliki moralitas yang kokoh, yang bersumber kepada nilai-nilai Islam yang Rahmatan lil alamain dan juga etika publik.

 
Ketiga, kredibilitas sosial.
Kader-kader PKS harus membangun komunikasi dengan rakyat. Hadir di tengah-tengah rakyat, memberi solusi dan inspirasi. Kehadirannya merekatkan yang terpecah, menguatkan yang lemah.

 
Keempat, kredibilitas organisasional.
Setiap kader PKS adalah kader dakwah, maka jati diri kader PKS adalah pejuang partai. Maka hati, pikiran dan sikapnya terikat dengan aturan, visi, platform dan perjuangan Partai. Tidak bekerja untuk kepentingan dan ambisi pribadi tetapi bekerja karena visi partai.

 
Pilar kedua, Kapasitas

 
Kedua, Pilar Kapasitas. Kapasitas adalah kemampuan untuk merealisasikan visi, misi, program dan kebijakan. Ada 3 (tiga) kapasitas yang harus dimiliki kader PKS.
 
Pertama, kapasitas untuk memenangkan kontestasi politik atau pemilu (capacity to win election). Kapasitas untuk memenangkan kontestasi politik, maka kita membutuhkan tiga kompetensi inti;
 
Pertama, Persuasi. Kita harus mampu memengaruhi hati dan pikiran publik. Disinilah pentingnya kompetensi membangun narasi dan strategi komunikasi yang mumpuni.
 
Kedua, Mobilisasi. Kemampuan melakukan mobilisasi berbagai sumber daya; sumber daya manusia, sumber daya gagasan, sumber daya finansial, sumber daya jaringan, sumber daya teknologi, dan lain sebagainya.
 
Ketiga, Mitigasi. Kompetensi untuk memitigasi ancaman yang akan memporak porandakan pertahanan partai. Perlu membangun early warning system dalam kepemimpinan Partai. Sehingga setiap ancaman yang masuk bisa dideteksi dan dimitigasi.
 
Kapasitas kedua, kapasitas untuk mengelola pemerintahan (capacity to govern). Ada tiga kompetensi harus dimiliki saat sudah berkuasa.
 
Pertama, kemampuan membangun rasa persatuan dan kesatuan atau Solidarity-maker leadership. Pemimpin itu membangun rasa kebersamaan, rasa sepenanggungan, rasa memiliki, rasa berjuang bersama, rasa keadilan untuk semua. Sehingga rakyat yang dipimpinnya bisa merasakan bahwa mereka didengar, dibela dan diperjuangkan. Ketika rakyat susah, pemimpin juga merasakan kesusahan. Ketika rakyat sakit, pemimpin juga merasakan sakit. Ada perasaan yang sama. Untuk bangkit bersama. Untuk bangun bersama. Tidak ada jarak yang lebar. Tidak ada ketimpangan yang menganga.

“Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS. At-Taubah : 128)


Kedua, Technocratic-Administratur. Pemimpin harus membuat program dan kebijakan yang rasional dan objektif. Narasinya bukan hanya janji dan harapan kosong. Narasi dan mimpinya mewujud dalam kebijakan dan program-program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
 
Ketiga, pemimpin mampu membangun dan menciptakan norma-norma atau Norm-Entrepreneur. Kata-kata, sikap dan kebijakan pemimpin memiliki pengaruh dalam membentuk norma. Sehingga seorang pemimpin bisa menjadi role model bagi organisasi yang dipimpinnya.
 
Ketiga, kapasitas untuk melahirkan kepemimpinan berikutnya (capacity to regenerate). PKS harus melahirkan calon-calon pemimpin negarawan bukan sekedar politisi. Negarawan berpikir untuk generasi mendatang, politisi hanya berpikir untuk pemilu mendatang. Oleh karena itu, diperlukan beberapa kompetensi:
 

Pertama, kompetensi untuk mendelegasikan kewenangan. Alhamdulilah PKS melakukan tradisi yang baik dengan melakukan tour of duty.
 

Kedua, kompetensi melakukan kaderisasi. Kita harus merekrut orang-orang baru, membentuknya, mempromosikan dan memberikan penugasan. Kaderisasi adalah jantungnya kepemimpinan. Kalau kaderisasi berhenti maka akan mati organisasi tersebut. Kita harus perkuat kaderisasi di semua level kepemimpinan dan di berbagai sektor.
 

Ketiga, kompetensi untuk terus melakukan penyegaran atau Rejuvenasi. Setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri. Maka perlu ada penyegaran-penyegaran. Alhamdulilah kita terus melakukan penyegaran dengan merubah logo, mars, hymne, dan tentunya juga kepengurusan.
 

Pilar Ketiga, Akseptabilitas atau penerimaan.

 
Pertama, penerimaan publik (public acceptance). Sebagai calon pemimpin, kita harus mampu melahirkan kepemimpinan yang diterima oleh publik, bukan hanya diterima oleh PKS sendiri. Dua indikator untuk melihat penerimaan publik.
 
Pertama, public awareness atau kesadaran publik atas diri kita. Biasanya bisa tercermin dalam survei popularitas.
Kedua, public choice atau pilihan publik atas diri kita. Hal ini tercermin dari tingkat elektabilitas.
 
Kedua, penerimaan elit atau pemimpin (elite acceptance). Mereka orang-orang yang memiliki pengaruh dalam proses pembuatan keputusan strategis. Pada titik tertentu, penerimaan elit ini lebih besar pengaruhnya daripada penerimaan publik. Dalam konteks inilah, kader-kader PKS harus membangun komunikasi secara personal dan relasional dengan para elit strategis.
 
Kita harus optimis semua potensi itu, ada pada diri kita “kullukum ro’in wa kullukum masuulun an ro’iyyatih”. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam mempersiapkan kepemimpinan ini. Amin ya Rabbal alamin.

Sungguh indah pemandangan pantai

            Terletak di Kepulauan Raja Ampat

            Melalui Pelatihan Kepemimpinan Partai

            Songsong kemenangan di 2024


Fasiiruu bi barokatillah fainnakum faidzun. Berjalanlah dalam keberkahan Allah, sesungguhnya kalian adalah para pemenang.


Sumber : pks .id /  Editor : **/RL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Seruan dari Seorang Muslim Uighur kepada Umat Islam

Melalui Kodim 0314/Inhil, Marlis Syarif Berikan Bantuan Tabung Semprot Disinfektan Untuk Masyarakat

Kegiatan Babinsa Koramil 09/Lgm Jalin Komsos Bersama Mahasiswa KKN Unri

Bati Tuud Koramil 09/Lgm, Dengan Materi Belneg Diharapkan Pemuda Handal Di Bidangnya

Inhil Berduka, Indra Muchlis Tutup Usia, Ketua KNPI Rindukan Sosok Beliau

Do'a Untuk Presiden Riau Merdeka!

Door to Door, Dani M Nursalam Bagikan Menu Berbuka Puasa Untuk Masyarakat yang Kurang Mampu

Kebersamaan Masyarakat Dalam Kegiatan Goro Di Desa Tambak Langgam

Danrem 031/Wirabima Bersama Forkopimda Tinjau Kegiatan Bakti Sosial

Dr. Sahrudin Tegaskan Benang Merah Sinkronisasi Data adalah Akta Kelahiran

Perihatin Terhadap Dampak Linkungan, Pelalawan Pos Gelar Seminar AMDAL dengan Aktivis

Turun Gunung dari Senayan, Lewati Jerambah dan Tumpangi Speedboat! Simak Napaktilas Ustadz Sahrul di Negeri Seribu Parit

Terkini +INDEKS

PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa

17 Agustus 2026
KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Jaga Kondusifitas
17 Agustus 2026
Warga Dituntut Tertib, Perusahaan Bagaimana?Kantor Pertanahan Inhil Diminta Transparan
16 Agustus 2026
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
15 Agustus 2026
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua*
14 Agustus 2026
Amal Fathullah: Komisioner KI dan KPID Riau Diminta Perkuat Komunikasi dan Layani Kepentingan Publik
13 Agustus 2026
Siapkan Generasi Teknokrat Maritim , Danlanal Dumai Bekali Taruna Poltek Kp Dengan Wawasan Kebangsaan
13 Agustus 2026
PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu
13 Agustus 2026
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI di Bawah 1 Persen, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
12 Agustus 2026
HGU 22 Perusahaan Perkebunan Dipertanyakan, BPN Bungkam, PPWI akan Surati DPRD Inhil
12 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS


PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu

Dibaca : 408 Kali
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada HUT Riau ke-69 Harus Terimplementasi di Lapangan
Dibaca : 238 Kali
Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar
Dibaca : 927 Kali
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
Dibaca : 335 Kali
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Dibaca : 1183 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved