Dinkes Inhil Mengedukasi Tentang Stroke
INHIL— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir mengingatkan masyarakat tentang pentingnya memahami dan mengenali stroke, yang merupakan kondisi medis serius akibat terganggunya pasokan darah ke otak. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel otak karena kurangnya oksigen dan nutrisi. Dinkes menjelaskan bahwa terdapat dua jenis utama stroke: stroke iskemik dan stroke hemoragik.
1. Stroke Iskemik
Stroke iskemik adalah jenis yang paling umum, menyumbang sekitar 87% dari semua kasus stroke. Penyebabnya adalah penyumbatan aliran darah ke otak, yang dapat terjadi melalui:
-Trombosis: Pembentukan bekuan darah di dalam arteri otak.
-Embolisme: Bekuan darah atau material lain yang terbawa dari bagian tubuh lain dan menyumbat arteri otak.
Gejala stroke iskemik dapat bervariasi, termasuk kelemahan pada satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, dan gangguan penglihatan. Dinkes menekankan bahwa pengobatan segera sangat penting untuk meminimalkan kerusakan otak.
2. Stroke Hemoragik
Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah, menyebabkan darah bocor ke dalam jaringan otak. Hal ini dapat dipicu oleh:
-Aneurisma: Lemahnya dinding pembuluh darah yang dapat menyebabkan pembesaran dan pecah.
-Hipertensi: Tekanan darah tinggi yang merusak dinding pembuluh darah.
-Trauma kepala: Cedera yang dapat mengakibatkan pecahnya pembuluh darah.
Gejala stroke hemoragik muncul secara mendadak dan parah, termasuk sakit kepala hebat, mual, kebingungan, serta kelemahan. Penanganan medis darurat diperlukan untuk menghentikan pendarahan dan mengurangi tekanan pada otak.
Pencegahan dan Tindakan Lanjutan
Dinkes mengingatkan pentingnya mengenali gejala stroke dan segera mencari bantuan medis. Beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil untuk mengurangi risiko stroke meliputi:
-Mengadopsi pola makan sehat.
-Melakukan aktivitas fisik secara teratur.
-Mengelola kondisi medis seperti hipertensi dan diabetes.
-Berhenti merokok.
-Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.
Dengan memahami jenis dan kondisi stroke serta menerapkan langkah pencegahan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi dampak serius dari stroke. Kesadaran dan tindakan preventif menjadi kunci utama dalam memerangi stroke secara efektif. (Adv)

Berita Lainnya
Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar
Masuki Musim Kemarau, Lurah Tembilahan Kota Imbau Warga Waspada Bahaya Kebakaran
Pj Bupati Hadiri Isra Miraj di Masjid Al Hasanah Sei. Beringin
Sosialiasi Keppres Nomor 18/2022, Edy Indra Kesuma: Hanya ada Satu Kadin di Indonesia
Peringatan HBP ke 61, Lapas Klas I Medan Gelar Razia dan Aksi Bersih-bersih Tindak Kejahatan
Lebih Produktif! Hari Pangan Sedunia, Wabup Inhil H.Syamsuddin Uti Serahkan CPP
Pj Bupati Inhil Herman Turut Ikuti Prosesi Shalat Jenazah Mantan Bupati Inhil Dua Periode 2003-2013 Indra Muchlis Adnan
Kolaborasi IJTI Pantura Raya! Akan Launching Posko Pengaduan Korban Janji Caleg
Gelar Manasik Cilik, RA Hj Fatimah Ali Harap Tingkatkan Semangat Berhaji Sejak Dini
Helfi Irwandi Nakhodai Kadin Siak Periode 2023-2028, Edi Indra Sampaikan Dukungan
Sambut Ramadhan; Ahmad Ependi bersama masyarakat Goro Lingkungan
Kecamatan Pelangiran Lakukan Upaya Serius untuk Turunkan Angka Stunting di Tahun 2024