Kolaborasi IJTI Pantura Raya! Akan Launching Posko Pengaduan Korban Janji Caleg
Kolaborasi IJTI Pantura Raya! Akan Launching Posko Pengaduan Korban Janji Caleg
Bojonegoro, Marwahrakyat.com - Berkolaborasi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya dan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Forum Jurnalis Televisi Bojonegoro (FJTB) akan membuka pos komando (Posko) pengaduan masyarakat yang menjadi korban janji calon legislatif (Caleg). Baik caleg DPRD kabupaten/kota, Caleg provinsi maupun Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) kabupaten Bojonegoro dan kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Tujuan dari pada pendirian posko ini salah satunya adalah untuk mengetahui seberapa banyak masyarakat yang menjadi korban janji Caleg. Selain itu bisa juga posko ini menjadi sebuah metode survei atau parameter untuk melihat seberapa besar sifat munafik seorang calon legislatif di dua wilayah kabupaten Tuban dan Bojonegoro.
Sementara output dari pada pendirian posko ini adalah untuk membantu masyarakat dalam memberikan pendampingan saat mereka menjadi korban janji palsu atau kebohongan seorang caleg. Selain itu juga tak menutup kemungkinan pendampingan akan dilakukan hingga pada penagihan janjinya saat para caleg yang sudah berhasil menduduki kursi DPR.
Dihubungi secara terpisah melalui ponselnya, Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Nurlia Dian Paramita, S.IP., M.A., menyambut hangat atas insiatif pendirian posko pengaduan tersebut. Lebih lanjut, Mita (panggilan karibnya) mengungkapkan, pada prinsipnya JPPR akan mendukung kegiatan apapun yang sifatnya positif dan edukatif di masyarakat.
"Iya, kami cukup mendukung gerakan teman-teman wartawan di Bojonegoro dan Tuban, yang mendirikan posko pengaduan korban janji Caleg. Ungkapnya.
Hal senada disampaikan Husni Mubarok, ketua IJTI Pantura Raya menyampaikan, akan melakukan pendampingan penuh kepada masyarakat yang menjadi korban janji-janji Caleg. "Saya pikir penting sekali pendirian posko ini. Sebab masyarakat selama ini setiap menjelang pemilu selalu saja menjadi korban". Ucap Husni Mubarok, ketua IJTI Pantura Raya.
Sementara Bambang Yulianto, ketua Forum Jurnalis Televisi Bojonegoro (FJTB) menjelaskan, bahwa pendirian posko ini berangkat dari rasa prihatin atas banyaknya aduan dan keluhan dari masyarakat yang akhir-akhir ini banyak terjadi.
Menurut Eeng, (sapaan akrabnya), pendirian posko ini salah satu tujuannya adalah untuk mengurangi dosa para caleg yang suka mengumbar kebohongan dan janji palsu di masyarakat. Atas alasan tersebut ia tergerak dan merasa perlu untuk membuka posko aduan korban janji palsu Caleg.
"Pendirian posko ini atas inisiatif FJTB dan IJTI Korda Pantura Raya, yang didukung oleh Kornas JPPR. Tujuannya agar tidak terlalu banyak masyarakat yang menjadi korban kebohongan akibat ulah bandit politik". Kata Eeng.
Data masyarakat korban janji Caleg yang masuk nantinya akan kami jamin kerahasiaannya. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan jangan ragu-ragu untuk mengadu. Masyarakat bisa mengadukan permasalahannya melalui beberapa platform digital yang dimiliki oleh ketiga organisasi tersebut. Seperti melalui email, medsos maupun hotline nomor telepon atau WhatsApp yang akan disediakan secara khusus untuk melayani keluhan dan aduan masyarakat.
"Mudah-mudahan kolaborasi ini bisa berjalan maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat". Tutupnya.

Berita Lainnya
Rembuk Stunting DP2KBP3A Inhil Dihadiri Perwakilan BKKBN Provinsi Riau, Dra Mardalena Wati MSi
Dinkes Inhil: Tingkatkan Konsumsi Protein Hewani Untuk Cegah Stunting
Sambut Ramadhan; Ahmad Ependi bersama masyarakat Goro Lingkungan
Tinjau SDN 11 Tembilahan Hulu, Bupati Herman Perhatikan KBM dan Fisik
PJ Bupati Gelar Acara Silaturrahmi bersama Jurnalis Indragiri Hilir
Jelang Acara, Setwan DPRD Rohil Matangkan Persiapan Pelantikan Anggota DPRD Rohil Terpilih
PJ Bupati Buka UMKM Expo Inhil 2024
Dinkes Inhil: Pentingnya Imunisasi bagi Anak-Anak
DPRD Inhil Laksanakan Paripurna Dalam Rangka PAW Anggota Komisi IV
Dinkes Inhil: Pelayanan Kesehatan Balita Sangat Penting
Rapat Dengan Pengurus Baznas, Bupati Rohil Harapkan Zakat Baznas Capai 20 Miliar Pertahun
Analisis Hasil Pengukuran Stunting Kecamatan Batang Tuaka Tahun 2024 Hingga 2024