Kecamatan Pelangiran Lakukan Upaya Serius untuk Turunkan Angka Stunting di Tahun 2024
INHIL - Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang berakibat pada pertumbuhan fisik yang terhambat. Kekurangan gizi ini dapat terjadi sejak dalam kandungan hingga masa awal kehidupan, meskipun tanda-tanda stunting biasanya terlihat setelah anak berusia dua tahun. Oleh karena itu, periode 1.000 hari pertama kehidupan sangat penting untuk diperhatikan, karena berpengaruh besar terhadap pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan produktivitas di masa depan.
Kecamatan Pelangiran, sebagai salah satu daerah yang menjadi lokus program pencegahan stunting, memiliki tanggung jawab besar dalam menanggulangi masalah ini di tingkat desa. Pada tahun 2024, terdapat delapan desa/kelurahan di Kecamatan Pelangiran yang menjadi fokus intervensi penurunan stunting di Kabupaten Indragiri Hilir, yaitu: Terusan Beringin Jaya, Tegal Rejo Jaya, Bagan Jaya, Tanjung Simpang, Saka Palas Jaya, Tagagiri Tama Jaya, Simpang Kateman, dan Kelurahan Pelangiran.
Penurunan Prevalensi Stunting di Desa Intan Mulya Jaya
Data terbaru menunjukkan bahwa prevalensi stunting di Desa Intan Mulya Jaya mengalami penurunan signifikan dari tahun 2022 hingga 2024. Pada tahun 2022, terdapat lima kasus stunting, yang berkurang menjadi tiga kasus pada tahun 2023, dan tidak ada kasus pada tahun 2024. Penurunan ini mencerminkan keberhasilan program intervensi yang telah dilaksanakan, meskipun masih diperlukan upaya yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk menurunkan angka stunting secara signifikan di tahun-tahun mendatang.
Upaya Penanganan Stunting di Kecamatan Pelangiran
Berbagai langkah telah diambil di Kecamatan Pelangiran untuk menurunkan angka stunting, khususnya melalui perbaikan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan. Di antara langkah-langkah tersebut adalah:
1. Sosialisasi ASI Eksklusif melalui kelas untuk ibu hamil dan ibu balita.
2. Pendampingan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI).
3. Pendidikan gizi untuk ibu hamil.
4. Pemberian tablet tambah darah (TTD) bagi remaja putri di sekolah.
5. Penyuluhan mengenai pola makan sehat di sekolah.
6. Pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK).
7. Konseling inisiasi menyusui dini (IMD).
8. Program penyediaan air bersih dan sanitasi.
Meskipun demikian, terdapat faktor-faktor determinan yang masih menjadi kendala, seperti akses terhadap air bersih, kualitas jamban, dan perilaku merokok di lingkungan rumah. Selain itu, tantangan dalam meningkatkan kesadaran remaja putri untuk mengkonsumsi TTD secara teratur juga menjadi perhatian.
Perhatian Terhadap Kelompok Rentan
Kelompok sasaran berisiko yang perlu mendapatkan perhatian meliputi remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, serta bayi dan anak di bawah dua tahun. Pemenuhan hak untuk mendapatkan ASI eksklusif dan nutrisi yang memadai menjadi kunci dalam mencegah stunting.
Pemerintah Kecamatan Pelangiran berharap dukungan dari berbagai sektor untuk menangani dan mencegah bertambahnya angka balita stunting. Partisipasi aktif dari pemerintah desa/kelurahan juga diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pencegahan stunting secara terintegrasi.

Berita Lainnya
Pj Bupati Inhil Herman Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-78 Tahun 2024
Harapan Herman untuk Maju di Pilkada Inhil Terbuka Lebar, Ini Alasannya
Karang Taruna Riau Sosialisasikan Proker, Ketum Andri : Kreatif dan Inovatif!
Boleh Berbangga! Sungai Intan Nominasi Desa Anti Korupsi KPK Republik Indonesia
PKM Sungai Piring Lakukan Pemberian Obat Cacing untuk Anak SD
Pantau Keluarga Resiko Stunting, DP2KBP3A Inhil Gelar Minilok di Kuindra
Puskesmas Mandah Gelar Penyuluhan Sanitasi Lingkungan di Sekolah
Analisis Hasil Pengukuran Stunting Kecamatan Reteh Tahun 2022-2024
Wujudkan Swasembada Beras Pj Bupati Herman Launching Optimalisasi Lahan Kodim 0314 Inhil
Dinkes Inhil: Kenali 5 Tanda Kehamilan Normal
Raudatul Atfal dan MDTA Hj. Fatimah Ali Gelar Pelepasan Santri ke IV dan Wisuda 2023/2024 : Jadikan Prestasi!
Dinkes Inhil Paparkan Cara Cegah Anemia