• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • News Update

Inhil

Pakar Kelautan Kritisi Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG di Kabupaten Indragiri Hilir

Redaksi Exc.

Rabu, 17 Juni 2026 07:22:44 WIB
Cetak
Prof Assoc., Dr Amron

 

Marwah -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kecerdasan generasi muda Indonesia. Namun, pelaksanaan program tersebut di Kabupaten Indragiri Hilir mendapat sorotan dari Dr. Amron, Associate Professor bidang kelautan di Universitas Jenderal Soedirman, karena menu yang disajikan dinilai masih sangat jarang memanfaatkan ikan laut sebagai sumber protein utama.

 

Menurut pakar unsoed tersebut, kondisi ini cukup ironis mengingat Kabupaten Indragiri Hilir merupakan daerah pesisir yang memiliki akses terhadap sumber daya perikanan laut yang melimpah. Di wilayah seperti ini, ikan laut seharusnya menjadi komponen utama dalam menu MBG karena tersedia secara lokal, mudah diperoleh, dan memiliki nilai gizi yang sangat tinggi.

Akademisi yang merupakan putra daerah Inhil itu menegaskan bahwa ikan laut bukan sekadar sumber protein biasa. Berbagai jenis ikan laut seperti ikan kembung, layang, tongkol, tuna, tenggiri, selar, dan ikan karang mengandung protein berkualitas tinggi yang mudah dicerna serta memiliki komposisi asam amino esensial lengkap yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan anak usia sekolah.

Lebih penting lagi, ikan laut merupakan sumber alami asam lemak omega-3, terutama DHA (Docosahexaenoic Acid) dan EPA (Eicosapentaenoic Acid). Kedua senyawa tersebut berperan penting dalam perkembangan otak, pembentukan sel saraf, peningkatan daya ingat, serta kemampuan belajar anak. Kandungan ini tidak ditemukan dalam jumlah yang sama pada sebagian besar sumber protein hewani lainnya.

Lebih lanjut Dr. Amron menjelaskan bahwa tujuan utama MBG bukan hanya mengenyangkan peserta didik, melainkan membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu, pemilihan bahan pangan harus mempertimbangkan manfaat jangka panjang terhadap perkembangan kecerdasan dan kesehatan anak.

Menurutnya, apabila pemerintah ingin mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045, maka konsumsi ikan laut harus menjadi salah satu prioritas dalam program gizi nasional. Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memperoleh asupan omega-3 yang cukup memiliki kemampuan kognitif, daya konsentrasi, dan prestasi belajar yang lebih baik dibandingkan mereka yang kekurangan nutrisi tersebut.

Selain mendukung perkembangan otak, ikan laut juga kaya akan vitamin D, vitamin B12, selenium, yodium, fosfor, dan berbagai mineral penting lainnya. Nutrien tersebut berperan dalam pembentukan tulang, sistem kekebalan tubuh, fungsi hormon, serta metabolisme energi yang mendukung aktivitas belajar anak setiap hari.

Pengamat tersebut menilai bahwa daerah pesisir seperti Kabupaten Indragiri Hilir justru memiliki peluang besar untuk menjadikan ikan laut sebagai ikon menu MBG. Pemanfaatan hasil tangkapan nelayan setempat tidak hanya meningkatkan kualitas gizi peserta didik, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat pesisir.

Menurutnya, pendekatan ini akan menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara program MBG dan sektor perikanan. Ketika kebutuhan ikan untuk dapur MBG meningkat, permintaan terhadap hasil tangkapan nelayan juga akan bertambah sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Dalam pelaksanaan MBG, dia menyarankan agar ikan laut dihadirkan secara rutin dalam menu mingguan, baik dalam bentuk ikan segar, fillet ikan, bakso ikan, maupun berbagai produk olahan lainnya yang disukai anak-anak. Inovasi menu diperlukan agar konsumsi ikan laut menjadi lebih menarik tanpa mengurangi nilai gizinya.

Ia juga menekankan bahwa ikan laut seperti layang, kembung, tongkol, tuna dan pelagis lainnya memiliki kandungan omega-3 yang tinggi dengan harga relatif terjangkau. Dengan demikian, penggunaan ikan laut dalam MBG tidak hanya unggul dari sisi gizi, tetapi juga realistis dari sisi biaya, ketersediaan bahan baku, dan keberlanjutan program.

Karena itu, Dr. Amron mendorong pemerintah daerah dan pengelola MBG di Inhil untuk mengevaluasi komposisi menu yang selama ini disajikan. Menurutnya, daerah pesisir yang kaya sumber daya laut seharusnya menjadi pelopor pemanfaatan ikan laut dalam program MBG. "Ikan laut bukan sekadar bahan pangan, tetapi investasi strategis untuk meningkatkan kecerdasan, kesehatan, dan daya saing generasi Indonesia di masa depan. Jika tujuan MBG adalah mencetak generasi yang lebih cerdas, maka ikan laut harus menjadi salah satu menu prioritas utama," tegasnya.


 Editor : Hendro

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Inovasi PEJABAT ELITE: Terobosan Literasi dari Inhil untuk Masyarakat yang Lebih Cerdas dan Berdaya

Pejuang Subuh Kabupaten Indragiri Hilir Tutup Tahun 2025 dengan Suling Ke-672

Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo

Wujudkan Kebahagiaan Lebaran, Komunitas Sahabat Maryam Dan Dhuafa Riau Ajak Anak Yatim Belanja Baju Baru

Kick Off Perdana Turnamen Futsal SAHABAT HATI CUP 3 Organize by INHIL STORY Dimulai

Pemdes Sungai Intan Gotong Royong Pengecatan Jembatan Lintas Desa, Kompak!

KUA Tembilahan Gelar Penyuluhan Rashdul Kiblat dan Pelatihan Pengukuran Arah Kiblat Presisi

PWI Resmi Kembali Tempati Lantai 4 Gedung Dewan Pers

Peran Public Relations dalam Membangun Citra dan Kepercayaan Publik di Era Media Digital

DPD PW MOI Inhil Desak Pemkab Inhil Umumkan Rincian Mata Anggaran APBD Tahun 2026: Jangan Lagi Ada yang Ditutup-Tutupi

Pesan Menggelegar Ketua PDIP Inhil: Satu Barisan, Satu Tujuan, Jangan Biarkan Perjuangan Terpecah!

Densus 88 AT Polri Tembus Kemenag Inhil, Perkuat Benteng Cegah Paham Radikal Lewat Program 'RATAKAN'

Terkini +INDEKS

Anggota DPR RI Maruli Siahaan & KemenHAM Sumut Dorong Pelayanan Publik Berbasis HAM Kepada 300 Peserta

09 Agustus 2026
Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar
04 Agustus 2026
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
03 Agustus 2026
Komunitas Muda Peduli Sesama Resmi Hadir, Siap Wujudkan Aksi Nyata di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Sosial
03 Agustus 2026
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
01 Agustus 2026
Menembus Tembok Imunitas, PPWI Desak Mabes Polri Ambil Alih Kasus Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau
01 Agustus 2026
Korban Gigitan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Jadi 10 Orang, Tim Gabungan Sisir Permukiman Gunakan Perahu Karet
01 Agustus 2026
PT Astra International Tbk Dampingi Kanreapia lewat Literasi, Pertanian Organik, hingga Pelestarian Mata Air
31 Juli 2026
Densus 88 AT Polri Tembus Kemenag Inhil, Perkuat Benteng Cegah Paham Radikal Lewat Program 'RATAKAN'
31 Juli 2026
Pelayanan Publik Kementerian PU di Bawah Menteri Dody Hanggodo Raih IKM 89,76
30 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS


Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar

Dibaca : 766 Kali
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
Dibaca : 293 Kali
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Dibaca : 1075 Kali
Perjuangan Samsuri Daris Berbuah Hasil, Perbaikan jalan dan Jembatan di Parit Landang Dilanjutkan ke Parit Tamrak
Dibaca : 1233 Kali
Pasca Bupati Cup 2026, KONI Inhil Gelar Rapat Sekaligus Silahturahmi dengan ASKAB PSSI Inhil
Dibaca : 525 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved