Potensi Defisit 2024, Abdullah: Tak Ada Tunda Bayar di Era Syamsuar.
Pekanbaru - Alotnya pembahasan Badan Anggaran (Banggar) dan TAPD dalam mengevaluasi realisasi APBD 2024 dan membahas KUA PPAS RAPBD 2025, mengakibatkan dinamika penyelesaian pembahasan semakin menarik untuk disimak.
Abdullah, Sekretaris FPKS DPRD Provinsi Riau, salah satu anggota Banggar saat dihubungi pada Kamis (21/11/2024) menyebutkan bahwa pandangan2 tajam dari seluruh anggota banggar dimaklumi dalam rangka membuat penyusunan RAPBD 2025 semakin berkualitas.
Saat dicecar media, diakui Abdullah, banyak faktor yang menyebabkan adanya potensi defisit dan tunda bayar di tahun 2024 ini bisa terjadi. Namun kita masih melakukan pendalaman agar itu bisa dihindari. Disinggung tentang kondisi keuangan Pemprov Riau tahun-tahun sebelumnya, dia menjawab tidak pernah terjadi.
"Tidak mudah memang. Kita semua masih berusaha, khususnya di satu bulan terakhir ini (agar jangan sampai terjadi tunda bayar). Dan setau saya tunda bayar tak pernah terjadi selama pak Syamsuar jadi gubernur. Karena itu kita minta TAPD dan Pj. Gubernur memberikan perhatian serius dalam hal ini. Maka kita berharap agar terus dijaga." tegas politisi asal Pelalawan ini.

Berita Lainnya
Sambut Lebaran, Sambu Group Lanjutkan Tradisi di Kecamatan Pulau Burung
Harus Yakin dan Ikhlas Dalam Berdoa
Siap Dukung Anies Jadi Presiden, Edy Indra Kesuma Terima Mandat Pembentukan Relawan Tanjak
Para Oknum Jaksa Nakal Bakal Dicokok Satgas 53
Mahabbah dalam Rakerda PKS Inhil: Dipenuhi Pesan Cinta
Bupati Dan DPRD Inhil Setujui Ranperda Badan Permusyawaratan Desa
Mahmudin Serahkan SK Caretaker KNPI Mandah
Penuh Kedekatan H Herman Duduk Bersama Ibu-ibu Habsyi
Bahas Anggaran, Pemko Pekanbaru Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2024
Sungai Intan : H-1 Pendistribusian Logistik dan Kotak Suara Pemilu Rampung dan Berjalan dengan Lancar
PSU 31 TPS di Rohul, Adam Syafaat Soroti 4 Hal: Diantaranya Penetapan Bersama Data DPT
Siap Dukung Anies Jadi Presiden, Edy Indra Kesuma Terima Mandat Pembentukan Relawan Tanjak