• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Tren Stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu: Peningkatan, Penurunan, dan Strategi Penanganan

Redaksi Exc.

Sabtu, 21 September 2024 03:28:22 WIB
Cetak

INHIL - Kecamatan Tembilahan Hulu mencatatkan peningkatan signifikan kasus stunting dari 29 kasus pada tahun 2022 menjadi 54 kasus pada tahun 2023. Meski demikian, pada tahun 2024, terjadi penurunan prevalensi stunting sebesar 33,3%, dari 54 kasus menjadi 36 kasus. Di antara enam Desa/Kelurahan yang ada, Desa Pulau Palas menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari tahun 2022 hingga 2024. Sementara itu, Kelurahan Tembilahan Hulu mengalami sedikit peningkatan, dengan jumlah kasus naik dari 10 kasus pada 2023 menjadi 11 kasus pada 2024. Desa/Kelurahan lainnya justru berhasil menurunkan angka stunting dari 2023 ke 2024.

Secara umum, penurunan angka stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu menunjukkan bahwa program dan intervensi pencegahan stunting mulai memberikan hasil positif, meskipun belum sepenuhnya maksimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kerjasama dan komitmen seluruh pemangku kebijakan serta pelaksana program untuk memperkuat langkah-langkah yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan tepat sasaran dalam mengurangi prevalensi stunting di masa mendatang.

Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu meliputi:

1. Penyuluhan tentang ASI eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di kelas ibu hamil.

2. Penyuluhan kesehatan reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

3. Pelaksanaan Posyandu dengan pelayanan siklus hidup 5 tahapan.

4. Pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri.

5. Kunjungan rumah bagi ibu hamil berisiko tinggi dan balita dengan masalah gizi.

6. Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk ibu hamil berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi.

7. Inspeksi kesehatan lingkungan dan survei kualitas air minum rumah tangga.

8. Pemeriksaan kesehatan calon pengantin di KUA.

9. Pemberian vitamin A pada balita di Posyandu dan TK/Paud.

Namun, beberapa faktor determinan masih menjadi kendala dalam penurunan stunting, seperti:

1. Paparan Asap Rokok: Masih banyak balita terpapar asap rokok dari lingkungan keluarga, yang berdampak negatif pada kesehatan pernapasan dan daya tahan tubuh mereka.

2. Ketidaklengkapan Imunisasi: Banyak balita stunting belum mendapatkan imunisasi dasar, karena kekhawatiran orang tua terhadap efek samping imunisasi.

3. Tingkat Pendidikan Orang Tua yang Rendah: Kurangnya pemahaman tentang pentingnya nutrisi dan pola asuh menjadi penyebab masih tingginya kasus stunting.

4. Tidak Mendapat ASI Eksklusif: Beberapa anak stunting tidak diberikan ASI eksklusif, yang menyebabkan pertumbuhan dan gizi tidak optimal.

5. Pemberian Makanan Tambahan yang Tidak Tepat: Pemberian makanan yang tidak sesuai usia atau kurangnya asupan protein hewani juga berperan dalam meningkatnya kasus stunting.

6. Keterbatasan Akses Jamban Sehat dan Air Bersih: Kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti rumah tanpa jamban atau minimnya akses air bersih, memperburuk kesehatan dan gizi balita.

7. Penyakit Kronis atau Infeksi: Balita dengan penyakit kronis atau infeksi berpotensi mengalami gangguan penyerapan nutrisi, yang memperburuk kondisi stunting.

Dalam upaya mengatasi stunting, penyelesaian masalah determinan ini harus dilakukan secara menyeluruh, diiringi dengan perbaikan gizi balita. Dukungan dari UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, pemerintah kecamatan, dan berbagai sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat program pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi. Keterlibatan aktif pemerintah Desa/Kelurahan dalam mempercepat penurunan angka stunting juga sangat diharapkan.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Analisis Hasil Pengukuran Stunting di Kecamatan Kateman Tahun 2024

Wakil Bupati H. Sulaiman Hadiri Milad dan Wisuda YP Islam Almuhsinin di Rimba Melintang

Laskar Bhineka Nusantara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Suap Hakim oleh Wilmar Group, Syawal Udin: Tidak Ada Toleransi!

Dinkes Inhil Dorong Tingkatkan Kesehatan Bayi Melalui Skrining Hipotiroid Kongenital

Erisman Yahya Hadiri Pertemuan dengan Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara

Pj Bupati Hadiri Gelaran Maulid Nabi di Disdukcapil Inhil

Wakil Bupati Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025, Dalam Rapat Paripurna DPRD Rohil

Sinergi Media, Sambu Group Komitmen Peningkatan Ekosistem Kelapa di Inhil

Berikut Pejabat Baru di Jajaran polres Inhil

Dinkes Inhil Ajak Masyarakat Konsumsi Buah dan Sayur Setiap Hari

Simak! Kemenag Putuskan 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu, 22 April 2023

Prof Zudan: Korpri Berkomitmen Selesaikan Masalah Birokrasi Melalui Rakernas 2023

Terkini +INDEKS

Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru

02 Oktober 2026
Berbagi Pengalaman Langka, Pertagas Ajak Para Guru Dalam Panen Madu Lebah Trigona
01 Oktober 2026
Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi
01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 606 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 265 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1623 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 731 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 637 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved