• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Tren Stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu: Peningkatan, Penurunan, dan Strategi Penanganan

Redaksi Exc.

Sabtu, 21 September 2024 03:28:22 WIB
Cetak

INHIL - Kecamatan Tembilahan Hulu mencatatkan peningkatan signifikan kasus stunting dari 29 kasus pada tahun 2022 menjadi 54 kasus pada tahun 2023. Meski demikian, pada tahun 2024, terjadi penurunan prevalensi stunting sebesar 33,3%, dari 54 kasus menjadi 36 kasus. Di antara enam Desa/Kelurahan yang ada, Desa Pulau Palas menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari tahun 2022 hingga 2024. Sementara itu, Kelurahan Tembilahan Hulu mengalami sedikit peningkatan, dengan jumlah kasus naik dari 10 kasus pada 2023 menjadi 11 kasus pada 2024. Desa/Kelurahan lainnya justru berhasil menurunkan angka stunting dari 2023 ke 2024.

Secara umum, penurunan angka stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu menunjukkan bahwa program dan intervensi pencegahan stunting mulai memberikan hasil positif, meskipun belum sepenuhnya maksimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kerjasama dan komitmen seluruh pemangku kebijakan serta pelaksana program untuk memperkuat langkah-langkah yang lebih komprehensif, berkelanjutan, dan tepat sasaran dalam mengurangi prevalensi stunting di masa mendatang.

Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Tembilahan Hulu meliputi:

1. Penyuluhan tentang ASI eksklusif dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di kelas ibu hamil.

2. Penyuluhan kesehatan reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta gerakan masyarakat hidup sehat (Germas).

3. Pelaksanaan Posyandu dengan pelayanan siklus hidup 5 tahapan.

4. Pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri.

5. Kunjungan rumah bagi ibu hamil berisiko tinggi dan balita dengan masalah gizi.

6. Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal untuk ibu hamil berisiko kekurangan energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi.

7. Inspeksi kesehatan lingkungan dan survei kualitas air minum rumah tangga.

8. Pemeriksaan kesehatan calon pengantin di KUA.

9. Pemberian vitamin A pada balita di Posyandu dan TK/Paud.

Namun, beberapa faktor determinan masih menjadi kendala dalam penurunan stunting, seperti:

1. Paparan Asap Rokok: Masih banyak balita terpapar asap rokok dari lingkungan keluarga, yang berdampak negatif pada kesehatan pernapasan dan daya tahan tubuh mereka.

2. Ketidaklengkapan Imunisasi: Banyak balita stunting belum mendapatkan imunisasi dasar, karena kekhawatiran orang tua terhadap efek samping imunisasi.

3. Tingkat Pendidikan Orang Tua yang Rendah: Kurangnya pemahaman tentang pentingnya nutrisi dan pola asuh menjadi penyebab masih tingginya kasus stunting.

4. Tidak Mendapat ASI Eksklusif: Beberapa anak stunting tidak diberikan ASI eksklusif, yang menyebabkan pertumbuhan dan gizi tidak optimal.

5. Pemberian Makanan Tambahan yang Tidak Tepat: Pemberian makanan yang tidak sesuai usia atau kurangnya asupan protein hewani juga berperan dalam meningkatnya kasus stunting.

6. Keterbatasan Akses Jamban Sehat dan Air Bersih: Kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti rumah tanpa jamban atau minimnya akses air bersih, memperburuk kesehatan dan gizi balita.

7. Penyakit Kronis atau Infeksi: Balita dengan penyakit kronis atau infeksi berpotensi mengalami gangguan penyerapan nutrisi, yang memperburuk kondisi stunting.

Dalam upaya mengatasi stunting, penyelesaian masalah determinan ini harus dilakukan secara menyeluruh, diiringi dengan perbaikan gizi balita. Dukungan dari UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, pemerintah kecamatan, dan berbagai sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat program pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi. Keterlibatan aktif pemerintah Desa/Kelurahan dalam mempercepat penurunan angka stunting juga sangat diharapkan.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Terima Kunjungan Kerja KaKanwil Kementerian Agama Provinsi Riau

Simak! Kemenag Putuskan 1 Syawal Jatuh Pada Sabtu, 22 April 2023

Memperebutkan Hadiah Rp 120 Juta, Wabup SU Buka Turnament Sepak Bola PERSIBEN CUP TH 2023

Pj Bupati Inhil Herman Pimpin Upacara Hari Amal Bhakti Kementrian Agama ke-78 Tahun 2024

UPT Puskesmas Sungai Piring Gelar Prolanis di Desa Sungai Rawa

H.Fuad Ahmad,SH,MH.Calon Bupati Rohil Maju Untuk Rokan Hilir Tuk Lebih Baik

Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Wilayah UPT Puskesmas Sungai Piring

Jelang Idul Adha,95 KPM Terima Penyaluran BLT-DD Sungai Intan

Percepatan Penurunan Stunting, BKKBN Provinsi Riau; Galakkan Program BAAS

Pemkab Inhil Terima Pandangan Umum DPRD atas Pidato Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD

DPRD Inhil Agendakan Pengunduran Diri Bupati Inhil Pada Paripurna Ke-12

Dirjen PHU Kemenag RI Resmi Buka Orientasi dan Pembekalan PPIH Arab Saudi Terintegrasi 1446 H

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 397 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 358 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 506 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved