• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Pariwisata

Analisis Pengkuran Kasus Stunting Kecamatan Tembilahan Tahun 2024

Redaksi Exc.

Jumat, 20 September 2024 03:19:50 WIB
Cetak

INHIL – Kasus stunting di Kecamatan Tembilahan menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dari 41 kasus pada tahun 2022 menjadi 89 kasus pada tahun 2023. Meski demikian, ada sedikit penurunan di tahun 2024 menjadi 87 kasus. Dari 8 kelurahan di kecamatan tersebut, tiga kelurahan—Pekan Arba, Tembilahan Hilir, dan Sungai Beringin, mengalami kenaikan konsisten dari tahun 2022 hingga 2024, sementara kelurahan lain menunjukkan penurunan angka stunting dari tahun 2023 ke 2024.

Penurunan prevalensi ini sebagian besar didorong oleh berbagai upaya yang diterapkan oleh pemerintah dan lembaga kesehatan setempat. Program konvergensi percepatan pencegahan stunting, meskipun memberikan hasil positif, belum sepenuhnya efektif. Diperlukan tindakan lebih kuat, komprehensif, dan berkelanjutan untuk mengurangi angka stunting secara signifikan di masa mendatang.

Langkah-langkah Intervensi yang Dilakukan di Kecamatan Tembilahan

Beberapa intervensi yang telah dilakukan antara lain:

1. Penyuluhan gizi, ASI eksklusif, kesehatan reproduksi, dan perilaku hidup bersih.

2. Pelaksanaan kelas ibu hamil, Posyandu, dan layanan kesehatan lima siklus hidup.

3. Pemberian tablet tambah darah kepada ibu hamil dan remaja putri.

4. Kunjungan rumah bagi ibu hamil berisiko tinggi dan balita bermasalah gizi.

5. Pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal bagi ibu hamil dengan kekurangan energi kronis (KEK) dan balita bermasalah gizi.

6. Inspeksi kesehatan lingkungan, termasuk kualitas air minum, serta pemeriksaan laboratorium di depot air minum.

7. Pendampingan ASI eksklusif dan pemberian vitamin A pada balita.

Kecamatan Tembilahan juga memiliki program inovasi seperti "KECAP MANIS" (kelas pelayanan calon pengantin mandiri dan harmonis) dan "GEMAS" (Gerakan Remaja Sehat) oleh Puskesmas Tembilahan Kota, serta "Rupiah Gizi" (Rumah Pemulihan Gizi) dari Puskesmas Gajah Mada.

Faktor Kendala dalam Penanggulangan Stunting

Namun, berbagai faktor masih menjadi kendala dalam menurunkan angka stunting. Salah satu faktor utama adalah balita yang tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, dengan angka mencapai 72% (62 anak). Orang tua yang khawatir akan efek samping imunisasi menjadi salah satu penyebabnya. Paparan asap rokok di lingkungan rumah juga mempengaruhi, dengan 63,2% (55 anak) balita hidup dalam rumah dengan perokok aktif.

Rendahnya tingkat pendidikan orang tua turut mempengaruhi kurangnya pemahaman mereka mengenai pentingnya nutrisi dan pola asuh yang baik. Sekitar 47% ayah dan 46% ibu balita di Kecamatan Tembilahan memiliki tingkat pendidikan rendah. Faktor lain termasuk pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak sesuai standar, kurangnya pemahaman tentang stunting, tidak memberikan ASI eksklusif, hingga kondisi lingkungan yang kurang sehat, seperti tidak memiliki jamban dan akses air bersih.

Perlu Pendekatan Holistik

Untuk mengatasi masalah stunting di Kecamatan Tembilahan, diperlukan pendekatan yang lebih holistik. Edukasi kepada orang tua, perbaikan sanitasi lingkungan, serta peningkatan akses gizi dan kesehatan sangat diperlukan. Dengan kolaborasi lintas sektor dan masyarakat, diharapkan angka stunting dapat diturunkan lebih signifikan di tahun-tahun mendatang.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Parah! Pengrusakan Baleho Herman - Yuliantini di Billboard Resmi Parit 6 Tembilahan Hulu dan Lokasi lain, Ulah Siapa?

Tampilkan Batik Khas Inhil, Fashion Show Wastra Indragiri Hilir Berlangsung Meriah

Tingkatkan Kualitas SDM, Disparporabud Inhil Gelar Pelatihan Kelompok Sadar Wisata

Survei VOXinstitute Pilkada Inhil, Pasangan Herman - Yuliantini Jauh Ungguli Paslon Lain

DPP Demokrat Serahkan Rekom Pasangan Ustadz Suhaidi dan H. Syamsuddin Uti di Pilkada Inhil.

Dinkes Inhil Gelar Sosialisasi Buku KIA

Haji Herman dan Yuliantini Gali Aspirasi Masyarakat untuk Membangun Inhil yang Lebih Baik dan Tekankan Pentingnya Menjaga Kebhinekaan

Dinkes Inhil: Olahraga Dapat Mencegah Osteoporosis

Speedboat Macet di Kuala Lahang, Warga Tunggu Kehadiran Haji Herman Hingga Malam

Survei VOXinstitute Pilkada Inhil, Pasangan Herman - Yuliantini Jauh Ungguli Paslon Lain

Jumat Sore, Dijadwalkan Pj Bupati Inhil yang Baru akan Dilantik

Air Terjun Tembulon Ruso, Destinasi Wisata Inhil yang Harus Dikunjungi

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 397 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 358 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 506 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved