PKS Pertanyakan Janji Presiden Tentang Swasembada Kedelai Sejak 2016 Lalu
Marwahrakyat.com, Jakarta -- Ketua Bidang Tani dan Nelayan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Riyono menuturkan swasembada kedelai sejak 2016 yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi gagal diwujudkan.
"Kelangkaan kedelai dan mahalnya bahan baku pada awal 2021 bukanlah masalah baru. Sejak janji Jokowi pasca terpilih sebagai Presiden 2014 - 2019 yang berjanji 2016 akan swasembada kedelai sampai sekarang tidak terbukti. Memang mudah membuat janji dan aturan, faktanya pemerintah gagal mewujudkan," sesal Riyono, Kamis (17/02/2022).
Riyono memaparkan sejak awal tahun 2020 hingga bulan Oktober menurut data BPS, Indonesia sudah mengimpor sebanyak 2,11 ton kedelai dengan total transaksi sebesar US$ 842 juta atau sekitar Rp 11,7 triliun (kurs Rp 14.000/US$). Selain itu pada 2016 sampai 2018 impor kedelai pun terus meningkat. Di tahun 2018 impor kedelai mencapai 2,58 juta ton kemudian jumlahnya naik di tahun 2019 menjadi 2,67 juta ton.
Riyono melanjutkan bahwa ketergantungan kepada kedelai impor membuat pemerintah tidak fokus dan serius mengurus petani kedelai.
"Jika 70-80% kebutuhan kedelai dari impor maka petani akan semakin terjepit dan malas berproduksi. Perkiraan produksi kedelai tahun 2019 sebesar 358.627 ton dan 2020 ditargetkan meningkat 7 persen menjadi 383.371 ton. Padahal kebutuhan kedelai nasional kita rata - rata 2.5 juta ton per tahun," papar Riyono.
Mengutip data Kementerian Pertanian yang mengacu pada Badan Pusat Statistik (BPS), luas lahan kedelai 2018 mencapai 680.373 hektare dengan produksi 982.589 ton, sedangkan pada tahun 2017 luas lahan mencapai 355.799 ha dan produksi 538.728 ton dan tahun 2016 luas lahannya 576.987 ha dan volume produksi 859.653, imbuh Riyono.

Berita Lainnya
Anggota DPR PKS Kritik Rencana Kenaikan Tarif Tol: Masyarakat Butuh Ruang Bangkitkan Ekonomi
Kapolri Ajak Semua Angkatan Akpol Mempercepat Vaksinasi
Pakar Pidana : Pasal Penghinaan Presiden Tak Boleh Multitafsir
FPKS: Perbanyak Subsidi Gas 3 Kg untuk Masyarakat
Warga Surabaya dan Sidoarjo Kompak Angkat Kisah Haru Silaturahmi Adies Kadir di Media Sosial
PT Astra International Dorong Generasi Muda NTB Ciptakan Perubahan Lewat SATU Indonesia Awards
Gelar Bakti Sosial dan Launching Buku, Kejari Inhil Peringati Hari Adhiyaksa ke-60 Serentak Senusantara
Kapolri : Momentum HUT RI jadi Upaya Percepat Vaksinasi
Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata, Poltekpar Makassar Dan Breda University Belanda Sepakat Kerjasama
Phablet paling tipis Samsung siap lahir dengan bodi full logam
10-besar Mega Korupsi Indonesia dengan Kerugian Triliunan Rupiah
Bahas Persiapan PSBK, Bupati Inhil Pimpin Rakor Satgas Covid-19