• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Tokoh
  • Inhil

Generasi Anti Cemas: Teknologi Telah Menjajah Kita

Redaksi Exc.

Rabu, 08 Oktober 2025 20:44:19 WIB
Cetak

Dr. H. Agus Maulana

Marwahrakyat.com, INHIL - Di tengah derasnya arus digitalisasi global, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan besar terhadap kesehatan mental mereka. Data menunjukkan bahwa Gen Z lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres dibandingkan generasi sebelumnya.

*Dampak Penjajahan Digital*

Penjajahan digital telah menyebabkan krisis kesehatan mental dan pergeseran nilai yang mengancam fondasi kebangsaan. Gawai, internet, dan media sosial yang awalnya merupakan alat konektivitas dan informasi telah bertransformasi menjadi penjajah mental dan budaya yang bekerja secara halus dan masif.

*Solusi*

Indonesia memiliki sumber daya unik yang sudah tertanam kuat sejak dahulu kala untuk menghadapi krisis ini: Agama dan Budi Pekerti Luhur. Inilah yang dapat menciptakan Generasi Anti Cemas.

1. *Agama sebagai Penyangga Psikologis*: Agama memberikan tujuan hidup, komunitas spiritual, dan disiplin ritual yang melatih regulasi emosi dan self-control.
2. *Agama sebagai Sumber Ketenangan Batin*: Ajaran agama memberikan fondasi nilai yang mengajarkan tentang rasa syukur, penerimaan, dan pentingnya fokus pada inner-self.
3. *Budi Pekerti Luhur sebagai Penguat Hubungan Manusia*: Budi pekerti mengajarkan sopan santun, menghormati orang tua dan guru, serta berinteraksi secara santun.

*Rekomendasi*

1. *Keluarga sebagai Benteng Pertama*: Orang tua perlu menerapkan digital parenting berbasis nilai dan mengajarkan etika digital melalui contoh dan dialog.
2. *Sekolah sebagai Pusat Pembentukan Karakter*: Kurikulum harus mengintegrasikan pendidikan budi pekerti dan literasi digital kritis.
3. *Masyarakat dan Kebijakan Publik*: Pemerintah perlu mendukung gerakan AnakSehatDigital dengan regulasi usia penggunaan media sosial dan kampanye nasional berbasis nilai lokal.

*Kesimpulan*

Masa depan generasi muda Indonesia bergantung pada kemampuan kita untuk menguasai teknologi dengan berlandaskan nilai luhur. Menciptakan Anti-Anxiety Generation bukanlah dengan menolak teknologi, melainkan dengan menanamkan kedisiplinan digital yang berakar pada keimanan dan budi pekerti.


 Editor : Fl

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Dr. Sahrudin Tegaskan Benang Merah Sinkronisasi Data adalah Akta Kelahiran

KPK Usut Green House SYL

Nyimak Alasan Haji Herman Maju Pilkada Inhil

DR. Muhammad Nurul Huda,SH.,MH: Riau Harus Berbenah Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

Bati Tuud Koramil 09/Lgm, Dengan Materi Belneg Diharapkan Pemuda Handal Di Bidangnya

Tiada Masa Depan Tanpa Hari Kemarin

Said Abdul Azis: Ba'da Workshop Jurnalis, Penyuluh Makin Lihai Buat Artikel

Dr. Sahrudin Tegaskan Benang Merah Sinkronisasi Data adalah Akta Kelahiran

DLH Pelalawan Terkesan Pandang Enteng Surat FORMASI RIAU

REMPANG DITANGAN OLIGARKI

FORMASI RIAU Rilis Rapor Merah Kadis LH Rohil, KASN Harap Proses

Indonesia Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 397 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 358 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 506 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved