• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Tokoh
  • Inhil

Generasi Anti Cemas: Teknologi Telah Menjajah Kita

Redaksi Exc.

Rabu, 08 Oktober 2025 20:44:19 WIB
Cetak

Dr. H. Agus Maulana

Marwahrakyat.com, INHIL - Di tengah derasnya arus digitalisasi global, generasi muda Indonesia menghadapi tantangan besar terhadap kesehatan mental mereka. Data menunjukkan bahwa Gen Z lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres dibandingkan generasi sebelumnya.

*Dampak Penjajahan Digital*

Penjajahan digital telah menyebabkan krisis kesehatan mental dan pergeseran nilai yang mengancam fondasi kebangsaan. Gawai, internet, dan media sosial yang awalnya merupakan alat konektivitas dan informasi telah bertransformasi menjadi penjajah mental dan budaya yang bekerja secara halus dan masif.

*Solusi*

Indonesia memiliki sumber daya unik yang sudah tertanam kuat sejak dahulu kala untuk menghadapi krisis ini: Agama dan Budi Pekerti Luhur. Inilah yang dapat menciptakan Generasi Anti Cemas.

1. *Agama sebagai Penyangga Psikologis*: Agama memberikan tujuan hidup, komunitas spiritual, dan disiplin ritual yang melatih regulasi emosi dan self-control.
2. *Agama sebagai Sumber Ketenangan Batin*: Ajaran agama memberikan fondasi nilai yang mengajarkan tentang rasa syukur, penerimaan, dan pentingnya fokus pada inner-self.
3. *Budi Pekerti Luhur sebagai Penguat Hubungan Manusia*: Budi pekerti mengajarkan sopan santun, menghormati orang tua dan guru, serta berinteraksi secara santun.

*Rekomendasi*

1. *Keluarga sebagai Benteng Pertama*: Orang tua perlu menerapkan digital parenting berbasis nilai dan mengajarkan etika digital melalui contoh dan dialog.
2. *Sekolah sebagai Pusat Pembentukan Karakter*: Kurikulum harus mengintegrasikan pendidikan budi pekerti dan literasi digital kritis.
3. *Masyarakat dan Kebijakan Publik*: Pemerintah perlu mendukung gerakan AnakSehatDigital dengan regulasi usia penggunaan media sosial dan kampanye nasional berbasis nilai lokal.

*Kesimpulan*

Masa depan generasi muda Indonesia bergantung pada kemampuan kita untuk menguasai teknologi dengan berlandaskan nilai luhur. Menciptakan Anti-Anxiety Generation bukanlah dengan menolak teknologi, melainkan dengan menanamkan kedisiplinan digital yang berakar pada keimanan dan budi pekerti.


 Editor : Fl

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Anggota Komisi V Minta Presiden Turun Tangan dan Tegas Hentikan Masuknya TKA Asing Saat Pandemi

Pudarnya Republikanisme pada Preferensi Demokrasi Indonesia

SUKSESKAN TMMD KE 105 KODIM 0313/KPR BABINSA KORAMIL 09/LGM GORO BERSAMA WARGA

Sinergi Masyarakat Desa Balung Dan Satgas TNI TMMD Membangun 5 Jembatan Penghubung

Ahok: Kok DPRD takut banget sih sama saya?

Mengukir Sejarah dan Mempengaruhi Perubahan

Lucunya Komunikasi Politik Swedia dan Power Turki di Dunia Islam

Pentingnya Gaya Hidup Terhadap Kesehatan Jantung

Surat Permohonan Penertiban 1 Juta Hektar Lahan di Riau Akan Melayang

Penggiat Literasi Rokan Hulu Diskusi Literasi tentang Menulis Berita

Sinergi Masyarakat Desa Balung Dan Satgas TNI TMMD Membangun 5 Jembatan Penghubung

Honda BR-V Misty Green Pearl Diperkenalkan Ke Publik

Terkini +INDEKS

Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru

02 Oktober 2026
Berbagi Pengalaman Langka, Pertagas Ajak Para Guru Dalam Panen Madu Lebah Trigona
01 Oktober 2026
Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi
01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 603 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 262 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1616 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 726 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 634 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved