• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Publikasi Hasil Pengukuran Stunting di Kecamatan Sungai Batang Tahun 2024

Redaksi Exc.

Selasa, 17 September 2024 02:59:50 WIB
Cetak

INHIL – Hasil terbaru menunjukkan bahwa jumlah balita stunting di Kecamatan Sungai Batang mengalami peningkatan dari 12 kasus pada tahun 2022, menjadi 15 kasus pada tahun 2023, dan 16 kasus pada tahun 2024. Meskipun demikian, terdapat tren positif dari segi penurunan persentase, yang menunjukkan adanya dampak konvergensi program intervensi percepatan pencegahan stunting.

Pemerintah Kecamatan Sungai Batang bekerja sama dengan UPT Puskesmas Banteng telah melaksanakan berbagai program untuk menangani masalah stunting, antara lain:

1. Penyuluhan kesehatan reproduksi, KB, dan pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan.

2. Pendampingan ASI eksklusif, kunjungan kepada ibu hamil KEK, dan balita dengan masalah gizi.

3. Pelatihan pemberian makan tambahan berbahan pangan lokal bagi kader kesehatan.

4. Pemberian tablet tambah darah untuk ibu hamil dan remaja putri.

5. Pembinaan pelaksanaan aksi bergizi di sekolah-sekolah SMP dan SMA.

6. Sosialisasi 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

7. Partisipasi dalam program imunisasi seperti Crash Program Polio, BIAN, Kejar, dan PIN Polio Tahap 1 dan 2.

8. Penetapan Bunda PAUD dan orang tua asuh stunting.

9. Komitmen percepatan Open Defecation Free (ODF)/Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

Meskipun banyak upaya yang telah dilakukan, terdapat beberapa faktor determinan yang masih menjadi kendala dalam perbaikan status gizi balita di Kecamatan Sungai Batang:

1. Imunisasi Dasar yang Tidak Lengkap

Sebanyak 35,7% balita stunting (5 anak) di kecamatan ini tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Ketidaklengkapan imunisasi membuat anak rentan terhadap penyakit yang mempengaruhi status gizi dan pertumbuhan.

2. Paparan Asap Rokok

Seluruh balita stunting (14 anak) terpapar asap rokok dari perokok aktif di dalam rumah. Paparan ini berdampak buruk pada kesehatan pernapasan dan memperburuk kondisi stunting.

3. Rendahnya Tingkat Pendidikan Orang Tua

Tingkat pendidikan orang tua balita masih rendah, dengan 61,5% ayah dan 57,1% ibu balita yang memiliki tingkat pendidikan terbatas. Rendahnya pendidikan ini mengakibatkan kurangnya pemahaman terkait pentingnya nutrisi dan pola asuh yang baik untuk mencegah stunting.

4. Tidak Mendapatkan MP-ASI yang Memadai

Sebanyak 21,4% balita stunting (3 anak) belum mendapatkan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang sesuai standar, sehingga mengakibatkan kekurangan gizi.

5. Minimnya Pemahaman Tentang Stunting

Sebanyak 64,28% orang tua balita (9 orang) belum memahami pentingnya gizi seimbang dalam pola makan anak, yang memperburuk kondisi stunting.

6. ASI Eksklusif yang Tidak Diberikan

Sebagian besar anak stunting (50% atau 7 anak) tidak mendapatkan ASI eksklusif, padahal ini penting untuk pertumbuhan optimal.

7. Ketersediaan Jamban Sehat yang Kurang

Sebanyak 28,57% balita (3 anak) tinggal di rumah tanpa fasilitas jamban sehat, yang meningkatkan risiko infeksi dan memperburuk status kesehatan mereka.

8. Kurangnya Akses Air Bersih

Sebanyak 28,57% balita (3 anak) juga kekurangan akses terhadap air bersih, yang memperburuk status kesehatan mereka.

Upaya percepatan pencegahan stunting di Kecamatan Sungai Batang menunjukkan hasil yang menjanjikan, namun kerja sama lintas sektor dan komitmen dari semua pemangku kebijakan sangat diperlukan untuk mencapai hasil yang lebih baik di masa depan.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Puskesmas Sungai Piring Laksanakan BIAS di MI Al-Rasyid

PJ Erisman Pimpin Rapat OPD di Kediaman

Peningkatan dan Penurunan Prevalensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah,

Analisis Data Pengukuran Stunting Kelurahan Kampung Baru Tahun 2022 - 2024

Ust Abdul Somad Kunjungi Yayasan Insan Penghafal Qur'an Indonesia Pulau Palas

Tarhib Ramadhan: Muhammadiyah Gelar Perlombaan Dan Tabligh Akbar, Untuk Raih Keberkahan Bulan Suci Ramadhan.

Dinkes Inhil: Tanda-Tanda Kehamilan Normal pada Ibu Hamil

Padri Anggota DPRD Rohil Bersama Pihak Pemda Tinjau Titik Banjir

Kadinkes Inhil Hadiri Malam Resepsi Puncak Milad ke-59 Kabupaten Indragiri Hilir

Pelaksanaan Posyandu Rambutan (Air Hitam) Kelurahan Sungai Piring

Peningkatan dan Penurunan Prevalensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah,

Seru! PJ Bupati Inhil Terima Kunjungan Anak-anak PAUD di Kediaman

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 368 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 349 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 502 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved