• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Fokus Riau

Longterm News Inhil

Indragiri Hilir, “Negeri Seribu Parit, Hamparan Kelapa Dunia”

Redaksi Exc.

Rabu, 01 Februari 2023 06:52:11 WIB
Cetak
Bupati inhil

 

Marwahrakyat.com , AK PWI PUSAT 2023 -   Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, adalah negeri “nyiur melambai”. Maksudnya, sejauh mata memandang, kabupaten ini ditumbuhi  oleh pahon kelapa. 

 

Lebih dari 60 persen wilayah darat kabupaten ini adalah kebun kelapa. “Tak heran  Kabupaten Indragiri Hilir dijuluki ‘Negeri Seribu Parit, Hamparan Kelapa Dunia’,” ujar Bupati Indragiri Hilir H.M. Wardan saat memberikan presentasi di depan Tim Juri Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2023 beberapa waktu lalu. 

 

Luasnya kebun kelapa rakyat di Inhil  bagi Wardan adalah anugerah yang memberinya motivasi kuat untuk  terus berupaya agar potensi tersebut dimanfaatkan dengan maksimal. Bahkan ia merasa bangga Inhil terkenal dengan kelapanya.

 

Salah satu gebrakan Wardan adalah menyelenggarakan  Festival Kelapa Internasional (FKI) di Indragiri Hilir pada 2017. Kabupaten ini  mendapat kepercayaan sebagai daerah pertama yang menjadi penyelenggaraan FKI.

 

Festival ini dihadiri delegasi dari Malaysia, Belanda, Singapura, Thailand, India, Sri Langka, Tiongkok, dan sejumlah pemerintah daerah penghasil kelapa di Indonesia.

 

“Kendati FKI telah berakhir tapi kerja belum selesai, berbagai inovasi, regulasi dan

kebijakan terus digencarkan  demi berkembangnya budidaya tanaman kelapa dan  peningkatan kesejahteraan petani,” tekad Bupati Wardan yang bangga mengenakan tanjak kelapa.  

 

Selain itu, demi kelapa Bupati Wardan  pun kerap melakukan ekspose baik di tingkat nasional ataupun kepada tamu dari negara luar terkait potensi kelapa di Inhil.  

 

Ia memang mempunyai impian besar tentang  kelapa. Ia berencana membangun museum kelapa, mendirikan politeknik perkebunan kelapa, satu rumah satu produk kelapa, dan agrowista kelapa. Muaranya untuk kesejahteraan masyarakat Inhil  dengan tagline   “Kelapa Menjulang  Masyarakat Gemilang”. 

 

Sejarah Panjang

Sejarah kelapa di Indragiri Hilir ternyata panjang. Kelapa sudah mulai dikenal sejak zaman Hindia Belanda. Kabupaten ini  dikenal sebagai penghasil kelapa terkemuka, bahkan sampai saat ini.  

 

Pada tahun 1918, Mufti Indragiri Tuan Guru Syekh Abdurrahman Shiddiq bersama keluarga dan muridnya membuat parit-parit untuk mengatur sirkulasi air pasang dan surut air laut. Kita mengenalnya sekarang  sebagai sistem kanalisasi.

 

Parit atau kanal berfungsi menyuplai kebutuhan air bagi tanaman  kelapa agar tidak kekurangan air saat kemarau dan tidak terendam saat air pasang atau hujan. Kanal juga digunakan sebagai sarana pengangkut kelapa. Sejak saat itu, sistem kanalisasi secara turun temurun dilakukan oleh masyarakat dan perkebunan kelapa mulai menghasilkan produksi yang meningkat. 

 

Sampai saat ini, bagi masyarakat Indragiri Hilir kelapa tak hanya sebagai primadona sumber ekonomi masyarakat, tapi lebih dari itu. Kelapa menjadi identitas dan jati diri Kabupaten Indragiri Hilir hingga dijuluki “Negeri Seribu Parit, Hamparan Kelapa Dunia”.

 

Jadi, kelapa adalah denyut kehidupan penduduk Indragiri Hilir. Kalau ada masalah dengan kelapa, mereka langsung risau. Mereka memang hidup dari dan bergantung pada kelapa. 

 

“Pernah datang sekitar 50 orang petani kepala menemui saya. Mereka datang sambil menangis. Mereka katakan, tak bisa lagi menyekolahkan anak. Tak bisa lagi berusaha karena kebun kelapa mereka rusak akibat hama kumbang. Saya sedih sekali mendengar cerita ini,” ujar  Wardan.  

 

“Semua akan saya lakukan agar petani kelapa di Indragiri Hilir sejahtera. karena saya dulunya anak petani yang kini jadi Bupati,” janjinya dan itu ia laksanakan dan wujudkan dalam sejumlah peraturan daerah yang dapat menjamin kedaulatan kepala. 

 

Misalnya,  Keputusan Bupati Indragiri Hilir tahun 2019 tentang penetapan  pakaian Melayu dan tanjak dari kelapa pada tiap Jumat bagi ASN di lingkungan Pemkab Indragiri Hilir. 

 

Bila kehidupan penduduk Kabupaten Indragiri Hilir sangat bergantung pada pohon kelapa, memang wajar. Pohon kelapa disebut-sebut sebagai “pohon kehidupan”.

 

Dikatakan demikian, karena dari akar sampai pucuk daun pohon kelapa semuanya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Daun kelapa, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk atap rumah, ketupat, janur, dan sapu lidi.

 

Dari buahnya, masyarakat mendapatkan air kelapa yang sangat bermanfaat sebagai pengganti ion tubuh. Daging buahnya selain untuk es kelapa muda, buah yang tua dapat dijadikan minyak kelapa yang manfaatnya banyak. 

 

“Produksi dari buah kelapa ini banyak. Selain santan juga ada, VCO, coco fiber, Nata De Coco, Kara, Dydor Coco, carbon, briket, dan gula,” jelas Bupati Wardan yang bangga dipanggil  sebagai “bupati kelapa”.

 

Tempurung kelapa selain untuk arang, juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan. Sedangkan serabutnya dapat dimanfaatkan untuk cocofit dan coco fiber. 

 

Batang kelapa bisa dijadikan bahan bangunan. Mutunya bagus.  Batang kelapa juga dapat digunakan untuk perabot rumah tangga dan kerajinan. Akarnya ternyata berkhasiat sebagai obat dan juga untuk kerajinan dan pewarna makanan. 

 

Seni Budaya Berbasis Kelapa

Bupati Wardan juga mendorong lahirnya seni budaya yang berbasis kelapa. Misalnya,  Keputusan Bupati Indragiri Hilir tahun 2019 tentang penetapan  pakaian Melayu dan tanjak dari kelapa pada tiap Jumat bagi ASN di lingkungan Pemkab Indragiri Hilir. 

 

Kelapa telah pula memberi inspirasi  seni  kepada penduduk Indragiri Hilir.  Sebut saja adanya tanjak kepala khas kabupaten itu. Lalu ada kegiatan budaya seperti tarian kelapa, prosesi tepung tawar, dan pembuatan batik tulis motif kelapa khas Indragiri Hilir.  

 

Selain FKI, event lain yang berkaitan dengan kelapa dari Inhil yang telah mendunia adalah terciptanya dua rekor MURI, yaitu rekor MURI sajian 500 jenis makanan berbahan kelapa dan rekor MURI meminum serentak 10.000 butir kelapa muda.

 

Maka, tak berlebihan bila komponis Ismail Marzuki memuji Indonesia sebagai negeri nyiur melambai dalam lagunya “Rayuan Pulau Kelapa” sebagai bukti tanah yang makmur. Kabupaten Indragiri Hilir di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Wardan telah membuat nama kabupaten itu mendunia karena kelapa.* ( Ys)

 

Sumber foto :

1. Bupati Inhil H.M. Wardan (tengah)bersama tim juri. Dari kiri: Agus Dermawan T, Yusuf Susilo Hartono, Nungki Kusumastuti, Atal.S.Depari dan Ninok Leksono. (Foto: Malik PWI)

2. H.M. Wardan dan pernyataannya. (Desain: Iwan Gimbal, Foto: Malik)

3. Terbiasa memanjat pohon kelapa dan mengambil buahnya. (Sumber foto: Diskominfopers Inhil)

4  H.M. Wardan (kaos kuning) bersama warga nganyut kelapa.(Sumber foto: Diskominfopers Inhil)

5. Bupati H.M. Wardan saat paparan tentang kelapa di depan tim Juri. (Sumber foto: Diskominfopers Inhil).


 Editor : Hendro

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Gaspol Tiga Agenda! Kwaran Tembilahan Hulu Gelar Pesantren Ramadhan, Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama

Pemkab Inhil Dukung ‘Program Simpanan Pelajar’ Melalui Aksi Riau Menabung Kreasimuda

Gelar Musda ke-4, Abdul Rasyid Pimpin KAHMI Inhil 2022-2027

Ikbal Sayuti Kembali Pimpin PPP Riau Periode 2025–2030, Terima SK Langsung dari Ketua Umum

Ribuan Slop Rokok Ilegal Berhasil Digagalkan Satpolairud Polres Inhil

DPC Apdesi Inhil Hadiri Pelantikan Apdesi Riau, Ahmad Efendi : Tahniah!

Merasa Terintimidasi, Bekas Selingkuhan Berpesan pada Istri AH

Koordinasi, Sinkronisasi dan Penyelenggaraan Peningkatan Kapasitas Daya saing Wirausaha Muda Provinsi (Pembekalan dan Pemagangan) Tahun 2021

Parpol PPP Turut Serta Lakukan Penyemprotan Masif di Tembilahan

Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD

Kampar Junior FA U-9 Bungkam SSB Mandala 4-0, Juara Festival MU Sumatera Cup!

Kongres Masjid Pemberdaya, Tingkatkan Peran Masjid Entas Kemiskinan

Terkini +INDEKS

Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas

09 Juni 2026
Tengok! Panitia Rilis Jadwal Resmi Bupati Cup, 64 Tim Berlaga di Stadion Beringin
08 Juni 2026
DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir Jajaki Sinergi Strategis Bersama Bawaslu Inhil
08 Juni 2026
Hj. Katerina Susanti dan Duta Ekonomi Syariah STAI Auliaurrasyidin Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif Inhil
06 Juni 2026
PPWI Inhil Minta Pemda Inspeksi Seluruh Dapur MBG, Pastikan Pengelolaan Limbah Sesuai Standar
06 Juni 2026
Ekonomi Syariah STAI Auliaurrasyidin dan Duta Ekonomi Syariah Sinergi dengan DPAD Inhil untuk Penguatan Budaya Literasi Ekonomi Syariah
05 Juni 2026
Super Badik akan Meriahkan Bupati Cup Inhil 2026
05 Juni 2026
Sepakat Mufakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
04 Juni 2026
Ahmad Ependi Sei. Intan Serahkan Insentif RT RW dan KPM Kesehatan
04 Juni 2026
Pergantian Tampuk Kepemimpinan BGN: Antara Badai Kepercayaan Publik, Kompetensi Akademis, dan Degradasi Moral Birokrasi
03 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS


Tengok! Panitia Rilis Jadwal Resmi Bupati Cup, 64 Tim Berlaga di Stadion Beringin

Dibaca : 687 Kali
Hj. Katerina Susanti dan Duta Ekonomi Syariah STAI Auliaurrasyidin Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Ekonomi Kreatif Inhil
Dibaca : 436 Kali
Sepakat Mufakat! Kecamatan Pulau Burung Tuntaskan Tapal Batas Desa, Jadi Percontohan di Inhil
Dibaca : 528 Kali
Bank Mini Syariah STAI Auliaurrasyidin Potong Dua Ekor Sapi Kurban
Dibaca : 342 Kali
Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar
Dibaca : 572 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved