• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Peningkatan dan Penurunan Prevalensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah,

Redaksi Exc.

Rabu, 18 September 2024 03:05:12 WIB
Cetak

INHIL -Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mencatat dinamika prevalensi stunting dari tahun 2022 hingga 2024. Pada tahun 2022, kasus stunting berada di angka 2,1%, meningkat menjadi 2,9% pada tahun 2023. Namun, tahun 2024 menunjukkan penurunan angka stunting menjadi 2,4%. Dari delapan desa yang ada di kecamatan tersebut, Desa Sungai Nyiur dan Desa Sungai Laut mengalami penurunan prevalensi yang signifikan selama periode 2022 hingga 2024.

Penurunan ini mencerminkan efektivitas program konvergensi dan intervensi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk mempercepat pencegahan stunting. Meskipun demikian, masih diperlukan langkah-langkah strategis agar penurunan prevalensi stunting lebih signifikan dan berkelanjutan.

Upaya Penanganan Stunting di Kecamatan Tanah Merah

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Tanah Merah. Beberapa program yang dilakukan, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) anak, antara lain:

1. Pelatihan pencegahan dan penanggulangan stunting setiap tahun.

2. Penyuluhan dan sosialisasi ASI eksklusif serta Inisiasi Menyusu Dini (IMD) melalui kelas ibu hamil dan kelas balita setiap tiga bulan.

3. Pemberian daun kelor kepada ibu hamil sebagai inovasi puskesmas setiap bulan.

4. Pengusulan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi anak-anak stunting yang diterima ibu balita setiap bulan.

5. Usulan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan berupa susu dan bantuan lain selama tiga bulan pemantauan.

6. Kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) secara mingguan.

7. Pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dan PMT mitra setiap hari selama pemantauan.

8. Penyediaan MP-ASI bagi anak-anak setiap tiga bulan.

9. Pendampingan pengurusan BPJS atau pencantuman anak dalam Kartu Keluarga (KK) melalui desa dan puskesmas.

 

Faktor Penghambat Penanganan Stunting

Namun, sejumlah faktor masih menjadi kendala dalam penanganan stunting di Kecamatan Tanah Merah:

1. ASI Eksklusif: Sebanyak 12 anak stunting tidak mendapatkan ASI eksklusif karena kurangnya pengetahuan ibu atau ASI yang tidak keluar.

2. Imunisasi Dasar Lengkap: Dari 22 anak stunting, 4 di antaranya tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yang dapat mempengaruhi kekebalan tubuh dan risiko stunting.

3. Paparan Asap Rokok: Sebanyak 18 anak stunting terpapar asap rokok, yang diketahui dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting bagi pertumbuhan.

4. Higiene dan Sanitasi Lingkungan: Empat anak stunting tidak memiliki akses air bersih, dan air yang mereka konsumsi berasal dari air hujan.

5. Gizi pada Balita: Sembilan anak stunting mengalami kekurangan asupan gizi seimbang, yang berdampak langsung pada perkembangan mereka.

6. Penyakit Infeksi: Penyakit infeksi seperti diare, ISPA, dan TB paru menjadi tantangan dalam penanganan stunting di Kecamatan Tanah Merah.

Meskipun berbagai program dan intervensi telah dilakukan, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mencapai penurunan prevalensi stunting yang lebih signifikan di masa mendatang.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bupati Inhil HM WARDAN Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Baaqiyatusa'adiyyah Tembilahan hulu

Rapat Paripurna Penandatanganan Penetapan Nama-Nama Calon Pimpinan DPRD Baru , Digelar DPRD Rohil

Kadis DPMPTSP Inhil Siap Fasilitasi Perizinan Pabrik Sagu

Dari 5 Kasus, Kini Desa Intan Mulya Jaya 0 Stunting

Ketua TPPS Hadiri Pertemuan Rembuk Stunting, Simak Arahannya

DPRD Rohil Resmi Mengesahkan Ranperda Tentang P4GN

Kepala DPMPTSP Inhil Ikut Rakornas P2DD Dampingi Bupati di Ibukota

Dinkes Inhil Gelar Senam Sehat Osteoporosis

Pemkab Inhil Bersama Dinkes Bergerak Cepat Tangani KLB Malaria di Desa Kuala Selat

Publikasi Hasil Pengukuran Stunting Desa Belantaraya Tahun 2022–2024

H.Fuad Ahmad,SH,MH.Calon Bupati Rohil Maju Untuk Rokan Hilir Tuk Lebih Baik

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Inhil melaksanakan Zoomeeting dengan TPPS Provinsi Riau

Terkini +INDEKS

Jadi Pionir di Indonesia, Program Satgas PGRI Inhil Diapresiasi dan Mulai Ditiru Daerah Lain

03 Juli 2026
Solidaritas dan Kepedulian, PGRI Inhil Salurkan Bantuan untuk Guru Korban Tanah Longsor di Tanah Merah
02 Juli 2026
Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
01 Juli 2026
Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasubbag TU Kemenag Inhil Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara
01 Juli 2026
Diplomasi Moralitas: Wilson Lalengke Serahkan Buku "Ijazah Jokowi" kepada Duta Besar Rusia Sergey Tolchenov
25 Juni 2026
Musnahkan BB Narkotika 1,5 Kg Sabu dan 1060 Pil Ekstasi
25 Juni 2026
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
24 Juni 2026
Ngopi Bersama Insan Pers, Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
24 Juni 2026
Ketua KNPI Inhil, Mahmudin Apresiasi Kinerja Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS


PSSI Inhil Matangkan Persiapan PORPROV Riau XI 2027, KONI Lakukan Monitoring dan Evaluasi

Dibaca : 314 Kali
Akuatik Inhil Lepas Atlet ke Pekanbaru Ikuti Kejuaraan Riau Akuatik Ke-7 Antar Klub
Dibaca : 226 Kali
Momentum HUT Inhil ke-61, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama
Dibaca : 624 Kali
Sengit Day 3 Bupati Cup! Hai Cell dan Suka Maju Lolos Lewat Drama Adu Penalti
Dibaca : 549 Kali
Hari Kedua Bupati Cup: Taliban Friend dan Azka RCBN Grup Amankan Tiket ke 32 Besar
Dibaca : 547 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved