• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Peningkatan dan Penurunan Prevalensi Stunting di Kecamatan Tanah Merah,

Redaksi Exc.

Rabu, 18 September 2024 03:05:12 WIB
Cetak

INHIL -Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mencatat dinamika prevalensi stunting dari tahun 2022 hingga 2024. Pada tahun 2022, kasus stunting berada di angka 2,1%, meningkat menjadi 2,9% pada tahun 2023. Namun, tahun 2024 menunjukkan penurunan angka stunting menjadi 2,4%. Dari delapan desa yang ada di kecamatan tersebut, Desa Sungai Nyiur dan Desa Sungai Laut mengalami penurunan prevalensi yang signifikan selama periode 2022 hingga 2024.

Penurunan ini mencerminkan efektivitas program konvergensi dan intervensi yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah untuk mempercepat pencegahan stunting. Meskipun demikian, masih diperlukan langkah-langkah strategis agar penurunan prevalensi stunting lebih signifikan dan berkelanjutan.

Upaya Penanganan Stunting di Kecamatan Tanah Merah

Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Kecamatan Tanah Merah. Beberapa program yang dilakukan, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) anak, antara lain:

1. Pelatihan pencegahan dan penanggulangan stunting setiap tahun.

2. Penyuluhan dan sosialisasi ASI eksklusif serta Inisiasi Menyusu Dini (IMD) melalui kelas ibu hamil dan kelas balita setiap tiga bulan.

3. Pemberian daun kelor kepada ibu hamil sebagai inovasi puskesmas setiap bulan.

4. Pengusulan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi anak-anak stunting yang diterima ibu balita setiap bulan.

5. Usulan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan berupa susu dan bantuan lain selama tiga bulan pemantauan.

6. Kunjungan rumah oleh tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) secara mingguan.

7. Pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal dan PMT mitra setiap hari selama pemantauan.

8. Penyediaan MP-ASI bagi anak-anak setiap tiga bulan.

9. Pendampingan pengurusan BPJS atau pencantuman anak dalam Kartu Keluarga (KK) melalui desa dan puskesmas.

 

Faktor Penghambat Penanganan Stunting

Namun, sejumlah faktor masih menjadi kendala dalam penanganan stunting di Kecamatan Tanah Merah:

1. ASI Eksklusif: Sebanyak 12 anak stunting tidak mendapatkan ASI eksklusif karena kurangnya pengetahuan ibu atau ASI yang tidak keluar.

2. Imunisasi Dasar Lengkap: Dari 22 anak stunting, 4 di antaranya tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, yang dapat mempengaruhi kekebalan tubuh dan risiko stunting.

3. Paparan Asap Rokok: Sebanyak 18 anak stunting terpapar asap rokok, yang diketahui dapat mengganggu penyerapan nutrisi penting bagi pertumbuhan.

4. Higiene dan Sanitasi Lingkungan: Empat anak stunting tidak memiliki akses air bersih, dan air yang mereka konsumsi berasal dari air hujan.

5. Gizi pada Balita: Sembilan anak stunting mengalami kekurangan asupan gizi seimbang, yang berdampak langsung pada perkembangan mereka.

6. Penyakit Infeksi: Penyakit infeksi seperti diare, ISPA, dan TB paru menjadi tantangan dalam penanganan stunting di Kecamatan Tanah Merah.

Meskipun berbagai program dan intervensi telah dilakukan, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mencapai penurunan prevalensi stunting yang lebih signifikan di masa mendatang.


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Program Jemput Bola di Gesak Pemkab Rohil Permudah Masyarakat Mendapat Layanan Perekaman E-KTP

Heboh Kasus CSR BI-OJK Harus Dibuka KPK ke Publik, Pengamat: Segera Umumkan Tersangka

Panitia Ad Hoc Reuni Teknik Sipil 94 UBH Gelar Rapat

Pemcam Batang Tuaka dan DP2KBP3A Taja Minilok di Kantor Desa Sei Dusun

DPRD Rohil Jelaskan Pandangan Terkait Ranperda 2023 Dalam Sidang Paripurna

Padri Anggota DPRD Rohil Bersama Pihak Pemda Tinjau Titik Banjir

Puskesmas Sungai Piring Lakukan Skrining Dampak Rokok pada Siswa SMP Negeri 1 Batang Tuaka

Orang Rimba dalam Pusaran Perubahan Iklim

Wujudkan Swasembada Beras Pj Bupati Herman Launching Optimalisasi Lahan Kodim 0314 Inhil

Kadis Sirajuddin Bareng Forum Genre dan Forum Anak, Kunjungi Kediaman Bupati

DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Ke-8, Agendakan Pandangan Umum Fraksi

Wakil Bupati H. Sulaiman Hadiri Milad dan Wisuda YP Islam Almuhsinin di Rimba Melintang

Terkini +INDEKS

PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa

17 Agustus 2026
KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Jaga Kondusifitas
17 Agustus 2026
Warga Dituntut Tertib, Perusahaan Bagaimana?Kantor Pertanahan Inhil Diminta Transparan
16 Agustus 2026
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
15 Agustus 2026
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua*
14 Agustus 2026
Amal Fathullah: Komisioner KI dan KPID Riau Diminta Perkuat Komunikasi dan Layani Kepentingan Publik
13 Agustus 2026
Siapkan Generasi Teknokrat Maritim , Danlanal Dumai Bekali Taruna Poltek Kp Dengan Wawasan Kebangsaan
13 Agustus 2026
PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu
13 Agustus 2026
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI di Bawah 1 Persen, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
12 Agustus 2026
HGU 22 Perusahaan Perkebunan Dipertanyakan, BPN Bungkam, PPWI akan Surati DPRD Inhil
12 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS


PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu

Dibaca : 408 Kali
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada HUT Riau ke-69 Harus Terimplementasi di Lapangan
Dibaca : 238 Kali
Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar
Dibaca : 927 Kali
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
Dibaca : 335 Kali
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Dibaca : 1183 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved