Dinkes Inhil Gelar Evaluasi RPJMN untuk Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak
INHIL– Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir (Dinkes Inhil) mengadakan kegiatan Rencana Evaluasi Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2024.
Acara ini bertujuan meningkatkan kesehatan ibu, anak, keluarga berencana, kesehatan reproduksi, serta mempercepat perbaikan gizi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Inhil, Rahmi Indrasuri, SKM, M.K.L, menekankan pentingnya fokus pada penurunan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan angka kematian neonatal. Target yang ingin dicapai melalui program ini adalah menurunkan AKI menjadi 183 kematian per 100.000 kelahiran hidup, serta menurunkan AKB menjadi 16 kematian per 1.000 kelahiran hidup.
Rahmi juga memaparkan data yang cukup memprihatinkan terkait kesehatan ibu dan anak di Inhil. Berdasarkan laporan manual, pada bulan Juni 2024 tercatat 7 kematian ibu, sementara data MPDN mencatat 9 kematian ibu. Selain itu, laporan manual menunjukkan ada 42 bayi lahir mati dan 70 bayi lahir hidup.
Kegiatan RPJMN ini diharapkan mampu mendorong perbaikan kesehatan masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Indragiri Hilir.

Berita Lainnya
Wamenag Terima Kunjungan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Bahas Kemajuan Kampus
Terobosan Pemkab Inhil, Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting
Diskes Inhil: Pentingnya Tablet Tambah Darah untuk Cegah Anemia
DRPD Inhil Taja Rapat Paripurna Ke-11 Bahas Agendakan Penyampaian Pandangan Umum Fraksi
Doktor Sahruddin Apresiasi Hasil Akreditasi Kampus STAI: Pembuktian Baik Sekali!
Dinkes Inhil Gelar Sosialisasikan Pelayanan Kesehatan Bergerak
Bupati Rohil Serahkan SK Pengangkatan P3K
HIPMI Optimis Budidayakan dan Angkat Branding Kopi Liberika Inhil
Mukab Kadin Inhil 24 Juli, Edy Indra Kesuma Jadi Calon Tunggal di Pemilihan Ketua
Banjir di Inhil, Bupati Herman Terus Upayakan Stabilitas Harga Bahan Pokok
Penurunan Kasus Stunting di Kecamatan Kempas Tahun 2024: Tantangan dan Faktor Penyebabnya
Harlah NU, HM Wardan Kukuhkan Bunda Asuh Stunting di Pulau Burung