Awas! Apa yang kamu lakukan akan dihisab, Termasuk Memilih
Muhasabah: Petuah Sang Kiyai Untuk 2024 Kelak
Marwahrakyat.com - Sabtu 14 Januari 2023, Negeri Seribu Parit. Kiriman Petuah Sang Kiyai Untuk 2024 Kelak.
Pada Multaqo Alumni Saudi se Asia Pasifik di Jakarta, saya berkesempatan makan siang semeja dengan Kyai Hasan Abdullah Sahal, pimpinan Pondok Gontor. Sosok Kyai sepuh yang terkenal dengan sikapnya yang tegas. Tentu ketegasan yang berbalut kebijaksanaan.
Bersama beberapa Alumni Madinah yang lain, kami menyantap Soto sambil bernostalgia bagaimana dulu saat kuliah. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini, saya bertanya kepada Kyai Hasan soal 2024.
"Afwan Kyai, bagaimana seharusnya sikap kita pada 2024 menurut Kyai?"
"Antum mau pilih yang benar atau yang menang? Kalau pilih yang benar, belum tentu menang. Kalau pilih yang menang, belum tentu benar"
"Kalau bisa, pilih yang benar dan bakal menang Yai".
"Wah, berarti Antum nggak paham pertanyaan saya nih..."
"Mmmm..."
"Kalau saya mantab pilih yang benar. Karena hisabnya ringan nanti di Akherat. Kalau tidak menang, di dunia hanya kalah sebentar".
Kami pun terdiam. Meresapi sedalamnya petuah emas Kyai Hasan tadi. Membayangkan hisab yang berat nanti di akhirat bagi yang salah memilih jalan. Termasuk jalan politik.
Setelah bercerita tentang independensi pesantren dan mengecam tuduhan politik identitas, beliau menutup petuahnya tentang parameter kebenaran,
"Jangan ikuti orang benar, karena bisa jadi besok dia salah. Tapi ikutilah kebenaran, maka Antum akan tahu siapa orang yang benar!".
Kami pun mengangguk mengamini petuah Kyai Hasan tersebut, sambil lanjut menyantap Sambosa. Yang meski tak senikmat Sambosa Madinah, tapi cukup menjadi obat rindu yang menggundah.

Berita Lainnya
H Herman -Yuliantini Tampil Natural Dalam Debat Kandidat
Berani Ungkap Praktek Money Politik, Haji Herman Akan Berikan Imbalan 5 Kali Lipat
Tokoh Muda Inhil Selatan, Iqbal Sayuti Doakan Paslon Hebat 4 dari Mekah
PKB Ngotot Usung Wahid di Pilkada Riau, Lukman Edy Dorong Syamsuar 2 Periode
Elektabilitas PDIP dan Gerindra Menurun, PKS Melesat Masuk 3 Besar, Alasannya Bikin Berdecak
Pakar Politik Ungkap Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2024 Jangan Terkait Kasus Hukum
Habib Aboe Berharap Putusan MK Tidak Timbulkan Keresahan; Sebaiknya Proprsional Terbuka Tidak Diubah!
PSU 31 TPS di Rohul, Adam Syafaat Soroti 4 Hal: Diantaranya Penetapan Bersama Data DPT
Soal Larangan Bukber, Anggota Komisi VIII DPR RI Partai Demokrat Minta Evaluasi dan Perlu Dicabut
Sungai Intan : Rakor Persiapan Dan Pengamanan Pemilu 2024
Bupati dan Kadis TPHP Hadiri Ekspose Pengembangan Padi Spesifik
Sultan Banjar Apresiasi Pelantikan KBB Pusat