Kemensos RI Cairkan Bansos PKH Rp6,53 Triliun di Awal Puasa
Jakarta, Marwahrakyat.com - Kementerian Sosial Republik Indonesia telah salurkan bantuan sosial tunai Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp6,53 triliun bertepatan dengan dimulainya puasa Ramadhan 1442 Hijryah.
"Pencairan bantuan ini untuk tahap II, kebetulan bulan April, jadi pas bersamaan dengan awal puasa", kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangan tertulis, Sabtu(17/4) kemarin.
Bansos Rp6,53 triliun itu, lanjut Mensos menyasar 9.074.584 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersebar dseluruh pelosok Tanah Air.
Dengan pencairan bantuan PKH diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran di bulan puasa, sebab biasanya kalau puasa beda dengan hari-hari biasa.
"Bulan puasa pengeluaran meningkat untuk memenuhi kebutuhan sahur maupun buka puasa, untuk beli takjil atau beli makanan tambahan lainnya," ulasnya.
Pencairan bansos PKH diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi disebabkan pandemi.
"Semakin banyak uang yang beredar makin tinggi daya beli masyarakat," beber mantan Walikota Surabaya dua periode itu.
Kalau daya beli meningkat, pedagang kecil terkena dampaknya, dagangan jadi laku dan bisa mendapatkan untung.
PKH bantuan bersyarat bagi keluarga yang memenuhi satu atau lebih komponen, yaitu komponen kesehatan dengan kategori ibu hamil dan anak balita. Komponen pendidikan dengan kategori anak SD, MI atau sederajat, anak SMP, MTs atau sederajat dan anak SMA, MAN atau sederajat.
Komponen Kesejahteraan Sosial dengan kategori lanjut usia diatas 70 tahun dan kategori Disabilitas berat.
Kemensos bekerja sama dengan Himbara dalam pencairan bantuan, seluruh KPM PKH mendapatkan bantuan langsung ke rekeningnya.
"Mereka bisa mencairkan di ATM bersama, e-warong, dan agen - agen bank yang ditunjuk oleh bank penyalur," jelasnya.
Dari data dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial, alokasi anggaran bantuan sosial PKH tahun 2021 sebesar Rp28,71 triliun dan telah disalurkan dua tahap sebesar Rp15.35 triliun, pada bulan Januari 2021 sebesar Rp6,82 triliun rupiah dan bulan April Rp6,53 rupiah.

Berita Lainnya
Tim Kuasa Hukum PT ABM Adukan SP3 ke Komisi Reformasi Polri
Kodim 0314/Inhil Menggelar Komunikasi Sosial Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama
IWO : Negara Merugi, Bongkar Dugaan Manipulasi Dokumen Ekspor Pome dan CPO
HM Wardan: VCO adalah 55 Produk Inovatif Nasional, Mari Konsumsi dan Cegah Covid-19
Urgensi Depenalisasi Terhadap Pecandu Narkoba
Hari Guru Nasional dan HUT 75 PGRI, Simak Curahan Hati Dari Pembina YVB Inhil
Tim Kuasa Hukum PT ABM Adukan SP3 ke Komisi Reformasi Polri
Sekjen PKS Minta Aleg Daerah Bantu Pemerintah Dalam Pembangunan
Rugikan Keuangan Hingga 8 Triliun, Proyek Strategis BTS Kominfo Harus Diusut Tuntas
Syahrul Aidi Maazat: Semoga Abrasi di Desa Kuala Selat Benar-benar Teratasi agar Roda Perekonomian Terus Berjalan
Kapolri Paparkan Strategi Untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19
Ketua Umum SMSI Firdaus Dukung Kapolri Utamakan Langkah Damai