Gubernur Riau Lantik Satgas PANTAS Periode 2025–2030: Gerakan Bersama Menuntaskan Anak Putus Sekolah
Marwahrakyat.com, Pekanbaru, 6 Agustus 2025 — Gubernur Riau H. Abdul Wahid, M.Si secara resmi melantik jajaran Pengurus Satuan Tugas Pengentasan Anak Putus Sekolah (Satgas PANTAS) Provinsi Riau periode 2025–2030 dalam sebuah acara yang khidmat dan penuh makna di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, pada Selasa (6/8).
Pelantikan ini menjadi simbol komitmen kuat Pemerintah Provinsi Riau untuk menekan angka anak putus sekolah melalui kerja kolaboratif lintas sektor. Sebagai Ketua Satgas PANTAS Riau, Drs. H. Fahmijan, M.Pd dilantik bersama lebih dari 100 anggota dari berbagai unsur masyarakat yang memiliki perhatian dan kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Dalam struktur kepengurusan yang dilantik, turut hadir nama Drs. Zubir, M.Pd sebagai anggota yang diberi amanah khusus di bidang penyaluran anak putus sekolah, yang akan berfokus pada menghubungkan kembali anak-anak ke jenjang pendidikan formal dan nonformal sesuai kondisi mereka.
Gubernur Riau dalam pidatonya menyampaikan bahwa Satgas ini bukan sekadar organisasi formalitas, tetapi menjadi garda terdepan untuk menyelesaikan masalah pendidikan yang sangat krusial. “Kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Riau memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan bermutu,” ujar Gubernur Abdul Wahid di hadapan para hadirin.
Menurut dokumentasi video yang diputar selama acara, Satgas PANTAS ini dibentuk dengan semangat gotong royong dan berbasis partisipasi masyarakat. Unsur-unsur pengurus meliputi praktisi pendidikan, kepala sekolah, pengawas, tokoh masyarakat, ulama, advokat, hingga Dewan Pendidikan. Hal ini menunjukkan pendekatan holistik yang menyatukan aspek edukatif, sosial, dan spiritual dalam satu gerakan nyata.
Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan pesan kuat bahwa masalah anak putus sekolah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif seluruh komponen masyarakat. Dengan Satgas PANTAS, diharapkan setiap kecamatan dan desa memiliki relawan yang tanggap dan proaktif dalam mendata, memediasi, serta mengembalikan anak-anak ke dunia pendidikan.
Acara pelantikan ditutup dengan penandatanganan pakta komitmen serta penyematan pin simbolis oleh Gubernur kepada perwakilan pengurus, menandai dimulainya kerja nyata selama lima tahun ke depan untuk menuntaskan tantangan putus sekolah di Bumi Lancang Kuning.

Berita Lainnya
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Sengit Day! Juventini v Asyifa SJ 0-1, Al Azkiya v Asyifa 3-3 (7-8) Dua Tim Assyifa Lolos Delapan Besar Bupati Cup
Rapat dengan Menteri Ekraf, Anggota DPR Hendry Munief Soroti Dampak Nyata 76 MoU Bagi Pelaku Kreatif
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada HUT Riau ke-69 Harus Terimplementasi di Lapangan
Bupati Indragiri Hilir Laksanakan Kegiatan Safari Ramadan di Kecamatan Kempas
Wow Doorprize Mesin Cuci Aqua Meriahkan Semifinal Bupati Cup Inhil Hari Ini!
SMSI Inhil Tekan Stunting Lewat Edukasi dan Susu Ginas
PKS Inhil Hadirkan Rumah Singgah untuk Masyarakat: Layani Urus Disdukcapil, BPJS, hingga Pendampingan RSUD
Ketika Tiket, Sponsor, dan Transparansi Menjadi Pertandingan Sesungguhnya
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
Syahrul Aidi Kunker ke Yonif 132/Bima Sakti, Dorong TNI Makin Dekat dengan Rakyat
Hentikan Aktivitas Sejenak! Camat Tembilahan Ari Syuria Serukan Gerakan Jum'at Bersih Serentak Besok Pagi