• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Fokus Indragiri
  • Inhil

Haji Herman: Pembebasan Kebun Masyarakat dalam Kawasan Hutan Program Prioritas Inhil Hebat

Redaksi Exc.

Kamis, 17 Oktober 2024 20:23:40 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, TEMBILAHAN - Masyarakat petani Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau tidak sedikit mengeluhkan kurangnya realisasi bantuan program peremajaan kelapa termasuk peremajaan sawit rakyat (PSR) dan perbaikan lahan perkebunan.

Sesuai dengan pantauan di peta satelit, minimnya realisasi bantuan peremajaan kebun kelapa dan sawit rakyat tersebut terkendala akibat lokasi lahan perkebunan Masyarakat petani di Indragiri Hilir yang banyak masuk dalam kawasan hutan.

Sampai saat ini, banyak Masyarakat yang mengusahakan dan memanfaatkan tanahnya, namun belum mendapatkan kepastian dari kepemilikan tanahnya, yang menimbulkan ketimpangan penguasaan hak milik. Sehingga program bantuan dari pemerintah pusat tidak terealisasi dengan maksimal.

Bahkan kebun Masyarakat petani tidak sedikit masuk dalam kawasan Hak Guna Usaha (HGU) yang kerap menjadi permasalahan panjang, berujung kepada sengketa dan konflik agraria antara perusahaan dan Masyarakat petani.

Melihat persoalan yang dihadapi Masyarakat, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhil, Haji Herman-Yuliantini, menyiapkan Program Aksi Lingkungan Hebat dan Ekonomi Hebat dalam rangka menuntaskan permasalahan tersebut.

"Program ini merupakan kerja kita selama 5 tahun jika terpilih menjadi Bupati Inhil. Salah satunya pembebasan kebun Masyarakat dalam kawasan hutan," kata Haji Herman, Kamis (17/10/2024).

Reforma agraria menjadi solusi Inhil Hebat dalam upaya menata hubungan kembali antara masyarakat dan tanah. Mulai dari kepemilikan, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanahnya, sehingga nantinya masyarakat punya jaminan hak atas tanah.

Setelah menata aset lahan Masyarakat petani, Haji Herman-Yuliantini Calon Bupati nomor urut 4 itu bercita-cita agar Inhil benar-benar dan layak dijuluki Negeri Hamparan Kelapa Dunia serta menjadi lumbung padi terbesar di Provinsi Riau.

"Untuk mewujudkan itu, perlunya pembebasan lahan agar petani mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah sehingga tidak ada terkendala dari segi administrasi," terangnya.

Haji Herman berharap, reforma agraria nantinya diharapkan dapat memberikan solusi konkrit sehingga Masyarakat dapat membuat sertifikat tanah agar legalisasinya jelas dalam rangka memberikan rasa aman dan jaminan kepemilikan tanah.

“Adanya legalisasi tanah akan membuat masyarakat merasa aman dan terjamin hak atas kepemilikan tanahnya. Pemerintah pun akan mendapakan kemudahan dalam menata potensi daerah dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat," terangnya.

Dikutip dari Mediacenterinhil, laporan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2022, berdasarkan data pemetaan wilayah, kurang lebih 285.000 hektare lahan dan wilayah pemukiman warga masuk ke dalam kawasan hutan.

"Ini merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting, perlu kita fokuskan pembebasan lahan ini agar bantuan bibit kelapa dan perbaikan kebun yang bersumber dari anggaran pusat betul-betul bisa terealisasi," jelasnya.

Lebih lanjut mantan Pj Bupati Inhil itu mengatakan, pemerintah perlu melakukan perluasan perkebunan demi kesejahteraan keluarga petani di Kabupaten Inhil. Termasuk perbaikan kebun kelapa yang saat ini ribuan hektare rusak parah.

"Perbaikan kebun Masyarakat menjadi prioritas kami melalui Program Aksi Ekonomi Hebat, salah satunya pembangunan trio tata air, tanggul, kanal dan bendungan." Tutupnya.


 Editor : FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Presiden RI: Angka Kematian di Inhil Tertinggi, Bupati Evaluasi Penanganan Covid-19

Sempena Hari Santri, SMSI Inhil Bagikan Susu Ginas di Ponpes Darul Rahman Tembilahan

Massa membludak, 20 Kecamatan Pengurus Kecamatan KNPI Se-INHIL Resmi Mahmudin Lantik

Gaji ke-13 Pegawai Negeri Sipil di Inhil Cair Juni

STQ Kecamatan Tembilahan Siap Digelar, Said Azis Sebagai Ketua

Ini Harapan Ketua DPC Gerindra Inhil pada HUT ke-13

Diduga Dampak Limbah Air Perusahaan, Lahan Kebun Tani Masyarakat Terancam Mati

Herman Gelar Rakor Ketahanan Pangan, Begini Kata Wali Sei Intan

Termasuk 3 Desa di Riau, Desa Sungai Intan Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

Salurkan Sembako Untuk Korban Kebakaran, Marlis Syarif : Janji Kami Berikan 1 Tongkat Rumah dan Seng

Pancarkan Optimisme, PKS Inhil 2020-2025 Siap Bergerak Maju

APPSI Inhil dan Badko HMI Riau–Kepri Silaturahmi dengan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tembilahan

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 368 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 349 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 502 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved