• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Fokus Indragiri
  • Inhil

Haji Herman: Pembebasan Kebun Masyarakat dalam Kawasan Hutan Program Prioritas Inhil Hebat

Redaksi Exc.

Kamis, 17 Oktober 2024 20:23:40 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, TEMBILAHAN - Masyarakat petani Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau tidak sedikit mengeluhkan kurangnya realisasi bantuan program peremajaan kelapa termasuk peremajaan sawit rakyat (PSR) dan perbaikan lahan perkebunan.

Sesuai dengan pantauan di peta satelit, minimnya realisasi bantuan peremajaan kebun kelapa dan sawit rakyat tersebut terkendala akibat lokasi lahan perkebunan Masyarakat petani di Indragiri Hilir yang banyak masuk dalam kawasan hutan.

Sampai saat ini, banyak Masyarakat yang mengusahakan dan memanfaatkan tanahnya, namun belum mendapatkan kepastian dari kepemilikan tanahnya, yang menimbulkan ketimpangan penguasaan hak milik. Sehingga program bantuan dari pemerintah pusat tidak terealisasi dengan maksimal.

Bahkan kebun Masyarakat petani tidak sedikit masuk dalam kawasan Hak Guna Usaha (HGU) yang kerap menjadi permasalahan panjang, berujung kepada sengketa dan konflik agraria antara perusahaan dan Masyarakat petani.

Melihat persoalan yang dihadapi Masyarakat, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Inhil, Haji Herman-Yuliantini, menyiapkan Program Aksi Lingkungan Hebat dan Ekonomi Hebat dalam rangka menuntaskan permasalahan tersebut.

"Program ini merupakan kerja kita selama 5 tahun jika terpilih menjadi Bupati Inhil. Salah satunya pembebasan kebun Masyarakat dalam kawasan hutan," kata Haji Herman, Kamis (17/10/2024).

Reforma agraria menjadi solusi Inhil Hebat dalam upaya menata hubungan kembali antara masyarakat dan tanah. Mulai dari kepemilikan, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanahnya, sehingga nantinya masyarakat punya jaminan hak atas tanah.

Setelah menata aset lahan Masyarakat petani, Haji Herman-Yuliantini Calon Bupati nomor urut 4 itu bercita-cita agar Inhil benar-benar dan layak dijuluki Negeri Hamparan Kelapa Dunia serta menjadi lumbung padi terbesar di Provinsi Riau.

"Untuk mewujudkan itu, perlunya pembebasan lahan agar petani mudah mendapatkan bantuan dari pemerintah sehingga tidak ada terkendala dari segi administrasi," terangnya.

Haji Herman berharap, reforma agraria nantinya diharapkan dapat memberikan solusi konkrit sehingga Masyarakat dapat membuat sertifikat tanah agar legalisasinya jelas dalam rangka memberikan rasa aman dan jaminan kepemilikan tanah.

“Adanya legalisasi tanah akan membuat masyarakat merasa aman dan terjamin hak atas kepemilikan tanahnya. Pemerintah pun akan mendapakan kemudahan dalam menata potensi daerah dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat," terangnya.

Dikutip dari Mediacenterinhil, laporan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) tahun 2022, berdasarkan data pemetaan wilayah, kurang lebih 285.000 hektare lahan dan wilayah pemukiman warga masuk ke dalam kawasan hutan.

"Ini merupakan suatu pekerjaan yang sangat penting, perlu kita fokuskan pembebasan lahan ini agar bantuan bibit kelapa dan perbaikan kebun yang bersumber dari anggaran pusat betul-betul bisa terealisasi," jelasnya.

Lebih lanjut mantan Pj Bupati Inhil itu mengatakan, pemerintah perlu melakukan perluasan perkebunan demi kesejahteraan keluarga petani di Kabupaten Inhil. Termasuk perbaikan kebun kelapa yang saat ini ribuan hektare rusak parah.

"Perbaikan kebun Masyarakat menjadi prioritas kami melalui Program Aksi Ekonomi Hebat, salah satunya pembangunan trio tata air, tanggul, kanal dan bendungan." Tutupnya.


 Editor : FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bupati Hadiri Rapat Paripurna ke-11 Persidangan III Tahun 2021

BUMD KIG Buka Penjaringan Direksi dan Komisaris, Simak Tata Cara dan Persyaratannya

Satu Jam Saja, Ratusan Paket Sembako Murah Habis diserbu Warga

Tak Patuh Protokol Covid, Warga Tembilahan Kerja Bakti

DPC PKB Inhil Gelar Vaksinasi Dosis II Covid-19

Semarak HUT RI ke 78, Bupati HM Wardan Lepas Peserta Tri Lomba Juang dan Carnaval

BPOM Inhu Perkuat Sinergi Atasi Peredaran Terasi yang Mengandung Bahan Berbahaya

Polres Inhil Gelar Sertijab Pergantian Kasatlantas, Kapolsek Tembilahan Hulu dan Kapolsek Concong

Bupati Inhil Pimpin Sosialisasi Pencegahan Stunting Terintegrasi

46 Orang Personel Jajaran Polres Inhil Naik Pangkat di Hari Bhayangkara Ke-75

Akan Dihadiri Bupati, Pengurus Lakukan Goro Bersama Jelang Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Lansia

Gubernur Riau Bersama APPSI Inhil Gelar Operasi Pasar 2026 untuk Stabilkan Harga Sembako

Terkini +INDEKS

PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa

17 Agustus 2026
KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Jaga Kondusifitas
17 Agustus 2026
Warga Dituntut Tertib, Perusahaan Bagaimana?Kantor Pertanahan Inhil Diminta Transparan
16 Agustus 2026
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
15 Agustus 2026
Intervensi Hukum dan Ironi Kemerdekaan: Menguji Profesionalisme Polri di Tanah Papua*
14 Agustus 2026
Amal Fathullah: Komisioner KI dan KPID Riau Diminta Perkuat Komunikasi dan Layani Kepentingan Publik
13 Agustus 2026
Siapkan Generasi Teknokrat Maritim , Danlanal Dumai Bekali Taruna Poltek Kp Dengan Wawasan Kebangsaan
13 Agustus 2026
PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu
13 Agustus 2026
Hendry Munief Soroti UMKM Bersertifikat SNI di Bawah 1 Persen, Pemerintah Diminta Perkuat Pendampingan
12 Agustus 2026
HGU 22 Perusahaan Perkebunan Dipertanyakan, BPN Bungkam, PPWI akan Surati DPRD Inhil
12 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS


PKS Inhil Dorong Evaluasi Pemilu 2024 dan Persiapan Pemilu 2029 Bersama KPU-Bawaslu

Dibaca : 408 Kali
Samsuri Daris Tegaskan Komitmen Pidato Plt Gubri pada HUT Riau ke-69 Harus Terimplementasi di Lapangan
Dibaca : 238 Kali
Sapa Warga Reteh, Samsuri Daris Reses di Pulau Kecil, Metro, Pulau Kijang hingga Seberang Sanglar
Dibaca : 927 Kali
PD Salimah Indragiri Hilir Terima Hibah Inkubator Grashof dari Universitas Indonesia
Dibaca : 335 Kali
Reses di Tiga Tekulai, Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga: Komitmen Bangun Desa Tetap Jalan
Dibaca : 1183 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved