Burasak Makanan Khas Bugis Banyak di Tembilahan
MARWAHRAKYAT.COM - Bagi masyarakat Bugis pasti tidak asing lagi dengan Buras atau yang lebih dikenal dengan nama Burasak, salah satu panganan khas masyarakat Sulawesi Selatan. Kuliner tradisional satu ini tetap eksis hingga sekarang.
Mirip lontong namun yang membedakan adalah buras ini lebih pipih dan diikat dengan tali rapia atau daun pisang. Selain itu secara tekstur, Burasak lebih lembek dibandingkan lontong atau ketupat dan dalam proses pembuatannya pun berbeda.
Burasak terbuat dari beras yang dimasak dahulu dengan santan lalu dibungkus dengan daun pisang. Berbeda dengan lontong yang biasanya hanya bertahan satu hari, Burasak bisa bertahan selama dua hingga tiga hari.
Burasak pun juga nikmat untuk disajikan dengan beberapa makanan, seperti seperti gulai, rendang maupun makanan berkuah lainnya.
Makanan ini pada umumnya selalu dibuat masyarakat pada saat hari hari besar seperti saat lebaran tiba untuk menambah menu makanan lebaran.
Di kota Tembilahan, Kabupaten Inhil kuliner Burasak banyak di jual, salah satunya di parit 8 tembilahan.
Kuliner ini dijual dengan harga terjangkau.
Pada umumnya harga 1 ikat berisi 10 Burasak hanya seharga Rp. 12.000 hingga 15.000 Rupiah.(Adventorial)

Berita Lainnya
Peran IMP Sebagai Wadah Pengelolaan KB Nasional
DKP Rohil Bersama Alister Riau Menyelenggarakan Pelatihan Penggunaan Herbisida Terbatas
Satres Narkoba Polres Inhil Bersama Wartawan Sparing Futsal dan Sosialisasikan Hidup Sehat
Maju pileg 2024, Tomi Ramadani, SE: Mantap! Ingin meneruskan pengabdian kemasyarakat
Kadin Inhil Dilantik, Komitmen Majukan Perekonomian Melalui UMKM
Pj Bupati Bersama Dandim Siap Luncurkan Beras Lokal Khas Produksi Petani Inhil
PKM Sungai Piring Adakan Penyuluhan TBC di PAUD Pelita Hati Desa Sungai Dusun
Pada Rapat Paripurna DPRD Rohil, Bupati Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS T.A 2024
Pj Bupati Hadiri Gelaran Maulid Nabi di Disdukcapil Inhil
Wabup Inhil Hadiri Pertemuan dengan Komisi V DPR RI
Persiapan Sudah 100 Persen, HPN 2025 di Riau Siap Dilaksanakan
Dinkes Inhil Tekankan Bahaya Rokok Sebagai Pemicu Penyakit Mematikan