• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Nasional
  • Info

Pemicu Kekerasan di Lembaga Pendidikan, Pengamat: Defisit Kesejahteraan Psikologi Anak Didik

Redaksi Exc.

Ahad, 03 Maret 2024 09:42:50 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, Jakarta - Aksi kekerasan terjadi di sejumlah lembaga pendidikan baik formal maupun non formal seperti pesantren. Peristiwa ini jika dilihat dari sudut pandang psikologi disebabkan defisitnya kesejahteraan psikologi anak didik.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kesehatan Mental Indonesia (Puskestal Indonesia) Syukri Pulungan mengatakan pemicu munculnya aksi kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan disebabkan banyak faktor baik internal, eksternal maupun sosial. "Saat ini yang paling banyak disoroti soal faktor eksternal dan sosial. Satu hal yang perlu digarisbawahi, saat ini terjadi defisit kesejahteraan psikologi anak didik," ujar Syukri di Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

Kandidat Doktor Psikologi Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta ini menguraikan kesejahteraan psikologi anak didik tersebut memiliki elemen seperti penciptaan lingkungan sekolah yang nyaman, pengawasan sekolah, hilangnya keteladanan, minimnya pengembangan karakter dan sarana pengembangan diri siswa. "Engagement guru dan anak didik makin menipis. Guru hanya berperan sebagai fasilitator transfer ilmu. Ini lampu merah bagi dunia pendidikan kita, ini persoalan yang sangat serius," tegas Syukri. 

Padahal, sambung pengajar Psikologi Islam ini, tenaga pengajar mestinya juga berperan sebagai role model bagi anak didik. Menurut dia, keteladanan tenaga pengajar menjadi penting di tengah defisitnya kesejahteraan psikologi anak didik. "Uswah atau contoh mestinya diunggulkan dalam kegiatan belajar mengajar," tandas Syukri. 
Namun yang tidak kalah penting adalah keterlibatan orang tua dalam membentuk karakter anak. Sebisa mungkin orangtua dapat berinteraksi dengan anak sehingga orangtua mengetahui kondisi psikologis anak tanpa membebankan sepenuhnya tugas orangtua kepada guru di sekolah. Tentu saja persoalan kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan menjadi tanggungjawab bersama, tanpa menyalahkan guru dan perangkat sekolah, namun mencarikan solusi terbaik untuk menciptakan kesejahteraan di lingkungan sekolah.
Sebagaimana maklum, sejumlah peristiwa kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan belakangan mencuat. Bahkan, akibat kekerasan tersebut mengakibatkan kematian seorang santri di Kediri, Jawa Timur. Aksi kekerasan ini menjadi catatan serius bagi lembaga pendidikan di Indonesia.

Nomor Kontak Syukri Pulungan (Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kesehatan Mental Indonesia (Puskestal Indonesia): +62 811-6643-012


 Editor : FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Pembenahan BUMD TSP, Sorotan Atau Perhatian!

Tak Kenal Henti! Tim RPK, Upides dan Tim Mitigasi BKO TNI Sosialisasikan Bahaya Karlahut

Phablet paling tipis Samsung siap lahir dengan bodi full logam

Siapa Fatimah Azzahra? Sosok Viral 19 Tahun yang jadi Calon Istri Prof UAS

Aa Gym : Saya dan Banyak Tokoh Nasional Berharap pada Munas PKS

Taja Pelatihan Jurnalistik, PKS Riau Targetkan Hal Ini

Kapolres Inhil Bantu Anak-Anak Panti Asuhan Muhammadiyah dengan Sembako

HMOK Kumpulkan Koin Suap untuk Kapolda, Kejati dan Kejagung

Nah! Kartu BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah Mulai 1 Maret 2022

Tim Kuasa Hukum PT ABM Adukan SP3 ke Komisi Reformasi Polri

Diduga Bermasalah, KAMMI Pelalawan Gelar Aksi Demo di BPN Pelalawan

Untuk Konsumsi Saksi, Relawan Emak-Emak Anies Siap Buka Dapur Umum Tujuh Hari

Terkini +INDEKS

Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi

01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026
PPWI Inhil Pertanyakan Pajak Perkebunan, Bappenda Malah Minta Data, Apa kerjanya?
05 September 2026
Atlet Taekwondo Inhil Marsel Romansa Raih Juara Umum 2 di Kejuaraan Piala Kodam XIX Tuanku Tambusai
02 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 598 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 258 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1612 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 721 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 630 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved