• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Nasional
  • Info

Pemicu Kekerasan di Lembaga Pendidikan, Pengamat: Defisit Kesejahteraan Psikologi Anak Didik

Redaksi Exc.

Ahad, 03 Maret 2024 09:42:50 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, Jakarta - Aksi kekerasan terjadi di sejumlah lembaga pendidikan baik formal maupun non formal seperti pesantren. Peristiwa ini jika dilihat dari sudut pandang psikologi disebabkan defisitnya kesejahteraan psikologi anak didik.

Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kesehatan Mental Indonesia (Puskestal Indonesia) Syukri Pulungan mengatakan pemicu munculnya aksi kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan disebabkan banyak faktor baik internal, eksternal maupun sosial. "Saat ini yang paling banyak disoroti soal faktor eksternal dan sosial. Satu hal yang perlu digarisbawahi, saat ini terjadi defisit kesejahteraan psikologi anak didik," ujar Syukri di Jakarta, Sabtu (2/3/2024).

Kandidat Doktor Psikologi Islam di Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta ini menguraikan kesejahteraan psikologi anak didik tersebut memiliki elemen seperti penciptaan lingkungan sekolah yang nyaman, pengawasan sekolah, hilangnya keteladanan, minimnya pengembangan karakter dan sarana pengembangan diri siswa. "Engagement guru dan anak didik makin menipis. Guru hanya berperan sebagai fasilitator transfer ilmu. Ini lampu merah bagi dunia pendidikan kita, ini persoalan yang sangat serius," tegas Syukri. 

Padahal, sambung pengajar Psikologi Islam ini, tenaga pengajar mestinya juga berperan sebagai role model bagi anak didik. Menurut dia, keteladanan tenaga pengajar menjadi penting di tengah defisitnya kesejahteraan psikologi anak didik. "Uswah atau contoh mestinya diunggulkan dalam kegiatan belajar mengajar," tandas Syukri. 
Namun yang tidak kalah penting adalah keterlibatan orang tua dalam membentuk karakter anak. Sebisa mungkin orangtua dapat berinteraksi dengan anak sehingga orangtua mengetahui kondisi psikologis anak tanpa membebankan sepenuhnya tugas orangtua kepada guru di sekolah. Tentu saja persoalan kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan menjadi tanggungjawab bersama, tanpa menyalahkan guru dan perangkat sekolah, namun mencarikan solusi terbaik untuk menciptakan kesejahteraan di lingkungan sekolah.
Sebagaimana maklum, sejumlah peristiwa kekerasan di lingkungan lembaga pendidikan belakangan mencuat. Bahkan, akibat kekerasan tersebut mengakibatkan kematian seorang santri di Kediri, Jawa Timur. Aksi kekerasan ini menjadi catatan serius bagi lembaga pendidikan di Indonesia.

Nomor Kontak Syukri Pulungan (Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kesehatan Mental Indonesia (Puskestal Indonesia): +62 811-6643-012


 Editor : FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kodim 0314/Inhil Menggelar Komunikasi Sosial Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Nah! Kartu BPJS Jadi Syarat Jual Beli Tanah Mulai 1 Maret 2022

Pangdam I/BB Tinjau Vaksinasi Masyarakat dan Lansia, Paparkan Target Kerja Strategis

Syahrul Aidi Desak Dubes Prioritaskan Ekspor Potensi Desa dan Lindungi WNI di Negara Konflik

Tingkatkan Kompetensi SDM Pariwisata, Poltekpar Makassar Dan Breda University Belanda Sepakat Kerjasama

Syahrul Aidi Maazat: Semoga Abrasi di Desa Kuala Selat Benar-benar Teratasi agar Roda Perekonomian Terus Berjalan

Wakil Bupati Inhil H Syamsuddin Uti secara resmi melepas Camat Batang Tuaka

BEM SI Ancam Akan Turun Kejalan, Sebagai Bentuk Dukungan Kepada BEM UI soal Jokowi Lip Service

FPKS: Perbanyak Subsidi Gas 3 Kg untuk Masyarakat

Bupati Inhil HM Wardan Sambut Baik Kunjungan Kerja Anggota DPD RI Komite 2

Ustadz Sahrul DPR RI Fraksi PKS Jadi Penceramah di Masjid Mujahidin, Keritang

Kodim 0314/Inhil Menggelar Komunikasi Sosial Bersama Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 386 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 353 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 502 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved