• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Fokus Indragiri
  • Inhil

Yayasan Alhusniyah Reteh Akan Gelar Dzikir Akbar Mengenang Sang Perintis

Redaksi Exc.

Selasa, 07 November 2023 10:25:27 WIB
Cetak

Yayasan Alhusniyah Reteh Akan Gelar Dzikir Akbar Mengenang Sang Perintis

*20 Tahun Berdiri, Yayasan Alhusniyah Reteh Akan Gelar Dzikir Akbar*

Inhil, Marwahrakyat.com - Yayasan pendidikan  Al Husniyah Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) direncanakan akan menggelar dzikir akbar.

Selain dzikir, berbagai kegiatan dalam rangka mengenang Perintis Alhusniyah Abba KH Husain Hap ke 24 tahun, Milad ke 20 tahun Yayasan Alhusniyah dan Hari Pahlawan RI ke 78 diagendakan pada Rabu 8 November hingga Sabtu 11 November 2023.

Salah satu pengurus Yayasan Alhusniyah Reteh, Hj. Suaidah Husain mengimbau kepada para alumni Yayasan Alhusniyah Reteh untuk hadir pada kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah Yayasan Alhusniyah telah 20 tahun berdiri, dan telah mengorbitkan alumni yang mampu menjadi manusia yang bersaing di berbagai bidang. Maka kami imbau mereka untuk hadir sejenak pada acara dzikir akbar nantinya, baik yang dekat ataupun yang jauh," imbaunya.

Berbagai kegiatan akan dilaksanakan selama empat hari di Kampus 1 dan Kampus 3 Yayasan Alhusniyah.

"Hari pertama dibuka dengan bazar dan jalan santai, dilanjutkan dengan dzikir akbar di hari kedua, upacara Hari Pahlawan, pentas seni dan Pawai Akbar sebagai penutup," sebut Suaidah Husain.

Disadur dari Jaringansantri.com, perintis Yayasan Alhusniyah, KH. Husain Hap lahir bertepatan dengan peristiwa Sumpah Pemuda, yaitu pada tanggal 28 Oktober 1928 M/ 14 Jumadil Awal 1347 H. Beliau merupakan anak dari pasangan H. Daeng Palawa dan Hj. Daeng Tamaning. Keluarga ini berasal dari Bone Sulawesi Selatan yang berhijrah ke Pulau Kijang, Reteh.

Ketika mengandung KH. Husain Hap, ibunya Hj. Daeng Tamaning suatu malam pernah bermimpi memangku rembulan dengan kedua tangannya. Tampaknya, salah satu takwil dari mimpi itu adalah anak yang dikandungnya menjadi seorang tokoh pendidik dan ulama yang menyinari umat.

Sekitar tahun 1947, KH. Husain Hap berangkat menunaikan ibadah haji dan menuntut ilmu agama di Mekah. Ia belajar di Madrasah Dar al-Ulum al-Diniyah Mekah sebuah madrasah yang pernah dipimpin oleh Sayyid Muhsin Al-Musawa dan Syekh Yasin al-Fadani. Madrasah ini didirikan pada tahun 1934, setelah terjadi konflik internal di Madrasah Shaulatiyah.

Menurut tulisan Ali M. Hassan Palawa, KH. Husain Hap belajar di Mekah tahun 1947/8-1954, artinya sekitar 7 tahunan. Sedangkan, menurut UU Hamidy, beliau di Mekah selama 10 tahun dan merupakan seorang yang alim di bidang hadits.

Setelah cukup bekal ilmu pengetahuan agama, KH. Husain Hap kembali ke Pulau Kijang Reteh sekitar tahun 1954. Setelah menetap di Pulau Kijang, KH. Husain Hap membuka pengajian di sebelah rumahnya yang diberi nama Al-Husniyah. Ia juga aktif mengisi pengajian antara shalat maghrib menjelang shalat isya di beberapa masjid dan mushala di Pulau Kijang.

Pada kesempatan lain, KH. Husain Hap kerap pula diminta memberikan tausiyah dan nasehat pada kegiatan Hari Besar Islam, misalnya peringatan Maulid dan Isra’ dan Mi’raj, begitu pula acara syukuran Aqiqah, pesta penikahan, maupun penyelenggaraan jenazah ketika ada warga yang meninggal dunia. Tempat yang beliau hadiri itu tidak hanya terbatas di Pulau Kijang saja, melainkan masuk ke pelosok-pelosok desa dan parit, terutama di daerah kecamatan Reteh.

Secara formal, ia pernah tercatat menjadi pengajar di Madrasah Nurul Iman Pulau Kijang. Kemudian madrasah ini direformasi oleh KH. Husain Hap menjadi Madrasah Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI). Institusi ini terdiri atas Pendidikan setingkat Taman Kanak-kanak, Ibtidaiyah, Tsanawiyah, hingga Aliyah. Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI) di Pulau Kijang mengalami kemajuan pesat, di tahun 1986 saja telah memiliki 12 ranting yang masing-masing terdiri atas Ibtidaiyah dan Tsanawiyah, sementara tingkat Aliyah hanya ada di DDI Pulau Kijang.

Institusi ini berafiliasi dengan Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI), sebuah organisasi Ahli Sunnah wal Jamaah yang didirikan pada tahun 1947 dan ketuai oleh Anregurutta KH. Abd. Rahman Ambo Dalle di Sulawesi Selatan. Menurut Martin van Bruinnesen, di akhir 1980-an Darud Da’wah wal-Irsyad (DDI) memiliki seribu Madrasah di Sulawesi Selatan dan seratusan madrasah di daerah lain terutama di tempat komunitas Bugis menetap.

Selain DDI, KH. Husain Hap telah berjasa sebagai perintis pendirian Lembaga Pendidikan al-Husniyah sejak 1995. Kemudian pada tahun 2001 ahli waris mengembangkannya menjadi Al-Husniyah Islamic School yang merupakan institusi Pendidikan mulai dari TPQ, MDTA, PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA. Sekarang institusi ini berdiri megah di Jl. Kelapa Gading Pulau Kijang dan Jl. Lingkar Tembilahan.

KH. Husain Hap menikah dengan Hj. Khadijah dan dianugrahi 12 orang anak, lima orang laki-laki dan tujuh orang perempuan, di antaranya adalah: Abdul Hamid Husain, Sa'diah Husain, Jalaluddin Husain, Jamilah Husain, Kamaluddin Husain, Mardhiyah Husain, Fadlilah Husain, Hubaibah Husain, Suaidah Husain, Muzakkir Husain, Nu’aimah Husain dan Mubasyir Husain. Anak-anak keturunan beliau inilah menjadi generasi penerus yang memperjuangkan institusi Pendidikan Alhusniyah di Pulau Kijang dan Tembilahan.

KH. Husain Hap meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari di Rumah Sakit Angkatan Darat Jambi pada hari Rabu tanggal 10 Nopember 1999 M/ 2 Sya’ban 1420 H. Dalam usia 72 tahun dan dikebumikan di kota Jambi.

DPRD Inhil pernah memberikan penghargaan Gemilang Award tahun 2023 kepada KH. Husain Hap (Tokoh Agama, Pendiri Yayasan Darud Da'wah wal Irsyad Pulau Kijang (DDI) Reteh) pada bidang Pendidikan yang diterima oleh salah satu anak beliau, Jalaluddin Husain.


 Editor : H

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Program Penyelamatan Kelapa Rakyat Sebaiknya Jangan Masuk Rasionalisasi

Polres Inhil Imbau Warga Waspadai Berita Hoax Jelang Pilkada

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Kapolres Inhil Laksanakan Himbauan Maklumat Kapolri

Perdana Masuk Kantor,Ini Kegiatan Aparatur Pemdes Sungai Intan

IJB Net Kunjungi Pilot Project Pengolahan Sabut Kelapa di Makodim 0314/Inhil

Rapat Pembahasan APBDes Sei. Intan 2025

Diujung Tanduk Tim Pansel Rapat Ambil Keputusan Cabut SK Dirut BUMD Pelalawan

Program Aksi Desa Hebat, Haji Herman akan Kembangkan Seni Budaya Kearifan Lokal Cintai Budaya Leluhur

Tradisi Sambu Group dan YBDA Bagikan Biskuit Lebaran

Dandim 0314/Inhil Pimpin Upacara Pemakaman Militer Terhadap Purn TNI AD

Hardiansyah Camat Sungai Batang Siap Sukseskan Penyusunan DPB KPU Inhil

Dengan Pererat Ukuwah, PKS Inhil Kokohkan Struktural

Terkini +INDEKS

Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru

02 Oktober 2026
Berbagi Pengalaman Langka, Pertagas Ajak Para Guru Dalam Panen Madu Lebah Trigona
01 Oktober 2026
Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi
01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 598 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 258 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1612 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 722 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 630 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved