6 Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Berduaan Dikamar
Inhil, Marwahrakyat.com -- Sebanyak enam orang pasangan pelanggar tindak asusila dan tiga orang tanpa identitas terjaring Operasi Yustisi Satpol PP bersama Instansi Vertikal TNI, Polri serta Instansi terkait lainnya di Wilayah Kabupaten Indragiri Hilir Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu, Minggu (26/2/2023).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Indragiri Hilir, Marta Haryadi, SH., MH menjelaskan sebelumnya Tim Gabungan Satpol PP bersama TNI dan Polri, Sabtu pagi, 25 Februari 2023 telah melakukan Operasi Non Yustisi disejumlah wilayah Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu dalam rangka penertiban reklame komersil, reklame tidak berizin serta reklame yang telah kadaluarsa yang bertujuan guna menciptakan tata keindahan kota dan sebagai upaya menegakkan Peraturan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Dari hasil temuan di lapangan, sebanyak 75 unit reklame ditertibkan Tim Gabungan Satpol PP bersama TNI dan Polri.
Dihari yang sama Tim Non yustisi juga menertibkan serta memberikan Surat Peringatan tertulis terhadap 9 (sembilan) orang pemilik warung kopi yang berada di sekitar Pasar Dayang Suri, kepada 9 (Sembilan) yang menyediakan fasilitas karaoke dengan suara musik keras mengganggu Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat sekitar.
Lebih lanjut Kasatpol PP yang akrab disapa Kak Marta ini menyebutkan, “Kegiatan Yustisi kali ini dengan sasaran hotel, penginapan, tempat hiburan malam dan rumah kos di Kecamatan Tembilahan dan Kecamatan Tembilahan Hulu, hal ini dalam rangka menciptakan serta memelihara situasi, kondisi Keamanan dan Ketertiban Umum di Kabupaten Indragiri Hilir, agar kepada pemilik usaha tetap mematuhi segala ketentuan dan peraturan yang berlaku.”
Bagi pengelola Hotel, Wisma, Penginapan, rumah kost wajib tidak mengizinkan tamu yang bukan muhrim nya / bukan suami istri menginap dalam satu kamar atau menerima tamu lain jenis di dalam kamar dan hal-hal lainnya yang tidak sesuai dengan ketentuan dan norma agama / sosial.
“Ada 15 orang pelanggar tindak asusila terjaring dalam hasil operasi tangkap tangan kali ini. Diantaranya 6 pasangan ditemukan tanpa ikatan yang sah dan 3 orang tanpa identitas,” demikian ucap Kak Marta.
Selanjutnya pelanggar Peraturan Daerah tersebut dibawa ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan BAP dilakukan langsung oleh PPNS Satpol PP.
Pak Marta mengharapkan pengelola Hotel, wisma, rumah kos tidak menerima penghuni kamar yang bukan pasangan suami istri. Pemilik harus lebih ketat lagi dalam menyewakan kamarnya. “Pengelola harus lebih jeli, jangan pernah menerima pasangan laki-laki dan perempuan yang tidak terikat pernikahan,” tegasnya. Kepada Masyarakat, jika mengetahui ada pasangan yang bukan suami istri di lingkungannya, agar dapat segera melaporkan ke RT/RW terdekat untuk diteruskan ke Satpol PP Kab. Inhil,” tambah Marta.

Berita Lainnya
Rutin Berbagi Jumat Berkah, Kodim Inhil Sebar Sarapan untuk Duafa
Dandim Imir Faishal Pimpin Sidang Pankar UKP
Awas Sanksi! Sungai Guntung telah Stop Pelayaran Keluar-Masuk Riau
Julak Aqil ditunjuk Plt. Ketua PD KBB Kabupaten Indragiri Hilir. Datok Natawarga Laksana Serahkan Surat Tugas
Temuan Belatung Dalam Makanan Pasien, Bupati Inhil Perintahkan Tim Satgas Covid-19 Lakukan Inspeksi
Sosok Ini jadi Harapan Baru Warga Inhil, Herman: Saya hanya Ingin jadi Petugas Masyarakat
Komandan Kodim 0314/Inhil Ikuti Vidcon Launching Penanaman Mangrove Bersama Presiden Republik Indonesia
Arak-arakan Paslon Ini Sempat Macetkan Jalan, Herman Sampaikan Maaf
Pisah Sambut Kapolres Inhil Berlangsung Haru
Kapolres Dian Setyawan: 100% Personel Polri, ASN dan PHL Telah Divaksinasi
Rapat Paripurna Ke 14 DPRD Inhil Masa Persidangan II tahun 2024
Klaim Seorang Pria Sakit Pasca Vaksin, Kadiskes : Hanya Sebatas Isu