Cegah KLB Kasus Campak, Legislator Dorong Pemerintah Galakkan Vaksin MR kepada Anak-anak
*12 Provinsi Ditetapkan KLB Kasus Campak, DPR: Kita Pegang Prinsip Mencegah daripada Mengobati*
*Komisi IX Optimis KLB Campak Bisa Diatasi*
*Cegah KLB Kasus Campak, Legislator Dorong Pemerintah Galakkan Vaksin MR kepada Anak-anak*
Jakarta, Marwahrakyat.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut 31 provinsi di Indonesia telah melaporkan ribuan temuan kasus campak. Sebanyak 12 provinsi di antaranya bahkan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi bilang, optimis jika status KLB Campak sudah mencapai 12 provinsi bisa dikendalikan oleh Pemerintah dengan mengajak semua pihak memegang prinsip mencegah daripada mengobati.
"Kita masih memegang prinsip mencegah lebih baik daripada mengobati, tetapi bila ada yang sudah terlanjur sakit, maka harus segera ditangani dan jangan sampai menular kepada yang lain," kata Nurhadi kepada wartawan, Kamis (19/1/2023).
Sejauh pantauan, menurut Nurhadi, kasus campak terlapor sejumlah 3.341 kasus pada tahun 2022 yang menyebar di 31 provinsi dan 2.000 kasus campak itu terjadi di Aceh.
"Tentu ini menjadi keprihatinan bagi kita dan kita terus mendorong agar jangan sampai kasus campak ini melebar karena 90 persen orang bersentuhan - berinteraksi dengan pasien campak dapat tertular bila tidak memiliki kekebalan terhadap virus tersebut," ujar politikus NasDem ini.
Oleh karenanya, lanjut Nurhadi, demi melindungi anak dari bahaya virus campak maka Pemerintah perlu pemenuhan imunisasi dasar lengkap seperti mendapatkan imunisasi measles dan rubella lewat vaksin MR.
"Berdasar data WHO, vaksin MR aman dan 95 persen efektif mencegah campak dan rubella," tegas legislator dapil VI Jatim ini.
Sebelumnya, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Siti Nadia Tarmizi merinci sepanjang 2022 telah dilaporkan 3.341 kasus yang teridentifikasi di 223 kabupaten/kota.
"Jadi yang sudah menyatakan KLB itu 12 provinsi. Tapi kasus campak itu ada di 31 provinsi," kata Nadia(***)

Berita Lainnya
Pemdes Sungai Intan Salurkan Bantuan Ayam Kampung Untuk 491 KK
Perlu Sinergi yang Baik antara Pemerintah dan Masyarakat untuk Redam Lonjakan Kasus Covid-19
Ketum PP IWO: Berorganisasi Kedepankan Kebersamaan, Jadikan Ladang Ibadah
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Gelar Pisah Sambut Kapolres
Rakoorcab GMNI Inhil, Berikut Pesan-Pesan Ketua KNPI Bung Mahmudin
BRI Cabang Tembilahan Siapkan 50 Nomor Antrian Setiap Harinya Selama 3 Bulan, Masyarakat Dihimbau Tidak Berbondong - Bondong Mengambil BPUM Pada masa Pandemi.
Mari Dukung, PD IWO Inhil Galang Donasi untuk Bantu APD Medis Indragiri Hilir
Pimpin Apel Pasukan Sambut Wisman di Bali, Kapolri: Sebagai Gerbang Terakhir Tolong Disiplin
Live Musik, Bhakti Adhyaksa Ikut Meriahkan CFD Swarna Bumi Tembilahan
Maryanto Terpilih Pimpin FKWI 2022- 2025
DP2KBP3A Inhil Gelar Sosialisasi Hukum Keluarga di Kecamatan Pulau Burung
Diskusi Bersama Perwakilan Bappenas RI, Ketua PD IWO Inhil Sampaikan Kondisi Infrastruktur dan Pendidikan