Bupati Wardan Bantu Sembako Kepada 1122 Warga Kemuning Terdampak Banjir
MarwahRakyat.com--Bertempat di Gedung Serbaguna Desa Limau Manis, Bupati Indragiri Hilir H. Muhammad Wardan memberikan bantuan sembako kepada 1122 warga yang terdampak banjir di sembilan Desa & Kelurahan Se-Kecamatan Kemuning, meliputi Desa Talangjangkang, Lubuk Besar, Limau Manis, Kemuning Muda, Kemuning Tua, Air Balui, Bantu Ampar, Sekara dan Kelurahan selensen.
Bantuan sembako tersebut berupa 4.488 Kg beras, 50 dus mie instan, 7 Dus Roti Hatari 3 Dus Sarden Indomili dan 100 Kg Gula yang langsung di terima oleh camat kemuning secara simbolis. Kemudian di salurkan oleh pemerintah Desa masing-masing yang terdampak banjir.
"Inilah bentuk kepedulian pemerintah kabupaten Inhil terhadap masyarakat yang terdampak banjir" tutur Bupati Wardan.
"Selain itu kita juga sudah meminta juga kepada pak gubernur saat rakerda partai Golkar kemarin bagaimana solusi agar kedepannya tidak lagi terjadi banjir di kecamatan kemuning dan kecamatan keritang" jelas Bupati Wardan.
"Kemudian tadi siang saya berkunjung juga ke lokasi banjir di Kecamatan Keritang, Alhamdulillah sudah menerima masukan masukan dari masyarakat bahwa. Sebab terjadinya banjir ini di akibatkan oleh pendangkalan sungai Reteh, untuk itu kedepannya kita upayakan bagaimana sungai reteh ini kita lakukan pengerukan atau normalisasi, sehingga ketika debit air mulai melonjak dari hulu sungai reteh dapat melaju dengan lancar menuju sungai gansal" jelas Bupati dua periode itu.
Karena keterbatasan waktu kunjungan bupati sehingga beliau meminta masyarakat agar memberikan masukan secara tertulis kepadanya, kemudian gemilangpos.com mewawancarai sejumlah kepala desa yang terdampak banjir di kemuning, salah satunya kepala Desa Limau Manis Hermansyah yang paling banyak terdampak banjir, beliau berharap sekali agar lebih banyak lagi pengerukan kanal, baik itu kanal jalur-jalur perkebunan terlebih lagi pengerukan sungai Reteh.
"Karena ini baru banjir tahap pertama tahun ini lumayan besar di Limau manis, biasanya banjir paling besar tidak seperti ini. Sehingga ini sangat mengkhawatirkan warga, karena dalam kurun waktu 15 tahun terakhir banjir tahun ini sangat besar" jelas Hermansyah.
"Sambil sarapan tadi pagi saya berbincang dengan Pak gubernur, beliau sudah meminta langsung kepada dinas terkait agar mencarikan solusi bagaimana kedepannya tidak lagi terjadi banjir di Kecamatan Kemuning dan keritang" pungkas Wardan.

Berita Lainnya
Ahmad Efendi : Meski di Desa, Masyarakat Tetap Perlu Memakai Masker
Kadin Inhil Bersama Masyarakat Sekitar Bedah Rumah Mbah Samingan
Pemkab Inhil Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Ustadz Sahrul Aidi Komisi V Terima Usulan Strategis
Sambu Grup Gandeng Pemdes Air Tawar Membangun Tanggul
Ibu-ibu Persit Bagikan Takjil, Dandim 0314/Inhil : Ini Momentum Kebaikan
Datangi Markas Kodim 0314/Inhil, Kapolsek Tembilahan Hulu Berikan Kejutan untuk Dandim
Polres Inhil Gelar Pesantren Kilat Bagi Tahanan
Dilepas Bupati, Puluhan Paguyuban Ikuti Pawai HUT ke-77 TNI Wilayah Kodim Inhil
Bupati Inhil Soroti Ekonomi Seberang Tembilahan dan Akses Transportasi Pasca Longsor
Bawaslu Inhil Akan Jalin Kerjasama dengan STAI Auliaurrasyidin Tembilahan
Bupati Inhil Perintahkan Penuhi Kebutuhan Pengobatan Balita Gizi Buruk
Bandara di Tempuling Jadi ajang Balapan Motor Liar