Banjir Longsor Landa Tiga Provinsi di Sumatera, Dompet Dhuafa Gerak Cepat Bangun Pos Respon Bencana di Sejumlah Titik*
Marwahrakyat.com, JAKARTA - Dompet Dhuafa melalui tim Respon Kemanusiaan, Disaster Management Center (DMC), dan juga cabang di Sumatra Utara, Aceh, Sumatera Barat bergerak cepat untuk lakukan respon darurat, sejak hujan mengguyur tiga wilayah tersebut sejak Senin, 24 November 2025. Respon seperti evakuasi, bantuan perlengkapan pengungsi, telah dilakukan tim. "Kami telah mengaktifkan tim relawan DMC Dompet Dhuafa untuk bergerak cepat merespon kondisi tersebut sejak awal terjadinya bencana.
Setelah respon cepat di sejumlah titik banjir dan tanah longsor, dan erupsi Semeru di Pulau Jawa beberapa hari lalu, kini kami juga memfokuskan respon di Pulau Sumatera. Mengingat di sejumlah titik pengungsian di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, warga bertahan dengan kondisi yang serba terbatas. Banyak dari mereka hanya membawa pakaian yang melekat di tubuh saat menyelamatkan diri. Anak-anak, ibu, dan lansia harus tinggal sementara di tempat pengungsian dengan fasilitas yang minim," jelas Shofa Qudus, selaku Kepala DMC Dompet Dhuafa.
Shofa Qudus menambahkan bahwa tim kami sudah berada di masing-masing lokasi, membantu proses evakuasi dan berkoordinasi dengan BPBD setempat. "Kami masih fokus pada penanganan respon dan pencarian korban yang hilang. Kami juga mulai membangun dapur-dapur umum di beberapa titik. Sementara itu untuk memudahkan koordinasi dan pengiriman bantuan, kami mengaktivasi posko di Medan sebagai wilayah aman terdekat ke Aceh dan Padang. Kami menyiagakan perlengkapan seperti kendaraan rantis, perahu karet, helmet, tabung oksigen dan lain-lain."
Berdasarkan data yang dihimpun saat ini tercatat total 174 orang meninggal dunia dan 12.546 kepala keluarga (KK) mengungsi. Namun, angka tersebut masih dapat berkembang, karena masih terdapat banyak wilayah yang belum bisa diakses dan proses pendataan terus berlangsung.
Dompet Dhuafa Riau sebagai cabang terdekat dari wilayah yg terdampak bencana terus berupaya membantu dengan membuka penggalangan donasi bagi penyintas bencana di Sumatera, Dompet Dhuafa Riau membuka kanal donasi di link https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/bantuansiagabencana.
atau bisa melalui rekening Bank BSI 444.667.7792 atau Bank Mandiri 108.0012.604.139 (an Yayasan Dompet Dhuafa Republika Riau) *tambahkan kode 20 pada akhir donasi anda.
Curah hujan tinggi di sejumlah wilayah kembali mencatatkan rentetan bencana. Banjir bandang dan tanah longsor menerjang sejumlah wilayah di Indonesia. Setelah beberapa pekan lalu melanda kawasan di Pulau Jawa, kali ini bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Pulau Sumatera secara masif. Tingginya intensitas hujan sepekan terakhir menyebabkan debit air sungai meluap, dan memicu pergerakan tanah di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Berdasarkan data yang dihimpun tim respons kebencanaan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa di lapangan, cakupan wilayah terdampak sangat luas. Di Aceh, banjir merendam lebih dari 16 daerah, termasuk Pidie, Aceh Besar, Aceh Tamiang, hingga Aceh Selatan. Kondisi serupa terjadi di Sumatera Utara di mana 11 daerah seperti Mandailing Natal, Nias Selatan, hingga Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan lumpuh total. Sementara di Sumatera Barat, 15 daerah termasuk Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, hingga Pesisir Selatan mengalami kerusakan parah akibat galodo dan longsor. Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah rumah hanyut terbawa arus, jalan dan jembatan terputus, ribuan warga terpaksa mengungsi, serta adanya korban jiwa.

Berita Lainnya
Merajut Silaturahmi, Memperkokoh Ukhuwah: Presiden Komunitas Yaman Kunjungi Ketum PPWI
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Terimakasih Masyarakat Inhil, Bupati Cup Indragiri Hilir 2026 Berlangsung Sukses Dan Resmi Ditutup
Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Siap Dukung Talam Durian yang Capai Rekor MURI, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf (AMY) Dijadwalkan Kunjungi Pekanbaru
DLHK Inhil Diminta Jangan Tunggu Aduan, 40 Dapur MBG Harus Diawasi Ketat
Segera Dibuka, Kelas Jurnalistik Gratis untuk Mahasiswa dan Umum di Tembilahan
Warga Dituntut Tertib, Perusahaan Bagaimana?Kantor Pertanahan Inhil Diminta Transparan
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
HN FC Juara Bupati Cup Inhil 2026, Hafiful Huda: Ini Hasil Kerja Keras Bersama
Penggiat Literasi Inhil Gelar Kegiatan dengan Tema Cek Fakta Melek Media
Kejar Potensi Wisatawan dan Pelaku Industri ASEAN, Hendry Munief Dorong Percepatan Ro-Ro Dumai-Melaka