• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Advertorial
  • Inhil

Strategi Dinkes Inhil Dalam Menangani Stunting di Sungai Batang

Redaksi Exc.

Rabu, 16 Oktober 2024 05:47:39 WIB
Cetak

INHIL - Dalam upaya mengurangi prevalensi stunting di Kecamatan Sungai Batang, Dinas Kesehatan(Dinkes) Indragiri Hilir(Inhil) melakukan berbagai intervensi yang menunjukkan hasil positif. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Indragiri Hilir, Rahmi Indrasuri, SKM, MKL, langkah-langkah yang diambil telah membawa penurunan jumlah balita stunting meskipun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Stunting, yang didefinisikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis, merupakan masalah serius yang mempengaruhi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak. Data dari grafik sebaran stunting di Kecamatan Sungai Batang menunjukkan bahwa prevalensi stunting mengalami peningkatan dari 12 kasus pada tahun 2022 menjadi 15 kasus pada tahun 2023, dan meningkat menjadi 16 kasus pada tahun 2024. Meskipun terjadi peningkatan jumlah kasus, intervensi yang dilakukan oleh pemerintah setempat telah mulai membuahkan hasil.

“Periode 1000 hari pertama kehidupan adalah kunci dalam penanganan stunting. Oleh karena itu, kami memprioritaskan program-program yang fokus pada intervensi gizi dan kesehatan,” ungkap Rahmi Indrasuri.

Berbagai upaya yang telah dilakukan mencakup:

1.    Penyuluhan tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kekerasan pada anak dan perempuan.

2.    Pendampingan ASI eksklusif dan kunjungan untuk ibu hamil serta balita bermasalah gizi.

3.    Pelatihan penyiapan makanan tambahan berbahan pangan lokal bagi kader.

4.    Pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil dan remaja putri. 

5.    Pembinaan pelaksanaan aksi bergizi di sekolah SMP dan SMA di Kecamatan Sungai Batang.

6.    Sosialisasi 5 pilar STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

7.    Program imunisasi seperti Crash Program Polio, BIAN, Kejar, dan PIN Polio tahap 1 dan 2.

8.    Penetapan Bunda PAUD dan orang tua asuh stunting.

 9.    Komitmen percepatan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS).

Namun, masih terdapat faktor determinan yang menjadi kendala dalam perbaikan status gizi balita di Kecamatan Sungai Batang, antara lain:

1.    Tidak Mendapat Imunisasi Dasar Lengkap: 35,7% balita stunting tidak mendapatkan imunisasi dasar lengkap, meningkatkan risiko terhadap penyakit.

 2.    Terpapar Asap Rokok: 100% balita terpapar asap rokok di lingkungan rumah, yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

3.    Rendahnya Tingkat Pendidikan Orang Tua: 61,5% ayah dan 57,1% ibu balita memiliki tingkat pendidikan yang rendah, berdampak pada pemahaman nutrisi.

 4.    Belum Mendapat MP-ASI: 21,4% balita stunting belum mendapatkan Makanan Pendamping ASI yang sesuai.

 5.    Pemahaman Tentang Stunting yang Masih Kurang: 64,28% orang tua tidak memahami pentingnya gizi seimbang.

 6.    Tidak Mendapat ASI Eksklusif: 50% balita stunting tidak mendapatkan ASI eksklusif.

7.    Tidak Memiliki Jamban Sehat: 28,57% anak tinggal tanpa jamban sehat. 

8.    Kurangnya Akses Air Bersih: 28,57% anak tidak memiliki akses air bersih.

“Untuk meningkatkan hasil, kami perlu kerjasama lintas program dan lintas sektor. Komitmen dari semua pemangku kebijakan sangat penting agar program-program ini dapat berjalan lebih efektif,” tambah Rahmi.

Dinas Kesehatan Indragiri Hilir terus berupaya untuk memperkuat kerjasama dengan masyarakat dan dunia usaha dalam rangka mengatasi masalah stunting, yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan anak saat ini tetapi juga masa depan mereka. (Adv)


[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Kadis Haryono Jelaskan Pemohon yang Butuh Inovasi Japri

Puskesmas Tembilahan Kota Gelar Edukasi Kelas Ibu Hamil dan Penyuluhan Pencegahan Stunting

Dinkes Inhil: Pentingnya Kunjungan Rutin ke Posyandu untuk Kesehatan Balita

Dapur Queen, Rekomendasi Tempat Nongkrong dengan Kuliner Lezat!!

Dinkes Inhil Gelar Pekan Imunisasi Nasional Polio yang di Pusatkan di Kecamatan Keritang

DP2KBP3A Dan BKKBN Gelar Minilok di Tanah Merah

Resmikan Masjid Al-Falah, Wabup Harapkan Masjid ini Dimakmurkan

Tim Pramuka SMA Labschool Cirendeu sukses tampil di panggung utama Sae Man Geum Got Talent pada Jambore Dunia Korea

Laskar Bhineka Nusantara Desak Pengusutan Tuntas Kasus Suap Hakim oleh Wilmar Group, Syawal Udin: Tidak Ada Toleransi!

Hasil Analisis Data Pengukuran Stunting di Kelurahan Bandar Sri Gemilang Tahun 2023-2024

Analisis Pengukuran Stunting di Kelurahan Pelangiran

Bupati Rohil Hadiri Wisuda dan Milad Ponpes Bidayatul Hidayah

Terkini +INDEKS

Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi

01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026
PPWI Inhil Pertanyakan Pajak Perkebunan, Bappenda Malah Minta Data, Apa kerjanya?
05 September 2026
Atlet Taekwondo Inhil Marsel Romansa Raih Juara Umum 2 di Kejuaraan Piala Kodam XIX Tuanku Tambusai
02 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 598 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 258 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1612 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 721 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 630 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved