Sekolah Alam Tembilahan
Juanda: Alam Adalah Laboratorium Allah yang Lengkap Sebagai Tempat Belajar
MarwahRakyat.COM, TEMBILAHAN - Memberikan anak kesempatan bersuara dalam memilih sekolah adalah salah satu tujuan diselenggarakan nya Trial Class di Sekolah Alam Tahfiz Indragiri pada Kamis (8/7).
Ketika anak mengetahui, mengenal, dan mencoba menjalani beberapa hari di lingkungan sekolah baru, maka diharapkan dari pengalaman nya tersebut, anak bisa memberikan pendapat nya apakah ia nyaman atau berkeinginan belajar di sekolah tersebut.
Maka dari itu Sekolah Alam Tahfiz Quran Tembilahan memberikan program "Trial Class" (gratis) kepada ananda yang ingin mengenal tentang konsep Sekolah Alam.
Berbeda dengan sekolah reguler pada umumnya, Sekolah Alam Tembilahan lebih banyak mengajak siswa-siswi mereka untuk belajar di luar ruangan.
Menurut Direktur Sekolah Alam Said Abdul Azis , M.Kom, alam merupakan laboratorium yang paling lengkap yang harus kita manfaatkan dengan baik.
"Alam adalah tempat belajar sambil bermain, di Alam bebas, sangat membuat otak refresh untuk berpikir." Tutur Aziz.
Juanda, MT, selaku Ketua Yayasan juga mengatakan disekolah alam kami tidak dibatasi ruang sekian kali sekian. Jadi kelas kami adalah seluruh alam semesta.
"Allah itu sudah menyediakan laboratorium terindah, terlengkap, yang kadang-kadang kita enggak mikir sampai ke sana. Alam sudah lengkap dan indah untuk dipelajari." Ujar Juanda.
Kegiatan Trial Class dilaksanakan sehari full pada Kamis 8 Juli 2021 bertempat di Sekolah Alam Tahfiz Qur'an Jl. Suhada Kelurahan Pekan Arba Kec. Tembilahan.
Adapun Kegiatannya adalah :
1. Baca tulis Al Quran
2. Cek hafalan anak
3. Dhuha time
4. Nonton film Edukasi
5. Membuat Project dari bahan utama kelapa
a. Sapu Lidi dan rosella Drink ( SMP )
b. Kreasi dari bahan kelapa & Mewarnai ( SD ).
6. Pembibitan.
7. Outbond
8. Memanah dan Rihlah advanture ke kebun.
Juanda menambahkan bahwa Sekolah Alam mengembangkan program-program untuk menginternalisasikan nilai-nilai lingkungan di sekolah, siswa dilatih untuk berani bereksplorasi, Guru bertindak sebagai fasilitator yang mendampingi proses eksplorasi siswa, Konsep “alam” menjadikan pelajaran lebih variatif dan tidak membosankan.
"Dalam sekolah alam nilai teori bukan menjadi tolak ukur keberhasilan , di sekolah alam siswa dididik untuk lebih dapat mengaplikasikan ilmunya dalam
kehidupan sehari-hari, dan aktivitasnya dirancang untuk mendukung pengembangan motorik halus, motorik kasar, emosi, kognitif, dan psikososial." Ujarnya lagi.
Aziz menambahkan, "Sekolah Alam Tembilahan kedepan juga akan membuat Program yang melibatkan masyarakat sekitar dan siswa." Tuturnya diakhir sesi.

Berita Lainnya
Kumpulkan 426 Suara, Muhammad Ridho dan Andriani Sah Nahkodai DEMA STAI Auliaurrasyidin
Kurikulum pendidikan 2013 dinilai aneh dan lucu
Penguatan Fasilitator Daerah Regional Sumatera POP IGI Tingkat SD-SMP
Kunjungan Praktik Lapang Mahasiswa Budidaya Perairan Unisi ke Desa Pulau Cawan
BKKBN Provinsi Harapkan Peran Saka Kencana dalam Pola Asuh Pendidikan dan Remaja
PHRI Usulkan Pemerintah Membuka Kerjasama Dengan Maskapai Asing
SMPN 1 Batang Tuaka Tunjukkan Antusiasme Dalam Gelaran HUT PGRI ke-77 dan HGN 2022
Bunda Literasi Gandeng TBM Asmaraloka, dan FTBM Inhil : Literasi sejak Dini
Terapkan Protokol Kesehatan, Fekon Unisi Gelar Seminar Proposal
Gali Potensi dan Bakat Santri, FKDT Inhil Gelar Porsadin IV
Semangat Gotong Royong Sukseskan Misi Pendidikan di Masa Pandemi COVID-19
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahun ajaran 2020/2021