• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Fokus Indragiri

Herman Yuliantini

Perbanyak Normalisasi dan Tanggul, Haji Herman: Cara Penyelamatan Kebun Masyarakat

Redaksi Exc.

Rabu, 30 Oktober 2024 13:39:31 WIB
Cetak
Perbanyak Normalisasi dan Tanggul, Haji Herman: Cara Penyelamatan Kebun Masyarakat

 

Harga Jual Kelapa Saat Ini Sifatnya Semu, Haji Herman: Perlunya Standarisasi Harga

TEMBILAHAN - Masyarakat petani di Indragiri Hilir puluhan tahun sudah menjerit akibat rusaknya kebun kelapa mereka akibat kondisi alam, terlebih di daerah pesisir.

Sampai hari ini kondisi kebun mereka bertambah parah. Luasan lahan petani tergerus dilanda abrasi yang mengakibatkan air laut menggenangi lahan Masyarakat petani.

Haji Herman mengatakan, salah satu upaya penyelamatan kebun Masyarakat harus ada ikut campur tangan pemerintah dalam menanggulangi terjadinya abrasi berkepanjangan.

"Pemerintah harus hadir menyelamatkan kebun kelapa Masyarakat. Caranya perbanyak pembangunan tanggul," kata Haji Herman saat berkampanye, Kamis (24/10/2024) lalu.

Calon Bupati Inhil itu menegaskan, perbanyak normalisasi parit serta pembangunan tanggul harus menjadi program utama dalam rangka penyelamatan kebun kelapa Masyarakat.

"Harus direalisasikan sebagai prioritas utama, serapan APBD harus betul-betul tepat sasar untuk kepentingan petani," tegasnya.

Mengenai kenaikan harga jual kelapa, Herman yang merupakan Calon Bupati Inhil nomor urut 4 itu mengatakan, kenaikan harga jual kelapa saat ini tidak ada ikut campur tangan pemerintah.

"Kenaikan harga saat ini tidak ada ikut campur pemerinta. Jika ada yang mengklaim, itu bohong," tukasnya.

Kenaikan harga jual kelapa itu tidak terlepas dari hukum pasar, sambungnya menjelaskan. Jika bahan baku langka, harga akan naik, begitu juga sebaliknya.

Merosotnya produksi pohon kelapa saat ini diyakini kebun Masyarakat sudah tidak produktif lagi akibat pengaruh kondisi alam, serta banyaknya kebun yang rusak akibat luapan air laut.

"Hari ini produksi pohon kelapa berkurang, hasil panen sedikit, makanya harga jual naik drastis kurang lebih Rp4.000,"

Dikatakan Haji Herman, kenaikan ini sifatnya tidak permanen alias semu. Ketika produksi pohon kelapa membaik, buah kelapa akan banjir, maka hukum pasar akan berlaku.

"Kenaikan ini sifatnya sementara, tunggu saja nanti jika buah kelapa banjir, dipastikan harga jual akan turun," sambungnya.

Maka dari itu, Haji Herman bersama Yuliantini jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Inhil akan memprioritaskan upaya agar harga jual kelapa bisa stabil tanpa adanya intervensi dari perusahaan.

"Maka dari itu perlu kehadiran pemerintah bagaimana harga jual kelapa itu bisa stabil," terangnya.

Untuk menstabilkan harga kelapa ini, Haji Herman telah menjumpai Kementrian di pusat agar mengeluarkan regulasi standarisasi harga jual kelapa bulat dalam rangka penyelamatan dari cengkraman kapitalis.

"Akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati sebagai payung hukum. Kalau kelapa sawit sudah ada standarisasi harganya sendiri. Maka dari itu kami berkomitmen akan menindaklanjuti itu, dengan meminta SK Gubernur dan akan mengusulkan ke Kementrian nantinya," papar mantan Pj Bupati Inhil itu.

Haji Herman mengungkapkan, telah menghitung harga kelapa yang layak, agar petani yang memiliki kebun sedikit pun bisa menghidupi keluarganya. Standar harga jual kelapa minimal Rp3.000.

"Kita sudah menghitung harga kelapa yang layak Rp3.000 agar petani bisa bernafas,"

Mulai dari ngait kelapa (memaneng_red), mengambung hingga mengupas kulit kelapa sampai mengangkut menggunakan pompong diantar ke tokeh, harga kelapa yang layak Rp3.000.

"Dengan adanya standarisasi harga jual kelapa, Masyarakat tidak was-was lagi menjual kelapa mereka. Harga sudah diatur, dan tidak bisa dimainkan oleh perusahaan." Tutupnya.


 Editor : Hendro

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Ikbal Sayuti Temu Ramah Bersama Pembina YVB dan Tokoh Masyarakat Inhil

Meskipun Tahapan Coklit Sudah Berakhir, Bawaslu Inhil ingatkan KPU Untuk Akomodir Hak Pilih Warga

Kembali Musibah Kebakaran! Landa Teluk Belengkong, Marlis Prihatin

Bupati Inhil Tinjau Langsung Perekaman E-Ktp di Gaung

Mahyubi Buka Open Turnamen Futsal Desa Saka Rotan CUP Tahun 2024

Kantor Hukum Jumiardi,S.H.,M.H dan Partners Resmi Dibuka

Kunjungi Wilayah Utara Inhil, Wabup Shalat Zhuhur di Pulau Burung, Ashar di Kateman

Hadiri Tepuk Tepung Tawar Pejabat Forkopimda Yang Baru Bertugas, Ketua APPSI Inhil : Momentum Penting Untuk Mempererat Hubungan Semua Pihak

Libur tidak Halangi Polres Inhil Jalankan Protkes, Tetap Ketat Jangan Kasih Kendor

Polres Indragiri Hilir Bersama Forkopimda Laksanakan Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Desa Teluk Jira, Kec. Tempuling, Kab. Inhil

Pemkab Inhil Sabet Lagi Opini WTP Lima Tahun Berturut-turut, Hebatkan?

Perbaiki Jalan Sungai Empat, Mahasiswa dan Masyarakat: Terimakasih Pak Dani M Nursalam

Terkini +INDEKS

Cegah Dampak Kabut Asap Karhutla, Dompet Dhuafa Riau Bagikan 1.000 Masker Gratis kepada Pengguna Jalan di Pekanbaru

02 Oktober 2026
Berbagi Pengalaman Langka, Pertagas Ajak Para Guru Dalam Panen Madu Lebah Trigona
01 Oktober 2026
Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi
01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 598 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 258 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1612 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 722 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 630 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved