• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Fokus Indragiri

Herman Yuliantini

Perbanyak Normalisasi dan Tanggul, Haji Herman: Cara Penyelamatan Kebun Masyarakat

Redaksi Exc.

Rabu, 30 Oktober 2024 13:39:31 WIB
Cetak
Perbanyak Normalisasi dan Tanggul, Haji Herman: Cara Penyelamatan Kebun Masyarakat

 

Harga Jual Kelapa Saat Ini Sifatnya Semu, Haji Herman: Perlunya Standarisasi Harga

TEMBILAHAN - Masyarakat petani di Indragiri Hilir puluhan tahun sudah menjerit akibat rusaknya kebun kelapa mereka akibat kondisi alam, terlebih di daerah pesisir.

Sampai hari ini kondisi kebun mereka bertambah parah. Luasan lahan petani tergerus dilanda abrasi yang mengakibatkan air laut menggenangi lahan Masyarakat petani.

Haji Herman mengatakan, salah satu upaya penyelamatan kebun Masyarakat harus ada ikut campur tangan pemerintah dalam menanggulangi terjadinya abrasi berkepanjangan.

"Pemerintah harus hadir menyelamatkan kebun kelapa Masyarakat. Caranya perbanyak pembangunan tanggul," kata Haji Herman saat berkampanye, Kamis (24/10/2024) lalu.

Calon Bupati Inhil itu menegaskan, perbanyak normalisasi parit serta pembangunan tanggul harus menjadi program utama dalam rangka penyelamatan kebun kelapa Masyarakat.

"Harus direalisasikan sebagai prioritas utama, serapan APBD harus betul-betul tepat sasar untuk kepentingan petani," tegasnya.

Mengenai kenaikan harga jual kelapa, Herman yang merupakan Calon Bupati Inhil nomor urut 4 itu mengatakan, kenaikan harga jual kelapa saat ini tidak ada ikut campur tangan pemerintah.

"Kenaikan harga saat ini tidak ada ikut campur pemerinta. Jika ada yang mengklaim, itu bohong," tukasnya.

Kenaikan harga jual kelapa itu tidak terlepas dari hukum pasar, sambungnya menjelaskan. Jika bahan baku langka, harga akan naik, begitu juga sebaliknya.

Merosotnya produksi pohon kelapa saat ini diyakini kebun Masyarakat sudah tidak produktif lagi akibat pengaruh kondisi alam, serta banyaknya kebun yang rusak akibat luapan air laut.

"Hari ini produksi pohon kelapa berkurang, hasil panen sedikit, makanya harga jual naik drastis kurang lebih Rp4.000,"

Dikatakan Haji Herman, kenaikan ini sifatnya tidak permanen alias semu. Ketika produksi pohon kelapa membaik, buah kelapa akan banjir, maka hukum pasar akan berlaku.

"Kenaikan ini sifatnya sementara, tunggu saja nanti jika buah kelapa banjir, dipastikan harga jual akan turun," sambungnya.

Maka dari itu, Haji Herman bersama Yuliantini jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Inhil akan memprioritaskan upaya agar harga jual kelapa bisa stabil tanpa adanya intervensi dari perusahaan.

"Maka dari itu perlu kehadiran pemerintah bagaimana harga jual kelapa itu bisa stabil," terangnya.

Untuk menstabilkan harga kelapa ini, Haji Herman telah menjumpai Kementrian di pusat agar mengeluarkan regulasi standarisasi harga jual kelapa bulat dalam rangka penyelamatan dari cengkraman kapitalis.

"Akan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati sebagai payung hukum. Kalau kelapa sawit sudah ada standarisasi harganya sendiri. Maka dari itu kami berkomitmen akan menindaklanjuti itu, dengan meminta SK Gubernur dan akan mengusulkan ke Kementrian nantinya," papar mantan Pj Bupati Inhil itu.

Haji Herman mengungkapkan, telah menghitung harga kelapa yang layak, agar petani yang memiliki kebun sedikit pun bisa menghidupi keluarganya. Standar harga jual kelapa minimal Rp3.000.

"Kita sudah menghitung harga kelapa yang layak Rp3.000 agar petani bisa bernafas,"

Mulai dari ngait kelapa (memaneng_red), mengambung hingga mengupas kulit kelapa sampai mengangkut menggunakan pompong diantar ke tokeh, harga kelapa yang layak Rp3.000.

"Dengan adanya standarisasi harga jual kelapa, Masyarakat tidak was-was lagi menjual kelapa mereka. Harga sudah diatur, dan tidak bisa dimainkan oleh perusahaan." Tutupnya.


 Editor : Hendro

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bahas Transparansi Pengelolaan Dana Baznas, DPRD Inhil Hearing Bersama PC PMII Inhil

Wakil Bupati Inhil Tinjau Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Kependudukan

Mahasiswa Kukerta STAI Auliaurrasyidin Meninjau Lokasi Kebakaran Bersama Babinkamtibmas Bagan Jaya

AKBID Hadiri Undangan Bukber PC PMII INHIL

Tekan Angka Stunting, HM Wardan Harapkan OPD Saling Kolaborasi

Serbuan Vaksinasi Kembali Di Gencarkan Kodim 0314/Inhil

Bimalyndo Hajar Aswad Cabang Tembilahan, Profesional Lepas dan Berangkatkan Tamu ke Baitullah.

Polsek Tembilahan Hulu, IDI, dan UPT Puskesmas Laksanakan Penyuluhan dan Penyemprotan Disinfektan

Komunitas di Inhil Gelar Silahturahmi di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan

Kapolres Inhil Sambu Hangat Silaturahmi Insan Pers

Posko Terpadu Lintas Kabupaten Kempas Menerima Bantuan dari Bupati, Forkopimda dan Yayasan Vioni Bersaudara

Kapolres Inhil Pimpin Sertijab Kasat Intelkam Beserta 4 Kapolsek

Terkini +INDEKS

Jadi Pionir di Indonesia, Program Satgas PGRI Inhil Diapresiasi dan Mulai Ditiru Daerah Lain

03 Juli 2026
Solidaritas dan Kepedulian, PGRI Inhil Salurkan Bantuan untuk Guru Korban Tanah Longsor di Tanah Merah
02 Juli 2026
Kadis PMD Yuliargo Imbau Kades se-Inhil Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
01 Juli 2026
Sinergi Jaga Kamtibmas, Kasubbag TU Kemenag Inhil Hadiri Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara
01 Juli 2026
Diplomasi Moralitas: Wilson Lalengke Serahkan Buku "Ijazah Jokowi" kepada Duta Besar Rusia Sergey Tolchenov
25 Juni 2026
Musnahkan BB Narkotika 1,5 Kg Sabu dan 1060 Pil Ekstasi
25 Juni 2026
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
24 Juni 2026
Ngopi Bersama Insan Pers, Ketua PW IWO Riau dan Andi Darma Taufik Bahas Beragam Persoalan Masyarakat
24 Juni 2026
Ketua KNPI Inhil, Mahmudin Apresiasi Kinerja Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026
Bea Cukai Tembilahan Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp4,65 Miliar
24 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS


PSSI Inhil Matangkan Persiapan PORPROV Riau XI 2027, KONI Lakukan Monitoring dan Evaluasi

Dibaca : 314 Kali
Akuatik Inhil Lepas Atlet ke Pekanbaru Ikuti Kejuaraan Riau Akuatik Ke-7 Antar Klub
Dibaca : 226 Kali
Momentum HUT Inhil ke-61, Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Sebut Infrastruktur Jadi Keluhan Utama
Dibaca : 625 Kali
Sengit Day 3 Bupati Cup! Hai Cell dan Suka Maju Lolos Lewat Drama Adu Penalti
Dibaca : 549 Kali
Hari Kedua Bupati Cup: Taliban Friend dan Azka RCBN Grup Amankan Tiket ke 32 Besar
Dibaca : 547 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved