• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Polemik Bupati Cup Inhil 2026 Terjawab! Komite Hukum PSSI Tegaskan Turnamen Merupakan Agenda Resmi Organisasi
25 Juli 2026
Pansus RUU Daerah Kepulauan Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir
22 Juli 2026
Babak 16 Besar Bupati Cup Inhil: Pinang Jaya Melaju Lewat Gol Cantik King Polo
05 Juli 2026
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026

  • Home
  • Politik
  • Info

Kombatan: PDIP harus ingatkan Jokowi, jangan terlena 270 Pj kepala daerah 'dibarter' Gibran Bacawapres Prabowo

Redaksi Exc.

Sabtu, 21 Oktober 2023 19:14:11 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, JAKARTA: Ormas nasionalis Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara) menyarankan PDI Perjuangan (PDIP) agar mewaspadai hak kontitusi partai terkait 270 Pj kepala daerah yang kini dalam kendali kader PDIP Joko Widodo sebagai Presiden RI.

"PDI Perjuangan juga harus mengingatkan Presiden Jokowi sebagai kader partai, agar tidak terlena dan tergoda pihak di luar PDIP terkait Pj 270 kepala daerah. Sebab, amanah di tangan presiden itu sangat strategis menghadapi Pilpres 2024," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kombatan, Budi Mulyawan alias Cepi, dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).

DPN Kombatan, kata Cepi, mencermati PDIP sebagai partai penguasa yang memiliki hak konstitusi terkait 270 Pj Kepala daerah --ditunjuk lewat Menteri Dalam Negeri-- itu mengundang kecemburuan banyak partai kompetitor PDIP. Sehingga, berpotensi memantik beragam siasat untuk melemahkan PDIP. Tujuannya, agar PDIP tidak jadi partai pemenang Pemilu ketiga kali, sekaligus memenangkan Pilpres 14 Februari 2024.

"Hak-hak kontitusi yang dimiliki PDIP lebih strategi lagi,  Joko sebagai kader yang jadi kepala negara pengendali sistem pemerintahan berpotensi turut menentukan pemenang Pemilu legislatif maupun Pilpres. Inilah yang juga diincar banyak partai di luar PDIP," ungkap Cepi.

Oleh karena itu, menurut Cepi, pihaknya jauh-jauh hari juga sudah mengingatkan ancaman politik de vide et impera maupun siasat tipu muslihat. Hanya dengan siasat itu, semua yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi dengan didukung pimpinan legislatif di DPR RI Puan Maharani dan mayoritas anggota DPR kader PDIP, bisa diobok-obok. Sehingga, bisa dibelokkan kepentingan yang selama ini dirugikan PDIP sebagai partai penguasa pada periode pemerintahan Pasca Pemilu 2024.

"Jokowi harus terpecah bela dengan PDIP, itu seperti jadi realita target. Gibran yang putera sulung kesayangan Jokowi juga harus terpola bernyali meninggalkan previlege dari PDIP hingga jadi walikota Solo. Imbalannya sangat menggiurkan, yaitu menjadi penerus di Istana," ungkap Ketum Ormas yang ketua dewan pembinanya, Sidarto Danusubroto politisi senior PDI Perjuangan yang Mantan Ajudan Proklamator Bung Karno.

Lanjut Cepi, pihaknya prihatin PDI Perjuangan seperti kecolongan Gibran akhirnya terbukti diusung partai lain sebagai Bacawapres-nya Prabowo Subianto dalam Rapmnas Golkar, Sabtu (21/10/2023).

"Gibran resmi diusung Golkar menjadi bacawapres pendamping Capres Prabowo. Sebagai Walikota Solo, dia masih kader sah PDI Perjuangan. Jadi, sangat tidak etis dan melukai masyarakat simpatisan PDIP kalau Gibran menerima," tegas Cepi.

"Tidak salah jauh hari muncul sinisme rumor bernada joke waspada 270 Pj kepala daerah akan 'dibarter' Gibran jadi cawapres Prabowo. PDIP harus ingatkan  Jokowi," ungkap Cepi.

Jika Gibran nantinya jadi kenyataan daftar ke KPU sebagai Cawapres mendampingi Capres Prabowo, kata Cepi, jelas menjadi ancaman serius bagi pasangan Capres Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD yang diusung PDI Perjuangan.

"PDI Perjuangan harus tegas menyikapi dinamika politik Gibran. Jangan biarkan kekuatan luar mengobrak-abrik aset kader partai dengan seenaknya memanfaatkan potensi Presiden Jokowi dan anaknya  Walikota Solo, Gibran," kata Cepi.

"Jokowi harus diingatkan keras agar tidak mengorbankan partai, hanya demi anak bisa jadi calon wakil presiden.  Sebab,  bukan hanya menganggu masa partai, tapi juga ancaman terhadap situasi politik  nasional ke depan menghadapi bonus demografi menjelang 2045," imbuh Cepi, yang ketua dewan penasihat Ormasnya juga dipegang politisi senior juga budayawan, Eros Djarot.

Cepi menyakini, adanya indikasi kekuatan kekuatan luar yang tidak hanya melemahkan potensi Presiden Jokowi, dan membengkokkan kelangsungan program Jokowi ke depan. Tapi, juga tidak ingin PDI Perjuangan kembali menjadi partai pemenang Pemilu, termasuk memenangkan Pilpres.

"Bahkan, mereka yang selama ini korup dan memanfaatkan fasilitas negara demi menimbun kekayaan, tidak suka Mahfud yang dikenal gigih anti korupsi dan  pemburu aset negara yang digerogoti kasus BLBI jadi Cawapresnya Ganjar," ungkap Cepi.

"Apalagi, Mahfud juga punya tekad menggolkan RUU perampasan aset koruptor,"  imbuh Cepi, mantan Fungsionaris DPP PDI Perjuangan, yang pernah memelopori relawan militan Jokowi dua kali maju Pilres. 


 Editor : **//FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Video Diskriminasi Pasien BPJS Jadi Amunisi Ampuh Warganet yang Kontra RUU Kesehatan

Mantan Ketua Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Inhil Dukung Paslon Haji Herman-Yuliantini, Ini 7 Poin yang Menjadi Dasar Dukungannya

Cinta dan Tangisan Warnai Kampanye Suwai di Rantau Kopar

Jelang Debat Kandidat, PKS Optimis Syamsuar - Mawardi Menang di PILGUB RIAU

Pimpin Kampanye Akbar, Markarius Anwar Yakin AMIN Menang 70% di Riau

Fitnah dan Elektabilitas Haji Herman Bakal Calon Bupati Inhil

PKB Ngotot Usung Wahid di Pilkada Riau, Lukman Edy Dorong Syamsuar 2 Periode

BPOM Inhil Gelar Konferensi Pers Secara Virtual Jelang Nataru

Wacana Duet Anies – Cak Imin, Ketua F-PKS DPRD Riau Markarius Anwar: PKS Tetap Komitmen

Bersama Ribuan Warga, Rosman Malomo Turut Antar Haji Herman-Yuliantini Daftar Calon Bupati Inhil

Ahmad Ependi: Idul Fitri Momen Pererat Silaturahmi

Ini Suara Pribadi Delapan Caleg yang Berhasil Lolos ke DPRD Riau dari Dapil Inhil

Terkini +INDEKS

Hari Pertama Seleksi Atlet Sepakbola PSSI Inhil Menuju Porprov Riau 2027, 250 Atlet Potensial Ikuti Seleksi

01 Oktober 2026
TGI Goes to School Hadir di SMA Negeri 1 Seberida, Tanamkan Kesadaran Energi, Hukum dan Karakter Generasi Muda
29 September 2026
DPMD Inhil Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah: Teladani Akhlak untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
18 September 2026
Sebelum Terbang ke Tanah Suci, 101 Jamaah Umrah di Batam Dapat Pengawalan Khusus Pemerintah
15 September 2026
BPD KKSS Inhil Akan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H
07 September 2026
PERTINA Inhil Raih 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu di Kejurprov Tinju Amatir Riau
07 September 2026
ISPU Inhil Tercatat 155, Dema Stai Auliaurrasyidin Desak Pemerintah Lindungi Masyarakat Dari Dampak Asap
07 September 2026
KONI Inhil Menggelar Konsolidasi Bersama Seluruh Cabor Sinkronkan Tertib Administrasi
06 September 2026
PPWI Inhil Pertanyakan Pajak Perkebunan, Bappenda Malah Minta Data, Apa kerjanya?
05 September 2026
Atlet Taekwondo Inhil Marsel Romansa Raih Juara Umum 2 di Kejuaraan Piala Kodam XIX Tuanku Tambusai
02 September 2026

Terpopuler +INDEKS


50 Jurnalis Muda Ikuti Klinik Bahasa RBM Sinar Kreasi, Semangat Literasi Terus Digaungkan

Dibaca : 596 Kali
ISPU Inhil Sempat Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua DEMA: Jangan Hanya Padamkan Api, Masyarakat Juga Harus Dilindungi
Dibaca : 256 Kali
Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi Harga dan Tinjau Kebijakan Ekspor
Dibaca : 1610 Kali
Antrean BBM Belum Ada Solusi, Fraksi PKS DPRD Riau Minta Pemprov Bertindak
Dibaca : 720 Kali
PKS Inhil Teguhkan Nasionalisme, Upacara 17 Agustus Jadi Ruang Meresapi Perjuangan Bangsa
Dibaca : 628 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved