• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • News Update
  • Opini
  • Pariwisata
  • Advertorial
  • Politik
  • Tokoh
  • Nasional
  • More
    • Nusantara
    • Fokus Riau
    • Fokus Indragiri
    • Hukrim
    • EkoBis
    • Ragam
    • Pendidikan
    • Tekno-Sains
    • Sport
    • Internasional
    • SosHum
    • Religi
    • Mom-Woman
    • Entertain
    • Sastra Budaya
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Disclaimer
  • Kontak
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
  • #Pilihan
  • #Terpopuler
  • #Advertorial
  • #Galeri
  • Indeks
PILIHAN
Juventini Inhil Kalahkan IPMI FC 2-0, Melaju ke 16 Besar Bhabinkamtibmas Cup III Sungai Luar
27 April 2026
Melampaui Bansos: Menata Ulang Definisi Fakir Miskin dan Jalan Keluar Struktural Berkelanjutan
18 Maret 2026
Jariyah! Jelang Ramadan, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Masyarakat Indonesia ke Masjidil Aqsa, Palestina
16 Februari 2026
APBD Tertahan, Denyut Nadi Pemerintahan Sanggup Bertahan?
18 Januari 2026
Solusi Pinjaman Daerah 200 M, Bupati Herman Tegaskan Pembangunan Tidak Boleh Terhenti Ditengah Tekanan Fiskal!
30 November 2025

  • Home
  • Politik
  • Info

Kombatan: PDIP harus ingatkan Jokowi, jangan terlena 270 Pj kepala daerah 'dibarter' Gibran Bacawapres Prabowo

Redaksi Exc.

Sabtu, 21 Oktober 2023 19:14:11 WIB
Cetak

Marwahrakyat.com, JAKARTA: Ormas nasionalis Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara) menyarankan PDI Perjuangan (PDIP) agar mewaspadai hak kontitusi partai terkait 270 Pj kepala daerah yang kini dalam kendali kader PDIP Joko Widodo sebagai Presiden RI.

"PDI Perjuangan juga harus mengingatkan Presiden Jokowi sebagai kader partai, agar tidak terlena dan tergoda pihak di luar PDIP terkait Pj 270 kepala daerah. Sebab, amanah di tangan presiden itu sangat strategis menghadapi Pilpres 2024," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Kombatan, Budi Mulyawan alias Cepi, dalam keterangannya, Sabtu (21/10/2023).

DPN Kombatan, kata Cepi, mencermati PDIP sebagai partai penguasa yang memiliki hak konstitusi terkait 270 Pj Kepala daerah --ditunjuk lewat Menteri Dalam Negeri-- itu mengundang kecemburuan banyak partai kompetitor PDIP. Sehingga, berpotensi memantik beragam siasat untuk melemahkan PDIP. Tujuannya, agar PDIP tidak jadi partai pemenang Pemilu ketiga kali, sekaligus memenangkan Pilpres 14 Februari 2024.

"Hak-hak kontitusi yang dimiliki PDIP lebih strategi lagi,  Joko sebagai kader yang jadi kepala negara pengendali sistem pemerintahan berpotensi turut menentukan pemenang Pemilu legislatif maupun Pilpres. Inilah yang juga diincar banyak partai di luar PDIP," ungkap Cepi.

Oleh karena itu, menurut Cepi, pihaknya jauh-jauh hari juga sudah mengingatkan ancaman politik de vide et impera maupun siasat tipu muslihat. Hanya dengan siasat itu, semua yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi dengan didukung pimpinan legislatif di DPR RI Puan Maharani dan mayoritas anggota DPR kader PDIP, bisa diobok-obok. Sehingga, bisa dibelokkan kepentingan yang selama ini dirugikan PDIP sebagai partai penguasa pada periode pemerintahan Pasca Pemilu 2024.

"Jokowi harus terpecah bela dengan PDIP, itu seperti jadi realita target. Gibran yang putera sulung kesayangan Jokowi juga harus terpola bernyali meninggalkan previlege dari PDIP hingga jadi walikota Solo. Imbalannya sangat menggiurkan, yaitu menjadi penerus di Istana," ungkap Ketum Ormas yang ketua dewan pembinanya, Sidarto Danusubroto politisi senior PDI Perjuangan yang Mantan Ajudan Proklamator Bung Karno.

Lanjut Cepi, pihaknya prihatin PDI Perjuangan seperti kecolongan Gibran akhirnya terbukti diusung partai lain sebagai Bacawapres-nya Prabowo Subianto dalam Rapmnas Golkar, Sabtu (21/10/2023).

"Gibran resmi diusung Golkar menjadi bacawapres pendamping Capres Prabowo. Sebagai Walikota Solo, dia masih kader sah PDI Perjuangan. Jadi, sangat tidak etis dan melukai masyarakat simpatisan PDIP kalau Gibran menerima," tegas Cepi.

"Tidak salah jauh hari muncul sinisme rumor bernada joke waspada 270 Pj kepala daerah akan 'dibarter' Gibran jadi cawapres Prabowo. PDIP harus ingatkan  Jokowi," ungkap Cepi.

Jika Gibran nantinya jadi kenyataan daftar ke KPU sebagai Cawapres mendampingi Capres Prabowo, kata Cepi, jelas menjadi ancaman serius bagi pasangan Capres Cawapres Ganjar Pranowo - Mahfud MD yang diusung PDI Perjuangan.

"PDI Perjuangan harus tegas menyikapi dinamika politik Gibran. Jangan biarkan kekuatan luar mengobrak-abrik aset kader partai dengan seenaknya memanfaatkan potensi Presiden Jokowi dan anaknya  Walikota Solo, Gibran," kata Cepi.

"Jokowi harus diingatkan keras agar tidak mengorbankan partai, hanya demi anak bisa jadi calon wakil presiden.  Sebab,  bukan hanya menganggu masa partai, tapi juga ancaman terhadap situasi politik  nasional ke depan menghadapi bonus demografi menjelang 2045," imbuh Cepi, yang ketua dewan penasihat Ormasnya juga dipegang politisi senior juga budayawan, Eros Djarot.

Cepi menyakini, adanya indikasi kekuatan kekuatan luar yang tidak hanya melemahkan potensi Presiden Jokowi, dan membengkokkan kelangsungan program Jokowi ke depan. Tapi, juga tidak ingin PDI Perjuangan kembali menjadi partai pemenang Pemilu, termasuk memenangkan Pilpres.

"Bahkan, mereka yang selama ini korup dan memanfaatkan fasilitas negara demi menimbun kekayaan, tidak suka Mahfud yang dikenal gigih anti korupsi dan  pemburu aset negara yang digerogoti kasus BLBI jadi Cawapresnya Ganjar," ungkap Cepi.

"Apalagi, Mahfud juga punya tekad menggolkan RUU perampasan aset koruptor,"  imbuh Cepi, mantan Fungsionaris DPP PDI Perjuangan, yang pernah memelopori relawan militan Jokowi dua kali maju Pilres. 


 Editor : **//FL

[Ikuti MarwahRakyat.com Melalui Sosial Media]


MarwahRakyat.com

Tulis Komentar


Berita Lainnya

Bupati Wardan Pimpin FGD Penyusunan Naskah Akademik dan Draft RUU Pembentukan Inhil Utara dan Selatan

Terkait Rencana Pemekaran, Tokoh Muda Insel: Sudah Lama Kami Tunggu

Ketua PKS Riau: Laporan Akar Rumput Kita, Syamsuar-Mawardi Disukai dan Diinginkan Masyarakat Riau

Bersama Ribuan Warga, Rosman Malomo Turut Antar Haji Herman-Yuliantini Daftar Calon Bupati Inhil

Ketua AMPG : Pemuda Golkar Garda Terdepan Kawal Paslon Hingga Pencoblosan

HermanTini : Kami Ingin Fokus Bekerja, Tak Berbalik Punggung dengan Rakyat

Orasi Ketua DPW PKS Riau di Tengah Lautan Massa Kampanye

Setelah 18 Tahun Mengabdi Muridi Susandi Resmi Mengundurkan diri dari Golkar

PSU 31 TPS di Rohul, Adam Syafaat Soroti 4 Hal: Diantaranya Penetapan Bersama Data DPT

Cermati Perkembangan Politik Nasional, PKS Tak Ingin Terburu-buru Deklarasikan Capres 2024

Disambut Kesenian Silat dan Tari, Masyarakat Inhil Antusias Kedatangan Syamsuar

Siap Dukung Anies Jadi Presiden, Edy Indra Kesuma Terima Mandat Pembentukan Relawan Tanjak

Terkini +INDEKS

Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

18 Mei 2026
Kwarcab Inhil Matangkan Persiapan Seleksi Jamnas XII 2026
15 Mei 2026
Kejar Kemandirian Fiskal, Ahmad Tarmizi Instruksikan Anggota DPRD Fraksi PKS se-Riau Bantu Pemda Gali Potensi PAD
15 Mei 2026
Sambangi Pengadilan Negeri Tembilahan, KNPI Inhil: Kita Perkuat Literasi Hukum Pemuda Dan Masyarakat
11 Mei 2026
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
11 Mei 2026
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
11 Mei 2026
Hadiri Kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh, Mahmudin: Ini Bukti Kongkret Polres Inhil Dalam Memberantas Peredaran Narkotika
09 Mei 2026
Program “The Kurban Series 1447 H” Dompet Dhuafa Riau Targetkan 3.000 Penerima Manfaat
08 Mei 2026
Penjaskesrek Unisi MoU dengan SSB Bina Mandiri, Kembangkan Sepakbola Berbasis Akademis
08 Mei 2026
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
07 Mei 2026

Terpopuler +INDEKS


Total Hadiah 200 Juta Meriahkan Milad Inhil, Piala Bupati Cup 2026 Siap Digelar

Dibaca : 393 Kali
Grande! Kuda Hitam Juventini Melaju Kencang Sampai Final, Tundukkan Aka MAA 1-0
Dibaca : 680 Kali
Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T
Dibaca : 353 Kali
Sengit! Juventini Tumbangkan Pinang Jaya lewat Drama Adu Penalti 4-2 (1-1)
Dibaca : 505 Kali
UMKM Binaan KDMP Karya Tunas Jaya Mengikuti Pelatihan PKP Dinkes Inhil
Dibaca : 364 Kali
Ikuti kami di:
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
MarwahRakyat.com ©2020 | All Right Reserved