ODGJ Dikunjungi Komunitas Inhil
Marwahrakyat.com, TEMBILAHAN- Komunitas Donor Darah Inhil (KDDI) Bersama Emak Sehat, UPT Puskesmas Tembilahan Hulu dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol - PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merujuk pasien Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada (RSUD-PH) Tembilahan, Rabu (15/12/21).
ODGJ tersebut diketahui bernama Asma Wati warga Suhada I Tembilahan Hulu. Dari keterangan Kursiah, selaku orang tuanya mengatakan sebelumnya Asma Wati sudah pernah dirawat di rumah sakit Tampan Pekanbaru dan sudah dinyatakan sembuh akhirnya diperbolehkan pulang.
"Dulu udah pernah dirawat di rumah sakit Pekanbaru kurang lebih 15 tahun yang lalu lah. Dan boleh pulang ke Tembilahan," ucapnya orang tua.
Tambahnya, Kursiah menuturkan Asma Wati (ODGJ) menderita penyakit ini sudah lama sejak selesai sekolah dasar. Namun Asma ini tidak mengganggu hanya saja bisa pergi berjalan jauh sehingga tidak pulang-pulang.
"Untuk itu, saya sangat berterimakasih banyak karena sudah ada yang mau membantu untuk pengobatan anak saya ini. Saya juga sudah ikhlas jika sewaktu-waktu kembali dibawa ke pekan baru," Kata Orang tua .
Sementara itu, Ketua KDDI Hendri Irawan mengatakan pertolongan yang diberikan ini tidak lah sebanding dengan apa-apa karena hanya menjembatani agar Asma Wati (ODGJ) ini bisa kembali sembuh.
"Semoga dengan apa yang kami lakukan ini bisa meringankan beban orang tuanya. Dan berharap kedepannya setelah mendapatkan perawatan dari dokter bisa segera sembuh dan beraktivitas kembali," jelasnya.
semoga dengan dirujuk kembali Asma Wati ini ke Poli Jiwa bisa segera sembuh seperti sebelumnya.
"Ya kita sama-sama berdoa agar proses pengobatan Asma Wati (ODGJ) ini berjalan lancar dan tidak mendapatkan kendala," sebutnya.
Selaku Staf Puskesmas Tembilahan Hulu Murti Ns. Kep juga ikut membantu penjemputan Asma Wati (ODGJ) berpesan kepada orang tuanya, jika kedepannya anaknya sudah benar-benar dinyatakan sebuah agar bisa selalu rutin untuk memberikan obat.
"Kita sama-sama tahu jika ada yang menderita ODGJ tentunya tidak boleh putus obat. Karena itu bisa berpengaruh kepada kondisi pasien itu sendiri. Untuk itu, saya berpesan jika anak nya sudah diperbolehkan pulang orang tuanya harus benar-benar memantau anaknya. Terlebih pada saat memberikan obat. Orang tuanya harus berada disamping dan melihat langsung," Tutupnya Staf Puskesmas Tembilahan Hulu Murti Ns. Kep.

Berita Lainnya
Alumni Akabri 99 Riau Peduli, Salurkan 1000 Bansos Dan Gelar 1000 Vaksinasi
Dinsos Inhil Kirim Tuna Daksa pada Pelatihan Menjahit di Pekanbaru
Mangkir Saat Dipanggil DPRD Inhil, Praktisi Hukum Inhil Siap Dampingi Masyarakat
Jalin Sinergitas, PC PMII Inhil Gelar Silahturahmi Dengan Ketua PC Muslimat NU
Dinas Sosial Lakukan Penyerahan Biaya Transportasi Antar Jemput Rujukan Pasien
HUT ke- 48 DPC PDIP Inhil Berbagi Nasi Tumpeng pada Masyarakat
Sambu Group Salurkan Biskuit Lebaran di Kecamatan Tanah Merah
Wujud Kepedulian Korban Lonsor di Tanjung Baru, Bupati HM.Wardan Salurkan Bantuan
Sasar Puluhan Wartawan, Tukang Becak dan Tenaga Honorer, YVB Istiqomah Berbagi
Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024, Masyarakat Jateng Jadi Relawan
Dinsos Inhil Bersama Kemensos RI Salurkan Bantuan Kepada Keluarga Korban Mutilasi
Wira Bima Berkibar Bagikan Sarapan Jumat Berkah, Gandeng YVB dan PSMTI