Dosen UIR Sosialisasi Bahaya dan Dampak Bullying di Lingkungan Sekolah
Dosen UIR Sosialisasi Bahaya dan Dampak Bullying di Lingkungan Sekolah
Pekanbaru, Marwahrakyat.com – Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) Umi Muslikhah, SH., MH, Halimah Nur Izzati, SH., MH dan dosen FISIPOL UIR Eko Handrian, S.Sos., M.Si melaksanakan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, dengan tema penyuluhan hukum tentang bahaya dan dampak bullying di lingkungan sekolah SMA YLPI Pekanbaru (6/9/23) di tinjau dari aspek peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Bullying merupakan tindakan mengintimidasi dan memaksa seorang individu atau kelompok yang lebih lemah melalui pelecehan dan penyerangan, dengan maksud untuk membahayakan fisik, mental atau emosional. Salah satu tempat yang marak menjadi tempat bullying adalah sekolah.
Pada kesempatan tersebut Umi Muslikhah menyampaikan bahwa sekolah seharusnya menjadi tempat menimba ilmu, bukan tempat untuk melakukan aksi yang meyimpang.
“Untuk itu, kita harus menghindari Tindakan bullying, karena dampaknya sangat berbahaya. Baik kepada teman maupun orang lain,” pungkasnya.
Di tahun 2022, berdasarkan data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), jumlah pengaduan masyarakat yang masuk terkait kasus perlindungan khusus anak sebanyak 2133 kasus.
Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini berlangsung atraktif, siswa terlihat antusias dengan tema yang disampaikan, terlihat dengan beberapa pertanyaan yang diajukan pada sesi tanya jawab.
Salah satu siswa menyampaikan pertanyaan mengenai bagaimana dan seperti apa perlakuan bullying yang biasa dilakukan antar sesama teman, serta bagaimana sanksi hukum terhadap pelaku bullying.
Menjawab pertanyaan tersebut Umi Muslikhah menyampaikan bahwa bullying dapat dilakukan secara fisik dan verbal. “Para pelaku bullying dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku,” tutunya.
Seusai sesi tanya jawab, acara ditutup dengan penyerahan plakat kepada kepala sekolah dan foto Bersama.

Berita Lainnya
Jalankan Program Goes to School, PWI Meranti Datangi 5 Sekolah
Peringatan Hardiknas, Kades Ahmad Ependi ; Mari Muliakan Para Guru
Bunda PAUD Sampaikan Pentingnya Transisi TK-SD yang Menyenangkan
Kelembagaan UNRI Temui Warek dan Alumni, Tuntut Kejelasan Putusan Satgas dan Penggeledahan KPK!
Memiliki Mimpi menjadi Guru, Defira Penerima Beasiswa YES Terus Mengukir Prestasi
Prof. Dr. Riri Fitri Sari: Pendidikan Inklusif Berkelanjutan Kunci Indonesia Maju 2045
Said Abdul Azis Raih Penghargaan Dosen Berprestasi Prodi Ekonomi Syariah Unisi
Lonjakan Covid, Bupati Minta Hentikan Belajar Tatap Muka di Semua Tingkatan
Meski kewalahan, KPK tetap ladeni praperadilan tersangka korupsi
Sadis! 152 Mahasiswa Terancam Gagal Lanjutkan Pendidikan di Unisi, Ape Pasal?
PHRI Usulkan Pemerintah Membuka Kerjasama Dengan Maskapai Asing
Nursihan dan Mirnawati LDK Al-Muqtadir Raih Penghargaan Mahasiswa Terbaik di Yudisium FIAI Unisi