Majelis Al-Kahfi Provinsi Riau Hadirkan Ustadz Herman Budianto, Bahas Pengalaman Kemanusiaan di Gaza - Palestina

Jumat, 21 Agustus 2026

Marwahrakyat.com, PEKANBARU — Majelis Al-Kahfi menggelar kegiatan kajian keislaman dengan menghadirkan Ustadz Herman Budianto sebagai relawan kemanusiaan Global Sumud Flotilla dari Dompet Dhuafa yang memiliki pengalaman dalam misi kemanusiaan dan isu Palestina. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 21 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga 11.00 WIB, bertempat di Masjid Paripurna Muthmainnah Polda Riau, Jalan Kartini, Simpang Empat, Pekanbaru Kota, Riau.

Kajian ini terbuka untuk umum dan menjadi salah satu kesempatan bagi masyarakat untuk memperdalam wawasan keislaman sekaligus mendengarkan pengalaman langsung dari seorang relawan kemanusiaan.

Salah satu materi yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pengalaman mengenai korban penangkapan, penculikan, dan penyiksaan yang dikaitkan dengan tentara Zionis Israel. Topik tersebut diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat mengenai persoalan kemanusiaan yang terjadi dalam konflik Palestina serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama manusia.

Kehadiran Ustadz Herman Budianto diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada para jamaah, terutama mengenai nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, kepedulian sosial, dan sikap umat Islam dalam menyikapi berbagai persoalan kemanusiaan. Selain sebagai forum kajian, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi dan pengalaman dari narasumber yang disebut pernah terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.

Majelis Al-Kahfi mengundang masyarakat dari berbagai kalangan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Panitia menyampaikan bahwa acara terbuka untuk umum, sehingga peserta tidak hanya berasal dari kalangan tertentu, tetapi juga masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap kajian Islam dan isu-isu kemanusiaan.

Untuk menambah semangat dan antusiasme peserta, panitia juga menyediakan doorprize bagi peserta yang hadir. Selain itu, ketentuan berpakaian dalam kegiatan tersebut cukup terbuka, dengan dress code bebas dan sopan.

Kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat bagi seluruh jamaah yang hadir. Melalui kajian tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Dengan mengangkat pengalaman relawan kemanusiaan sebagai bagian dari kajian, Majelis Al-Kahfi diharapkan mampu menjadi wadah yang mempertemukan nilai-nilai keislaman dengan kepedulian sosial. Peserta juga diharapkan dapat mengambil pelajaran mengenai pentingnya solidaritas, keberanian dalam membantu sesama, serta kepedulian terhadap masyarakat yang menjadi korban konflik dan berbagai bentuk ketidakadilan.