
Marwahrakyat.com, TEMBILAHAN - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat sekaligus silahturahmi bersama Cabang Olahraga (Cabor) ASKAB Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Inhil.
Rapat digelar di Kantor KONI dihadiri Ketua KONI Zainuddin Acang, Sekretaris KONI H Mhd Ramadhani, Bidang Organisasi Yumizar Yunus, Bidang Pembinaan Said Adnan, Ketua ASKAB PSSI Inhil Yusrizal, Ketua Panitia Bupati Cup Inhil 2026 Toni bersama anggota.
Ketua KONI Inhil, Zainuddin Acang berterimakasih kepada Katua ASKAB PSSI bersama Ketua Panitia Bupati Cup dan anggota telah mau hadir bersilahturahmi dengan pengurus KONI untuk meluruskan isu miring yang berkembang di media sosial pasca penyelenggaraan Bupati Cup dalam rangka Milad Inhil ke-61.
"Kita disini murni niat kebersamaan untuk menjernihkan isu miring yang berkembang di masyarakat, terutama di sosial media agar tidak lebih berkembang kemana-mana," kata Ketua KONI Inhil, Zainuddin Acang, Minggu (26/7/2026) malam.
Pertemuan ini sebagai forum atau wadah musyawarah dilandasi persaudaraan, mendengar keluh kesah Cabor ASKAB PSSI Inhil untuk menjaga semangat dan marwah olahraga. Maka dari itu KONI menyarankan kepada PSSI untuk duduk bersama dengan sponsor Bupati Cup, Maskur.
"Kita berharap PSSI duduk bersama kembali dengan saudara Maskur untuk meluruskan miskomunikasi agar tidak berkembang keluar," harapnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua KONI, Zainuddin Acang tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Bupati Inhil H Herman, Kapolres, Dandim, Kejari sponsor utama, panitia serta club-club sepakbola, dan penghargaan atas antusias kepedulian warga Inhil kepada sepakbola.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Askab PSSI Inhil, Yusrizal, sangat berterimakasih kepada KONI Inhil telah mau memfasilitasi rapat sekaligus silahturahmi dengan panitia Bupati Cup 2026 sekaligus menyarankan melakukan mediasi kembali dengan sponsor utama, Maskur.
"Saya sangat sepakat, agar tidak terjadi konflik dan isu miring diluar agar PSSI bisa fokus melakukan pembinaan atlet untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau 2027," kata Yusrizal.
Yusrizal secara terbuka meminta maaf kepada seluruh masyarakat Inhil atas kegaduhan yang berkembang di media sosial. Dan dia juga meminta maaf atas kekurangan kenerja panitia selama pelaksanaan turnamen sepakbola Bupati Cup.
"Panitia pasti ada kekurangan. Namanya manusia pasti ada kehilafan. Kita berharap, kerja-kerja kita dalam pelaksanaan Bupati Cup bisa diapresiasi," ucapnya.
Yusrizal juga mengatakan bahwa atlet-atlet yang ikut bermain di turnamen Bupati Cup tadi, tetap dipantau untuk persiapan mengikuti turnamen di Porprov tahun 2027 mendatang.
Mengenai miskomunikasi antara pantia dan sponsor utama, Komite Hukum PSSI Inhil, Yudi Sikumbang, memaparkan hasil telaah dokumen panitia pelaksana Bupati Cup bahwa laporan panitia sudah lengkap. Namun antara sponsor utama dengan panitia tidak ada kesepakatan resmi.
"Saya melihat, dan menelaah, laporan itu sudah lengkap semua. Namun terjadi mis, antara pihak panitia dan sponsor tidak ada kesepakatan resmi. Harusnya ada MoU sehingga jelas kedudukannya," terangnya.
Yudi juga menerangkan bahwa panitia surplus Rp30 juta. Hanya saja panitia banyak mengeluarkan biaya untuk pajak ritribusi lapangan selama pertandingan sebesar Rp27 juta.