DPD KNPI Inhil Kunjungi Lapas Kelas II A Tembilahan Bahas Peluang Sinergitas Program Kepemudaan dan Pembinaan Warga Binaan

Selasa, 21 April 2026

Gandeng Semua Lini, DPD KNPI Inhil Kunjungi Lapas Kelas II A Tembilahan Bahas Peluang Sinergitas Program Kepemudaan dan Pembinaan Warga Binaan

Indragiri Hilir, Marwahrakyat.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Indragiri Hilir, Mahmudin, S.Pi., didampingi Wakil Ketua Majelis (MPI) KNPI Inhil Achmad Mulyadi, M. Si, bersama  Bendahara Umum Nafarin, SE,  Ketua Harian Sataril Gaffar, para Wakil Ketua Bidang Hafidzullah, Suryadi, S. Ag Sapriyansah, SP, Ridwan, Nasir, S. Ag, Ahmad Sahruni, Hj. Meylinda melakukan kunjungan silaturahmi ke Lapas Kelas II A Tembilahan. Kunjungan tersebut disambut langsung dengan hangat oleh Prayitno Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan beserta jajaran. Bertempat di Kantor Lapas Kelas II A Tembilahan, Jl. Prof. M. Yamin Tembilahan. Senin (20/04/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif dengan membahas berbagai peluang sinergitas program antara KNPI dan pihak Lapas, khususnya dalam upaya mendorong kolaborasi pembinaan kepemudaan, penguatan karakter, serta peningkatan kapasitas warga binaan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak sepakat bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan secara administratif, tetapi juga sebagai ruang transformasi sosial yang membutuhkan dukungan berbagai elemen, termasuk organisasi kepemudaan.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Indragiri Hilir, Mahmudin, S.Pi., menyampaikan bahwa KNPI memiliki komitmen untuk mengambil bagian dalam memperkuat proses pembinaan warga binaan melalui program-program kolaboratif yang produktif dan berorientasi pada masa depan.

“KNPI memandang Lapas bukan sekadar institusi pemasyarakatan, tetapi juga ruang pembinaan sumber daya manusia yang harus didukung secara kolektif. Kami melihat terdapat banyak peluang kerja sama yang bisa disinkronkan, seperti program pembinaan karakter kepemudaan, pelatihan keterampilan, hingga penguatan wawasan kebangsaan bagi warga binaan. Ini bagian dari tanggung jawab sosial pemuda dalam membangun optimisme dan harapan baru bagi mereka.”

Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan dalam mendukung proses pembinaan di Lapas merupakan bentuk kontribusi nyata pemuda dalam memperkuat agenda pembangunan manusia di daerah.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kabupaten Indragiri Hilir, Achmad Mulyadi, M.Si menyampaikan agar Lapas Kelas II A Tembilahan dapat terus memperkuat pola pembinaan yang berbasis pada pemetaan potensi dan keahlian warga binaan. Dengan mengklasifikasikan kemampuan yang dimiliki masing-masing warga binaan, proses pembinaan akan lebih terarah sehingga setelah mereka kembali ke tengah masyarakat, mereka mampu menjadi pribadi yang produktif, kreatif, serta memiliki bekal keterampilan yang nyata untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

“Saya menegaskan bahwa paradigma masyarakat terhadap Lapas perlu diluruskan. Masuk ke Lapas bukan berarti identik dengan nuansa negatif, melainkan justru menjadi ruang pembinaan mental, karakter, dan keterampilan. Harapannya, warga binaan yang keluar dari Lapas Kelas II A Tembilahan nantinya tampil sebagai pribadi yang lebih siap secara mental, lebih kuat secara karakter, dan memiliki keahlian yang dapat dimanfaatkan untuk membangun masa depan yang lebih positif.” tegasnya Achmad Mulyadi yang juga merupakan Ketua GM Pujakesuma Inhil.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan Prayitno, menyambut baik kunjungan dan inisiatif DPD KNPI Inhil sebagai langkah positif dalam membangun jejaring kolaborasi kelembagaan yang berorientasi pada pembinaan yang lebih humanis dan berkelanjutan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran KNPI sebagai representasi kekuatan pemuda daerah yang memiliki kepedulian terhadap proses pembinaan di Lapas. Sinergitas seperti ini sangat penting untuk membuka ruang program pembinaan yang lebih luas, sehingga warga binaan memiliki bekal mental, sosial, dan keterampilan yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat, serta menghimbau kepada masyarakat ketika ada warga binaan yang telah bebas atau keluar selesai menjalani hukuman jangan mereka dikucilkan dan jangan direndahkan, mari kita rangkul mereka dan kita kuatkan mereka agar mereka merasa ada dan tidak pernah merasa ditinggalkan.” tutupnya.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun kerja sama strategis antara DPD KNPI Inhil dan Lapas Kelas II A Tembilahan, khususnya dalam merancang program-program kolaboratif yang dapat memberikan dampak nyata bagi pembinaan generasi muda, termasuk warga binaan yang membutuhkan dukungan moral dan sosial untuk kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti peluang sinergitas dalam bentuk program nyata yang berorientasi pada pemberdayaan, pembinaan karakter, serta penguatan peran pemuda dalam mendukung pembangunan sosial di Kabupaten Indragiri Hilir. (SY).