Kadis Arliansyah dalam PKBRS: Perlu Kesiapan SDM dan Sarana yang Mendukung

Rabu, 02 November 2022

Marwahrakyat.com, INHIL - Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hadir dalam acara Fasilitasi Dukungan Operasional Pelayananan Keluarga Berencana Rumah Sakit (PKBRS) dan Peningkatan Perluasan Akses Pelayanan KB di Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa, (01/11/22).

Kepala Dinas DP2KBP3A Inhil Arliansah menyebutkan, Setiap orang yang kemudian melahirkan paska persalinan itu di harapkan dilayani oleh tenaga paskes.

"Di harapkan para wanita yang paska persalinan di harapkan dilayani oleh tenaga paskes dengan Target 70 pesennya itu memakai alat kontrasepsi," ujarnya.

Tambahnya, kemudian dari 70 persennya tadi 50 persennya memakai KBMKBP dengan seperti itu harapannya angka kematian ibu akan turun demikian juga angka kematian bayi dan angka stunting.

Dalam meningkatkan akses pelayanan KB di lapangan khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sangat ditentukan dengan ketersedian Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) di setiap fasilitas kesehatan (faskes) dan kesiapan faskes yang siap melayani KB MKJP. 

"Kesiapan dalam arti perbandingan faskes yang siap melayani KB MKJP (dilihat dari kesiapan SDM, ketersediaan sarana, dan ketersediaan alokon) dibandingkan dengan total faskes yang teregister di BKKBN"Ujarnya.

Dalam pelaksanaan tersebut juga Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (P2KBP3A) mendungkung PKBRS sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menekan stunting, Kematian pada ibu dan kematian pada anak.

Akses Pelayanan KB, DP2KBP3A Inhil bekerja sama dengan BKKBN provinsi Riau Selenggarakan acara Fasilitas Dukungan Operasional PKBRS dan Peningkatan Perluasa Akses Pelayanan KB.